
di rumah pak jarwo...
rayyan "assalamualaikum"
"waalaikumsalam, ayo silahkan masuk maaf ya nggak ada kursi nya" ucap seoarang perempuan paruh baya
rayyan "iya bu tidak apa-apa, maaf ini datangnya rame-rame"
pak jarwo "siapa bu? eh kalian sudah datang ayo silahkan duduk, buatkan mereka minum bu"
"iya pak"
agnia "jangan bu, tidak usah repot-repot kami hanya sebentar kok, oh ya ini ada sedikit oleh-oleh buat ibu dan bapak"
rahma "iya bu ngobrol aja sama kita disini soalnya banyak yang mau kita tanyakan hehehe"
bu jarwo "baiklah mari duduk, kalian boleh tanya sama ibu"
agnia "bu aku mau tanya pasarnya dimana?"
bu jarwo "ada di kecamatan sana di desa podorejo, kalau disini adanya ya pedagang toko-toko aja dan buka nya jam 7 pagi"
rahma "apa penjualnya cuma 1 bu?"
bu jarwo "iya cuma ada itu yang di pertigaan aja lainnya nggak ada, berapa anak 1 posko?"
rahma "20 bu 14 cewek 6 cowok"
bu jarwo "sama seperti dulu berarti, kalian pagi aja kalau ke pasar habis subuh gitu sudah rame"
pak jarwo "kalau ada anak kkn pasti tambah rame karena yang di 3 desa bawah dan atas-atas pasti ke pasar podorejo"
rayyan "berarti satu kecamatan podorejo ini pasarnya cuma 1?"
pak jarwo "iya cuma 1 aja"
Ricky "pak kalau disini ada yang punya usaha rumahan tidak pak?"
pak jarwo "ada tapi kayaknya belum terdaftar itu kripik singkong kalau yang dekat dari sini ya, terus dulu itu ada pengrajin tenun namun berberapa bulan ini sudah berhenti karena mereka tidak bisa menjual terlalu jauh itu yang saya dengar sih ya nanti coba tanya saja sama pemilik nya, rumahnya dekat sini kok"
rayyan "oh iya pak nanti kapan-kapan kami kesana, soalnya belum buat agenda harian"
pak jarwo "oh iya ndak apa-apa biasanya 1 minggu pertama memang anak-anak hanya keliling-keliling desa saja"
rayyan "iya pak memang agenda dari kampus seperti itu, oh ya pak kami pamit dulu mau ke rumah bu aini dulu"
pak jarwo "kok buru-buru?"
rayyan "iya pak soalnya habis isya kita harus buat agenda jadi hanya bisa sebentar"
pak jarwo "yaudah ndak apa-apa kapan-kapan main lagi kesini"
rayyan "iya pak"
bu jarwo "pesan ibu kalau kalian ketemu warga sini tolong di sapa ya"
"iya bu siap"
setelah dari rumah pak jarwo mereka pun pergi ke rumah bu aini yang berjarak sekitar 150 meter dari posko. agnia berjalan di depan bersama rahma silvi dan setelah itu teman-teman yang lain.
agnia "mangga pak"
"mangga mangga neng" ucap bapak-bapak di pos kampling
kini mereka telah tiba di rumah bu aini.
__ADS_1
agnia "assalamualaikum"
"waalaikumsaalam" sahut bu aini dari dalam rumah
"eh kalian ayo masuk-masuk" ucap bu aini yang baru membuka pintu
agnia "iya bu, ini ada sedikit oleh-oleh untuk ibu"
bu aini "yaallah nak kok repot-repot segala, terima kasih kalau begitu, ayo duduk dulu semuanya"
"iya bu" jawab mereka
mereka berbincang-bincang dengan bu aini membicarakan tentang sejarah desa permai kecamatan podorejo, mereka juga bertanya mengenai kegiatan masyakat di desa permai ini.
setelah dari bu aini mereka kembali ke posko untuk mengambil peralatan sholat dan setelah itu menuju musholla karena adzan isya telah berkumandang.
setelah sholat isya mereka berkumpul kembali di posko utama posko 22 yang di huni para perempuan.
rayyan "langsung aja disini dari pihak kampus membagi menjadi 5 divisi, yang pertama divisi ekonomi, kedua divisi publikasi dan komunikasi, ketiga divisi pendidikan, ke empat divisi keagamaan dan kebudayaan, dan terakhir divisi kesehatan silahkan kalian mau masuk team mana tapi harus di bagi rata"
Ricky "aku sama agnia silvi dan satu minta dari anak hukum"
Maya "sorry ray aku tertarik di team publikasi komunikasi sama cika dan wilda dan zalin"
rayyan "gue aja masuk team lo kak ric gue kan anak ekonomi"
Ricky "iya deh lu masuk team gue"
rayyan "yang udah fiks berarti ekonomi dan publikasi, ayo yang lain"
Aisyah "aku sama fandy rina dan desi divisi pendidikan"
Bintang "aku isna nina Bella divisi kesehatan"
fikri "yaudah aku rahma syifan rika divisi keagamaan" kebetulan diantara mereka yang berhijab adalah ke 3 cewek itu.
divisi ekononomi
agnia "jadi gimana kak ric ray"
rayyan "disini lo ketua nya kak ric kita anggota jadi apa rencana nya besok?"
