JODOHKU TEMANKU KKN

JODOHKU TEMANKU KKN
bab 73


__ADS_3

selamat pagi readers semua.....


selamat Hari raya idhul adha 1442 H


semoga kita semua di beri kesehatan Dan pandemi ini segera berakhir...


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


rayyan Dan daddy indra pun bersalaman sesuai arahan dari petugas kua, sebelum akad di mulai lebih dulu mereka mengucap 2 kalimah syahadat.


"sekarang pak indra saya persilahkan menikahkan putri nya" ucap penghulu


"ananda muhamad rayyan aku nikah kan dan kawin kan engkau dengan Putri semata wayangku silviana Aulia samudra bintin indra samudra dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan satu set perhiasan seberat 50gr dan saham ULTJ 35 lot di bayar tunai"


"saya terima nikah dan kawin nya silviana Aulia samudra binti indra samudra dengan mas kawin tersebut tunai" ucap rayyan lantang dengan satu tarikan nafas


"bagaimana para saksi sah?" tanya penghulu


"SAH"


"SAH"


ucap kedua saksi dan para tamu undangan kompak


acara akad nikah pun telah selesai, tamu undangan pun sudah meninggalkan lokasi akad nikah, disana hanya tinggal keluarga riedl dan keluarga ariez karena keluarga rayyan pun ikut meninggalkan rumah besannya dengan alasan akan memantau langsung makanan untuk resepsi malam nanti di ballrom ariez hotel.


"cie sekarang udah gak jomblo" ledek agnia pada sahabat nya


"apaan sih ni" ucap silvi


"bukan apa-apa"


"kalian istirahat gih nanti malam masih ada resepsi" ucap mommy reva


"iya mom" ucap silvi


"ray jangan di cicil dulu daddy takut silvi gak bisa jalan nanti malam" ucap daddy indra menggoda rayyan


"ah iya" ucap rayyan gugup


di kamar silvi....


"masuk mas" ucap silvi lirih


rayyan senang bukan main ketika dia di panggil mas oleh silvi karena memang dari awal silvi memanggil nya nama saja.


"iya sayang" ucap rayyan


di panggil sayang oleh rayyan pipi silvi langsung merona karena memang belum terbiasa akan panggilan itu.


"terima kasih panggilan nya mas suka" bisik rayyan pada silvi


"hmm iya sama-sama" ucap silvi gugup


"gausah gugup aku tidak akan memakan mu siang ini tapi siap-siap saja nanti malam" ucap rayyan menggoda istri barunya itu

__ADS_1


silvi hanya diam saja tidak membalas godaan rayyan karena memang jantung nya sedang berdetak kencang.


"mas mau mandi yang tolong siapin baju ya" pinta rayyan pada silvi


"iya" sahut silvi pelan tanpa menghadap rayyan


rayyan memilih membersihkan diri terlebih dahulu sebelum istirahat sedangkan silvi setelah rayyan masuk kamar mandi dia menyiapkan pakaian untuk suaminya.


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


jam sudah menunjukkan pukul 3 sore keluarga daddy indra berangkat menuju hotel tempat acara resepsi di laksanakan. Ricky rayyan silvi dan agnia mereka 1 mobil sedangkan para orang tua di mobil yang lain.


"kusut amat bro belum dapat jatah ya" ucap ricky meledek rayyan


"belum lah kan nggak boleh karena nanti masih ada resepsi" ucap rayyan sendu


"semoga aja lu nggak harus puasa seminggu" ucap ricky


"kalian ngomongin apa sih bisik-bisik gitu" tanya agnia


"itu yang cuma tanya sama rayyan udah dapat jatah belum" ucap ricky santai


"hmm"


setelah menempuh perjalanan hampir 1 jam mereka tiba di hotel tempat acara resepsi akan berlangsung, silvi langsung di bawa mommy reva menuju kamar rias sedangkan rayyan pergi ke tempat keluarga nya berada.


sembari menunggu silvi di rias para orang tua melihat persiapan acara resepsi nanti.


