JODOHKU TEMANKU KKN

JODOHKU TEMANKU KKN
bab 55


__ADS_3

setelah sarapan agnia dan ricky memutuskan untuk kembali ke kediaman ariez karena tadi papi sam memberi kabar jika mereka sedang berkumpul disana.


"ayo mas berangkat sudah beres semuanya" ucap agnia yang sudah selesai membereskan barang-barang nya


"oh oke ayo berangkat, sini kopernya aku yang bawa"


"ini mas"


setelah menempuh perjalanan 40 menit mereka akhirnya tiba di kediaman ariez dan langsung menuju ruang keluarga.


"assalamualaikum" ucap ricky dan agnia bersamaan


"waalaikumsalam" jawab mereka kompak


papa nico "kalian sudah datang, duduk lah"


ricky "semuanya ada yang mau ricky bicarakan mumpung kalian kumpul"


papa nico "ada apa bicaralah"


ricky "tentang tempat tinggal aku dan agnia setelah ini"


papi sam "terus habis ini kamu disini apa di mansion kita?"


ricky "nggak dua-duanya ricky dan agnia memutuskan untuk pindah ke apartemen Ricky setelah menikah"


"eh eh gak bisa gitu dong" ucap papa nico tidak terima


"iya kalian bisa seminggu disini seminggi di rumah papi" ucap papi sam memberi saran


"keputusan ricky dan agnia sudah bulat pah pi kita sudah bahas ini sebelum menikah karena kita ingin mandiri"


"masa iya di apartemen rumah kita banyak loh ky" ucap papa sam


"ricky saat ini hanya memiliki apartemen pi makanya kami tinggal di apartemen, aku tau papi ataupun papa memiliki banyak rumah bahkan agnia juga memiliki apartemen sendiri tapi ricky ingin membina rumah tangga di rumah yang ricky miliki dari jerih payah ricky sendiri"

__ADS_1


"huh sebenarnya mami sangat ingin kalian tinggal di mansion dari pada di apartemen tapi baiklah mami mengizinkan kalian tinggal di apartemen" ucap mami Tasya sedih


"mama juga akan berusaha ikhlas jika kalian memang memilih tinggal di apartemen" lirih mama Citra yang sebenarnya tidak rela berjauhan dari anaknya


"mama apaan sih papa tuh nggak bisa jauh-jauh dari agnia ma" ucap papa nico tidak terima


"papa tau bukan jika seorang anak perempuan menikah maka tanggung jawab kita sebagai orang tua telah berpindah ke suaminya bahkan sebagai istri perempuan juga harus menghormati suaminya dan selalu mendampingi suaminya bukan? anak kita perempuan pa sebagai orang tua kita harus ikhlas jika anak perempuan kita ikut suaminya" ucap mama Citra tegas


mami Tasya "kalian dulu juga sama seperti ricky yang membawa kami tinggal berpisah dengan orang tua kami tapi kenapa sekarang kalian menghalangi anak-anak untuk membina rumah tangga nya sendiri, kita sebagai orang tua hanya bisa mendoakan supaya mereka baik-baik saja dan menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah"


ricky "ini yang membuat kami ingin tinggal di apartemen karena kami tidak mau melihat orang tua kami sedih jika kami tinggal di salah satunya, kami janji di setiap weekend akan berkunjung di rumah papi maupun papa"


mama Citra "mama kagum sama keputusan kamu ky, tapi apa mama boleh meminta sesuatu sama kamu ky?"


ricky "mama minta apa?"


mama Citra "jika agnia hamil nanti tinggallah di rumah ini ataupun di rumah mami papi kamu karena mama yakin pertama kehamilan kalian belum mempunyai pengetahuan jadi biarkan kami para orang tua mendampingi kehamilan agnia kelak"


"papi dan papa akan membuat mansion yang sangat besar untuk kita tinggal bersama nanti, dan kami pun sudah mendapatkan lokasi yang strategis dan lumayan dekat dengan ariez corp maupun riedl corp" ucap papi sam dengan bahagianya


ricky "pi apa nggak berlebihan kalau harus membangun mansion yang besar?"


