
rayyan "kalian mau makan malam apa biar aku carikan"
Maya "aku bawa bekal ray"
nina "aku juga bawa bekal"
Syifan "aku juga bawa bekal"
Bella "aku mau beli bakso aja ray di depan sana"
desi "aku ikut Bella aja"
zalin "aku juga ikut bel"
rina "gue juga bel"
rika "gue bawa bekal ray"
fandy "gue sama Aisyah mau cari makan sendiri ray"
wilda "gue sama cika juga mau cari makan sendiri"
.
fikri "gue sama rahma juga cari sendiri"
Bintang "gue sama isna juga cari sendiri, ayo berangkat ke dekat kecamatan kata anak posko 24 disana ada banyak makanan"
rayyan "oke kalian gue izin kan tapi usahakan kalian take away karena nanti habis magrib pak jarwo dan istrinya juga bu aini akan kesini"
"oke siap" jawab mereka
Ricky "nia kamu mau cari makan nggak?"
agnia "aku mau masak aja kak ric tadi bawa nasi kok"
rayyan "kamu sil?"
silvi "mau masak sama agnia, kalian mau?"
Ricky "ya mau lah"
rayyan "rezeki anak sholeh ini namanya"
agnia "tapi aku cuma mau masak sosis asam manis loh"
Ricky "nggak masalah yang penting kenyang"
agnia "yaudah duduk aja dulu, ayo sil masak, oh ya kalian ambil perlengkapan makan terus antar ke dapur"
tak lama Ricky dan rayyan pun mengantar piring dan sendok ke dapur setelah itu duduk di meja makan.
Ricky "oke, ayo yan ambil piring sama sendok"
rayyan "ric kok gue berasa punya istri ya ada yang masakin" bisiknya
Ricky "iya ray kita lihat aja masakan nya enak nggak, kalau enak cocok buat calon ibu dari anak-anak kita" bisiknya
rayyan "bener banget ray" bisiknya
tak lama agnia dan silvi sudah kembali masing-masing membawa 2 piring nasi sekaligus lauknya.
__ADS_1
agnia "ini kak ric makanan nya"
silvi "ini ray makan gih"
Ricky "thanks anin"
rayyan "thanks silvi"
agnia "iya sama-sama terima kasih juga tadi udah di bantuin bawa barang ke kamar"
Ricky "santai aja kali"
silvi "sama-sama kak ray, thanks juga udah di bantuin tadi, ayo makan sebentar lagi magrib loh"
Ricky "jama'ah ke musholla yuk"
agnia "ayo aja lah"
silvi "jauh apa dekat?"
Ricky "dekat kayak nya nggak tau juga sih"
agnia "tapi kalau jauh aku pinjam roky"
Ricky "boncengan aja wudhu disana kalau jatuh aku bisa mati di tangan papamu"
agnia "iya deh"
rayyan "lu juga gue bonceng sil kalau kemana-mana awas aja lu pergi nggak bilang gue kalau ada apa-apa bisa mati di tangan daddy mu"
silvi "iya ray iya, maafin daddy udah ngancam kamu ray"
rayyan "gue maklum lah kan lo anak cewek satu-satunya jadi ya mesti over protektif gue kalau nanti jadi papa ya bakal over protektif sama anak perempuan gue"
mereka pun menyelesaikan makan malam nya dan setelah itu mencuci piring dan membereskan dapur yang sedikit berantakan.
rayyan "sudah adzan magrib yang mau ikut sholat jamaah ayo ambil mukena dan sajadah kita berangkat sama-sama"
agnia "musholla nya dimana ray?"
rayyan "dekat kok dari sini nanti juga tau"
Maya "gue di rumah sendiri dong"
rayyan "loh kenapa may?"