Ricky "ya besok kita ke kantor desa cari taulah apa sih keunggulan di desa ini terus nanti lihat lokasinya udah itu aja dulu untuk besok"
agnia "lalu selasa kita datangi pemilik umkm di desa ini"
Ricky "sebenarnya kalau di agendakan nggak bisa karena minggu ini kita hanya survey lokasi nya baru 2 minggu ke depan bisa kita agendakan dan minggu terakhir mengerjakan laporan aja"
rayyan "eh guys pak danang ngabarin bisa buat acara pembukaan tanggal 16 gimana nih?"
rahma "pak edi gimana bisa nggak tanggal itu?"
rayyan "oke deh gue tanya pak edi dulu kalian lanjut diskusi" rayyan pun keluar posko untuk menghubungi pak edi
tak lama rayyan kembali ke dalam posko.
rayyan "guys mohon maaf mengganggu sebentar, tadi pak edi bisa datang tanggal 16 dan pihak desa juga bisa tanggal 16 jadi acara pembukaan kita tanggal 16, untuk itu mohon yang bisa membuat desain banner tolong di buatkan untuk acara pembukaan dan sekarang kita bahas aja untuk acara pembukaan"
rahma "mending buat sie acara, sie konsumsi dan lain-lain"
Maya "aku usul ya, gimana kalau divisi ekonomi jadi sie konsumsi, divisi publikasi jadi sie dokumentasi, divisi pendidikan jadi sie acara, nah nanti divisi keagamaan ini harus mengisi acara yaitu baca kitab suci lalu divisi kesehatan salah satunya bisa jadi mc"
agnia "aku setuju"
rahma "gue juga setuju"
__ADS_1
rayyan "kalau gitu kalian pilih deh siapa yang bakal jadi mc dan jadi qori, dan yang lain silahkan diskusi sesuai tugas nya"
agnia "bagaimana kak ric ray untuk konsumsi nya?"
Ricky "jam berapa acara nya tadi?"
rayyan "jam 9 kak ric"
Ricky "gimana kalau nasi kotak dan snack?"
agnia "anggaran nya berapa dulu ini, isna anggaran untuk acara pembukaan berapa?"
isna "1 juta nia"
agnia "oh oke"
Ricky "1 juta? kita 20 anak pemdes nya berapa ray?"
rayyan "12 apa 15 gitu"
Ricky "buat 15 aja jadi 35 orang ya, terus buat undangannya? pasti ngundang pak rt rw dong"
rayyan "9 rt 3 rw tapi nanti tambah pak jarwo sama bu aini pemilik rumah masa nggak di undang"
Ricky "35 sama 14 berarti 49, pesan nya otomatis 50 porsi anggaran satu juta cukup deh kayaknya"
agnia "buat banner pasti mahal kak 1 juta itu biaya seluruh acara"
ricky "terus gimana? cukup nggak ya"
rayyan "gimana besok kalau coba aja cari dulu tempat pesan makanan?"
silvi "nah iya gue setuju sama rayyan besok cari aja dulu tempat pesan nya tinggal nanti kita lihat berapa harganya"
rayyan "guys karena sudah jam 9 kita para cowok-cowok bakal ke posko dan kalian silahkan istirahat kita bahas besok lagi atau kalian buat grup sendiri membahas via grup"
setelah anak laki-laki pulang mereka pun pergi ke kamar untuk beres-beres.
isna "agnia tunggu dulu, ini uang belanja buat besok kamu bawa 100 ribu"
agnia "oh oke is"
di kamar agnia segera merebahkan diri di springbed yang ia bawa begitu juga silvi dia ikut merebahkan diri di samping agnia.
silvi "duh enak banget tidur, tapi belum beresin koper"
agnia "oh iya yaudah deh beresin yang koper snack dulu soal nya bawahnya snack ada sepatu gue"
silvi "iya beres-beres dulu lagian masih jam 9"
ting
ting
silvi "ada pesan tuh ni"
agnia "biarin dulu lah, bentar lagi masih mengeluarkan snack"
silvi "iya deh terserah"
mereka sudah selesai menata sepatu dan dengan rapi dan kotak obat dan kotak make up sudah di taruh di atas bufet kamar itu. setelah selesai agnia membuka ponsel nya dan ternyata pesan dari kak Ricky.
💬habis shubuh aku antar ke pasar, cepat tidur biar besok nggak kesiangan
📤iya kak ric ini mau tidur kok
__ADS_1
💬oke good night
agnia tak membalas pesan dari Ricky karena dirinya dan silvi sudah masuk ke alam mimpi.