JODOHKU TEMANKU KKN

JODOHKU TEMANKU KKN
bab 22


__ADS_3

agnia dan Ricky mereka pergi ke kecamatan untuk mencari makanan yang cocok buat acara pembukaan.


agnia "eh kak kak itu ada ayam bakar deh coba yuk mampir"


Ricky "yaudah ayo"


agnia "permisi bu"


"iya neng mau pesan apa?" ucap penjual nasi bakar


agnia "nasi ayam bakar sama urap itu bu 1 porsi aja di bungkus"


"iya neng tunggu sebentar ya" ucap nya


tak lama penjual pun selesai membungkus nasi ayam bakar plus urap milik agnia.


"ini neng" ucap penjual


agnia "berapa bu?"


"12 ribu neng" ucap penjual


agnia "ini bu uangnya, pas ya kami permisi dulu"


Ricky dan agnia kembali melanjutkan perjalanan mereka untuk mencari makanan yang cocok buat acara pembukaan.


Ricky "anin itu seperti nya lesehan tapi kok ada yang buka pagi ya? biasanya kan buka sore kalau di kota"


agnia "mampir yuk kak, biasanya tuh kalau rame enak"


Ricky "yaudah ayok kesitu ya"


giliran Ricky mengantri makanan yang akan mereka coba di posko nanti.


Ricky "bu 1 porsi di bungkus bisa?"


"bisa mas mau lauk apa?" ucap penjual


Ricky "ayam bakar, urap sama sambal goreng hati bu"


"tunggu sebentar ya ibu bungkuskan" ucap penjual


Ricky "disini bisa pesan bu?"


"bisa mas tapi tambah 1000 buat kotaknya dan pesan nya maksimal h-1 mas, ini pesanan nya mas" ucap penjual


Ricky "berapa bu?"


"12 ribu mas" ucap penjual itu


setelah membayar Ricky menemui agnia yang berada di parkiran, dan setelah itu mereka melanjutkan perjalanan mencari makanan lagi.


jam 11 agnia dan Ricky sudah kembali dari keliling mereka dan kini mereka sudah tiba di posko.


rayyan "sudah kembali kalian"


Ricky "sudah ray"


silvi "nia lo bawa makan banyak banget?"


agnia "ini tuh buat di cicipi sil, oh ya yang lain pada kemana?"


silvi "di dalam, ayo masuk"


agnia dan Ricky pun masuk ke dalam posko dan ternyata disana sedang ada ceramah dari rahma selaku wakil ketua.


agnia "ray rahma kenapa tuh?"


rayyan "dia marahin rina sama zalin nia karena tadi nggak ada izin sama sekali"


agnia "kenapa nggak kamu yang marahi mereka?"


rayyan "biar di marahi rahma aja tuh rahma aja udah kayak macan ngamuk"


rahma "agnia"


agnia "iya rahma ada apa?"


rahma "apa rina membantumu memasak hari ini?"


agnia "sejak aku pulang dari pasar aku enggak tau rina ma, tapi kalau sebelum aku pulang rina membantu aku juga nggak tau, coba aja tanya sama maya dan silvi"


rahma "bagaimana silvi Maya?"

__ADS_1


maya "selepas kalian dari beribadah tadi hanya aku silvi dan pak ketua yang ada di dapur ma"


rahma "rin gue harap lo lebih tanggung jawab sama tugas lo, dan buat semuanya tolong tanggung jawab kalian kita ini disini hidup bareng nggak lama cuma sebulan jadi tolong dengan sangat lakukan tanggung jawab dan tugas kalian dengan baik, gue harap ini yang pertama dan terakhir"


agnia "maaf semuanya, aku memang hanya anggota disini tapi tolong hargai rayyan dan rahma yang sudah kita pilih menjadi ketua dan wakil ketua, tanggung jawab mereka besar loh kalau aja kita yang salah pasti mereka berdua bakal kena imbasnya paling tidak hargai mereka dengan kalian izin keluar posko entah mau kemana aja tolong izin kalau nggak bisa ngomong langsung kalian bisa chat pribadi rayyan atau rahma, kita sudah sama-sama dewasa aku rasa kalian tau tata krama yang baik dalam sebuah keluarga"


rahma "sudah dengar kan kalian? please guys gue nggak minta kalian menghormati gue atau rayyan tapi paling nggak kalian menghargai keberadaan ketua sama wakilnya ini, kita bakal kasih izin kok kalau mau keluar jadi tolong masalah ini jangan sampai terulang kembali"


agnia "sebaiknya kalian segera ke masjid sholat dulu biar tenang"


rayyan "ayo ke musholla dulu"


agnia "ayo may sil siapin makan siang mereka"


Maya "ayo nia"


silvi "may aku boleh tanya tapi pribadi bangett sih"


Maya "tanya aja sil aku bakal jawab kok"


silvi "apa kamu non muslim may? maaf sebelumnya"


Maya "santai aja, iya aku non muslim sil, apa kalian masih mau berteman denganku?"


silvi "ya mau lah may aku orangnya nggak pilih-pilih teman kok"


agnia "iya may aku berteman dengan siapa aja asal dia baik"


Maya "aku kira kalian bakal mengucilkan aku karena aku non muslim"


agnia "may kamu jangan takut gitu aku yakin anak-anak mempunyai sikap toleransi yang besar, kita aja mungkin yang sesama muslim banyak juga kok yang berbeda tapi kan kita harus saling menghargai satu sama lain"