papa nico "iya nggak berlebihan kok kita hanya ingin setiap hari bermain bersama dengan cucu-cucu kami kelak"


ricky "oke ricky terima tinggal di mansion kembali jika agnia sudah hamil namun untuk tinggal bersama-sama aku ikut keputusan agnia karena aku mau dia selalu nyaman di rumah"


"bolehkah kami memiliki rumah impian kami sendiri? bukan nya aku menolak tinggal di mansion yang papa dan papi akan buat tapi aku mempunyai mimpi kelak aku dan suamiku akan membuat rumah yang besar dan megah dan di huni papa mama dan mertuaku dan rumah itu hasil jerih payah kami sendiri, bisakah papa mama papi mami bersabar untukku mewujudkan impianku?"


mereka terharu mendengar perkataan agnia yang telah memiliki keinginan untuk tinggal bersama. ricky bangga dengan istrinya yang ternyata memiliki mimpi Indah untuk masa depan keluarganya.


"aku janji akan lebih bekerja keras lagi untuk mencari uang agar segera bisa membangun istana impianmu istriku" ucap Ricky dalam hati


"mama bangga sama kamu sayang hiks hiks hiks terima kasih sudah memikirkan papa mama hiks hiks"


"mami bangga sama kamu dan mami nggak salah pilih milih menantu, terima kasih sudah memikirkan untuk tinggal bersama kami mertuamu hiks hiks hiks"

__ADS_1


"mama mami doakan kami supaya di beri rizky yang melimpah dan bisa segera membuat rumah impian kita dan kita segera tinggal bersama" ucapnya di tengah pelukan mama dan mami mertuanya


papi sam dan papa nico tanpa terasa mereka meneteskan air matanya melihat Putri dan menantu mereka yang sangat dewasa dan memikirkan masa depan orang tua.


"papi doakan semoga rezeki kalian lancar dan kita segera bisa tinggal satu atap" lirihnya memeluk anak laki-laki nya


"papa akan menunggu hari itu tiba, doa papa menyertai mu semoga rezeki mu lancar" ucapnya yang ikut memeluk ricky


"terima kasih pah pi yang sudah menerima keinginan istriku doakan aku agar segera bisa mewujudkan nya"


"amiinn"


"sekarang masalah tempat tinggal sudah clear kan ricky harap tidak di permasalahkan lagi, kalau gitu hari ini juga ricky pamit membawa agnia untuk tingga di apartemen ricky, ricky janji sama papa dan papi untuk selalu membahagiakan agnia dan selalu menjaganya"


"papa meridhoi kamu membawa Putri papa dan papa serahkan tanggung jawab papa kepadamu, meskipun berat papa akan mencoba ikhlas tapi bolehkah kalian ke apartemen nya sore nanti?" ucap papa nico dengan mata berkaca-kaca tak kala akan melepas putrinya ikut dengan suaminya


"iya pa ricky akan mengajak agnia pulang ke apartemen sore nanti karena juga belum beres-beres barang agnia"


"papi hanya bisa mendoakan kalian nak semoga rumah tangga kalian sakinah mawaddah warahmah dan di beri rizky yang melimpah"


"amin"


mama Citra "hiks hiks jadi seperti ini ya yang dirasakan mama dulu harus melepas Putri nya"


mami Tasya "iya jadi rasa nya melepas anak seperti ini ya huaaa padahal anakku laki-laki"


papa nico "memang rasanya seperti apa ma?"


mama Citra "Rasanya seperti anda berubah menjadi iron man hahahaha"


"mamaaaaaaa lagi sedih juga masih bercanda" ucapnya yang kesal


"kamu tuh ya cit udah tau sedih malah bercanda" ketus mami tasya


papa nico "astaga mama tadi nangis sekarang ketawa hmm"

__ADS_1


papi sam "bikin orang kesel aja cit"


mama Citra "udahlah jalani aja semua orang tua pasti akan merasakan melepas anaknya mengarungi bahtera rumah tangga dan sekarang kita berada di fase itu"


__ADS_2