Maya "aku beda agama sama kalian"
rayyan "nggak akan sendiri may biasa nya cewek ada yang halangan kan"
desi "sama aku dan isna may disini tenang aja"
rayyan "udah ada teman kan may, kita tinggal ya, kalian baik-baik di posko, oh ya kalian bisa gelar tikar nya untuk kumpul nanti"
Maya "oke pak ketua"
setelah kepergian teman-teman nya ke mushola mereka yang di posko pun mulai menggelar tikar.
Maya "disini yang beda agama cuma gue ya?"
desi "kita nggak tau may, kan baru kenal juga"
__ADS_1
Maya "gue takut kalau di kucilkan"
isna "santai aja may kalau di lihat anak-anak juga kan tetap care sama kamu jadi santai aja lah may"
maya "iya is"
setelah dari musholla mereka langsung berkumpul di ruang tamu posko cewek.
rayyan "selamat malam teman-teman"
"malam"
rayyan "langsung saja pembagian jadwal masak, kelompok 1 rayyan Ricky agnia silvi Maya dan rina, kelompok 2 fikri wilda rahma cika desi Bella dan rika, kelompok 3 fandy Bintang isna Aisyah nina syifan dan zelin, kelompok satu bertugas hari senin dan kamis, kelompok 2 bertugas selasa dan jumat, kelompok 3 bertugas rabu dan sabtu, untuk hari minggu minggu pertama kelompok 1, minggu ke dua kelompok 2 dan minggu ke 3 kelompok 3, minggu terakhir kita sama-sama karena hari itu mungkin kita akan meninggalkan desa ini, apa ada yang keberatan?"
rina "kenapa nggak 20 anak aja 1 minggu masak bareng-bareng"
rayyan "aku rasa sangat nggak efektif aku yakin kalau nggak ada jadwal pasti yang masak juga itu-itu aja"
rahma "oh ya ini hanya jadwal masak jadi yang nggak ada jadwal masak hari itu mohon dengan sangat untuk membersihkan rumah"
rayyan "oh ya kalau kalian mungkin tidak suka dengan masakan teman kalian bisa masak sendiri sesuai keinginan kalian tapi bahan nya beli sendiri atau iuran ya silahkan"
isna "dan yang jelas 1 hari jatah uang belanja hanya 100 ribu untuk 3 kali makan"
agnia "guys aku mau tanya ada yang alergi makanan nggak? lebih baik bilang dari awal dari pada nanti masaknya makanan yang membuat kalian alergi"
Maya "aku alergi udang nia"
syifan "aku juga alergi udang"
agnia "ada lagi? kalau nggak berarti jangan sampai memasak makanan dengan campuran udang kalau memang ingin memasak udang bisa di sendirikan"
rayyan "nah sekarang masalah memasak udah fiks sekarang siapa yang punya penyakit bawaan?"
agnia "gue punya riwayat tipes ray"
isna "aku punya riwayat mag"
rina "aku punya riwayat anemia"
rayyan "oke sudah di catat, jadi 3 anak ini usahakan jangan terlalu di forsir kegiatan nya, dan ya sekarang kita ke rumah bu aini dan pak jarwo sama-sama"
agnia "sebentar ray gue ambil oleh-oleh dulu, nggak enak kan nggak bawa oleh-oleh"
rayyan "oh yaudah oke kita tunggu"
agnia ke lantai 2 bersama silvi mengambil oleh-oleh untuk bu aini dan pak jarwo.
agnia "ayo guys"
rayyan "itu apa nia?"
agnia "ini bolen pisang sama bolu kukus ray, awalnya sih buat kita tapi masa iya ke rumah orang nggak bawa buah tangan, tapi tenang aja masih ada kok diatas"
rayyan "yaudah deh jatah berkurang nggak apa-apa"
Ricky "ini kerumah siapa dulu?"
rayyan "pak jarwo aja yang dekat"
Ricky "yaudah ayo berangkat"
__ADS_1
mereka pun meninggalkan posko dan menuju rumah pak jarwo dengan jalan kaki, jarak rumah pak jarwo dengan posko sangat dekat jadi untuk jalan kaki pun tak masalah.