"besan kurang apa ini menu makanan nya? kalau ada yang kurang bisa di tambah nanti" ucap papa yudi


"di rubah bagaimana ya besan?" tanya papa yudi


"ini kan penataan makanan nya daging sama daging ayam sama ayam saya rasa kurang pas lebih baik di golongkan saja sesuai daerah makanan itu dan di beri tulisan khas daerah begitu jadi biar lebih menarik tamu undangan untuk makan" ucap daddy indra


"oh baiklah biar di rubah sama anak-anak, Dim Dimas" ucap papa yudi memanggil anak buahnya


"iya pak ada apa?" ucap dimas


"tolong ya penataan makanan nya kamu rubah, kamu kelompok kan sesuai daerah makanan itu dan jangan lupa di beri tulisan makanan khas daerah begitu ya dim" ucap papa yudi


"oh baik pak, kalau begitu permisi dulu" ucap dimas sopan


"ya silahkan, ayo besan kita cek lagi yang lain" ucap papa yudi


"boleh boleh, oh ya pak yudi keluarga bapak ada dimana?" tanya daddy indra


"ada di kamar hotel yang sudah disiapkan mereka menemani rayyan, nanti saya kenalkan dengan saudara-saudara saya tadi kan habis acara akad langsung membubarkan diri jadi tidak sempat kenalan" ucap papa yudi


"baiklah nanti saja sebelum acara di mulai" ucap daddy indra


"oh ya pak indra menurut saya penataan kursi untuk keluarga seperti kurang berdekatan, kan lebih baik berdekatan jadi bisa akrab satu sama lain" ucap papa yudi


"iya sepertinya begitu, kalau gitu nanti saya bilang ke pihak wedding organizer nya" ucap daddy indra


"baiklah pak, saya rasa selain itu sudah Bagus penataan nya" ucap papa yudi

__ADS_1


"iya pak yudi kalau begitu mari kembali ke tempat keluarga kita berada" ajak daddy indra


"pak indra duluan saja saya masih mau mengecek penataan makanan tadi" ucap papa yudi


"baiklah kalau begitu saya duluan ya pak yudi" ucap daddy indra


"iya silahkan besan" ucap papa yudi


di ruang rias.....


agnia menemani silvi yang sedang di rias oleh mua terkenal dan terbaik tentunya.


"sil lo nggak rindu sama suami lo?" tanya agnia pada silvi


"nggak lah tadi kan baru ketemu" ucap silvi santai


"masa sih, terus lo tadi ngapain aja?"


"cuma istirahat doang"


"serius? nggak ada kegiatan yang lain gitu?"


"kepo amat sih lo nia" ucap silvi kesal


"ya siapa tau kalian udah nyicil, eh kapan lo waktu nya haid?"


"harusnya sih kemarin tapi kayak nya mundur" ucap silvi


"wah kayaknya ada yang gak langsung dapat jatah nih" ucap agnia


"maksud lo?"


"nanti lo tau sendiri kok" ucap agnia santai


"ah lo bikin kesal aja" ucap silvi sambil cemberut


"yaudah ya sil gue mau make up dulu udah jam segini nih" ucap agnia


"disini aja lah temani gue biar lo di rias sama mbk nya" ucap silvi memohon


"gue gak bisa make up tebal kayak lo gitu" ucap agnia


"bisa kok mbak make up tipis dan natural" sahut perias


"nah kalau tipis saya mau mbak soalnya kalau saya make up tebal suka mual" ucap agnia


"baby boy mungkin mbak karena ada juga yang seperti mbak nya hamil kalau make up tebal mual" ucap perias


"mungkin mbak" ucap agnia


"memang belum lo usg?" tanya silvi


"udah tapi baby gue malu-malu"


"mak nya bar-bar masa anaknya bisa malu-malu" ucap silvi meledek

__ADS_1


"ya kan bapaknya kalem" ucap agnia santai


__ADS_2