Maya "thanks ya nia"


agnia "sama-sama may, may aku ajari iris tipis-tipis ayam nya ya kamu lihat nanti kamu iris yang itu"


Maya "kalau berantakan gimana nanti?"


agnia "nggak masalah may orang ini nanti di bagi kok"


silvi "si rina kok nggak kesini ya padahal udah di bilangin seperti tadi sama rahma"


agnia "sudahlah sil jangan di ghibahin, tambah dosa yang ada"


agnia "oh ya may sil nanti hari kamis kamu usul masak apa gitu ya biar aku nggak bingung sampai di pasar"


Maya "aku pingin ayam kecap nia"


agnia "nggak cukup deh kayaknya uangnya may, kapan-kapan aja kita masak bareng sekalian belajar kalau mau"


Maya "boleh tuh kita iuran aja"


rahma "wah mau iuran apa ini ibu-ibu"


agnia "ini ma Maya ingin masak ayam kecap, tapi kan nggak cukup uang jatah belanja harian dari ibu negara ya kita mau iuran sekalian nanti belajar masak"


rahma "boleh ikutan nggak, sekalian gue ikut belajar"


agnia "gimana may?"


Maya "boleh aja kok"


agnia "kapan-kapan ya kalau kita lagi nggak ada agenda, oh ya ma anak-anak sudah pulang?"


rahma "sudah nia"


agnia "aku siapin dulu ya ma, tunggu sebentar"


rahma "iya santai aja"


silvi "ini nia piringnya lu yang bagi aja ya"


agnia "yaudah deh iya"


rahma "gue bantu bawa ke depan ya, aku bawa nasi nya"


Maya "thanks ma, aku bawa kuah nya ya nia"


agnia "jangan may tunggu rayyan atau kak Ricky aja itu panas dan berat loh udah kamu duduk aja dulu may"


Maya "yaudah deh"


rayyan "ada yang nunggu nih"

__ADS_1


agnia "iya, tuh kalian angkat panci kuah sotonya terus kalian bawa ke depan"


rayyan "siap chef"


agnia "oke sudah selesai, ayo kita bawa piring nya ke depan"


mereka pun makan bersama di ruang tamu beralaskan karpet.


fikri "sotonya juara"


rahma "mantul banget deh pokoknya"


aisyah "the best pokoknya, menu hari pertama aja enak terus bisa gemuk nih pulang-pulang"


rayyan "iya dong yang masak chef Maya chef silvi chef agnia di jamin deh mantul"


agnia "oh iya tadi kan beli banyak makanan sama snack ya duh kok lupa sih gara-gara rahma marah-marah sih tadi"


rahma "ye kok gue sih"


agnia "ya emang kamu ma yang marah, oh ya guys nanti kalian icipi dikit-dikit mana yang enak ini buat konsumsi acara pembukaan kita"


setelah selesai makan siang mereka menyicipi makanan yang tadi di beli oleh agnia dan rayyan tadi pagi.


fikri "gue suka yang ayam bakar urap sama sambal goreng"


aisyah "aku juga"


Maya "aku juga pilih ini"


rahma "gue juga suka"


silvi "snack nya gue suka lapis, pastel sama Putri mandi"


rika "kau setuju sama silvi"


syifan "aku juga setuju sama silvi"


Bintang "aku sih yes"


agnia "oke cukup aku anggap kalian suka dengan nasi ayam bakar tambah urap dan sambal goreng, snack nya lapis pastel dan Putri mandi, kalau ada yang kurang suka bisa bilang loh"


isna "kalau pilih menu itu kita keluar budget berapa?"


agnia "sekitar 850 ribu"


isna "cukup nggak ya 1 juta? soalnya itu kita belum banner sama minum nya"


agnia "memang banner habis berapa?"


isna "4x3 habis 144.000, belum biaya buat prin absensi sama undangan"


agnia "gue kan bawa prin is, bawa aja ke kamar gue kalau mau ngeprin atau file kirim ke aku bisa, gini aja deh untuk konsumsi lo kasih berapa nanti kalau kurang insyaallah gue bantu kalau nggak banyak"


rahma "gini nia kalau konsumsi 800 ribu gimana? nah soalnya kita juga harus bawain oleh-oleh pak edi"


agnia "yaudah sini 800 ribu nggak apa-apa, gue tambahin nanti dari pada cari yang jual makanan lagi"


isna "tapi yang beli oleh-oleh juga sie konsumsi"


agnia "pakai 800 ribu ini juga?"


isna "ada 50 ribu buat oleh-oleh nya"


agnia "kalau ada tambahan sih oke, beliin aja produk umkm disini"


rahma "nah iya betul tapi apa?"


agnia "ada yang produksi jamur kok 3 rumah dari posko ini, masih baru sih tapi ini target proker anak ekonomi"


rayyan "nah iya bener lo nia"


agnia "uang gue terima 850.000 ya bu bendahara notanya besok aja gue kesana lagi, capek gue sekarang"


isna "iya santai aja acara kan hari kamis juga"


agnia "gue izin keluar forum boleh nggak? mau istirahat gue capek banget"


rayyan "iya istirahat aja, lu juga sil may istirahat sana dari pagi kan udah riweh di dapur"


agnia "ayo may ikut ke kamar ku sekalian"


silvi "iya may ayo"

__ADS_1


Maya "boleh deh"


__ADS_2