
acara resepsi pun di mulai, para tamu undangan sudah banyak yang hadir di acara ini kebanyakan mereka adalah kolega dari daddy indra dan papa yudi serta ibu-ibu sosialita kenalan mommy reva dan mama Nadia.
di ballrom hotel tamu yang hadir sekitar 75% tamu undangan telah berada di tempat yang dis
sediakan mc pun memulai acara resepsi.
mc "assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat malam para hadirin sekalian terima kasih telah berkenan hadir dalam acara pesta resepsi silviana samudra dengan Muhammad rayyan, marilah acara ini kita langsung mulai saja, marilah kita sambut orang tua dari mempelai wanita dilanjutkan orang tua mempelai laki-laki disusul oleh keluarga dan para bridesmaid"
setelah mereka semua keluar mereka langsung menempati tempat masing-masing dan para bridesmaid itu berjajar rapi sambil membawa bunga yang akan di taburkan ke pengantin baru itu.
mc "marilah kita sambut Raja dan Ratu sehari kita ananda Muhammad rayyan dan silviana samudra"
rayyan dan silvi pun berjalan berdampingan di red karpet menuju pelaminan sepanjang jalan menuju pelaminan mereka ditabur bunga oleh para bridesmaid.
acara demi acara telah di lalui, kini para tamu undangan mulai meninggalkan lokasi setelah memberi ucapan selamat kepada kedua pengantin.
teman-teman kkn mereka pun mereka undang untuk hadir di acara resepsi malam hari ini.
"ma lo sama fikri?" tanya silvi
"hehehe iya doain ya" ucap rahma
"emang kalian aja yang ketemu jodoh di tempat kkn, gue juga kali" sahut fikri
"iya-iya bro cepat nyusul gue tunggu undangan nya" ucap rayyan
"cepet nyusul bro gue udah mau jadi papa" ucap Ricky
"iya gue juga tau perut agnia udah besar gitu" ucap fikri
"ma cepet suruh nikahin Ricky nanti biar kita bisa mengasuh anak sama-sama" ucap agnia
"apaan orang dia baru di pecat karena perusahaan tempat dia bekerja sedang menurun karena kantor cabang yang di luar negeri harus di tutup karena sekarang di luar negeri ada virus corona" ucap rahma
"iya sih gue tau virus itu, oh ya fik kalau lo mau jadi asisten gue hari senin datang aja ke kantor nanti kalau ada posisi kosong sesuai dengan jurusan lo lo bisa gue pindah" ucap ricky
"baiklah bro insyaallah senin gue datang" ucap ricky
"lah asisten lo kemana kak ric?" tanya rayyan
"ada tapi dia sering kualahan kalau gue nggak masuk jadi harus cari partner buat dia biar nanti kalau gue cuti dia nggak keteteran" ucap ricky
"lah bukanya udah berdua? sama asisten om nico" ucap silvi
"iya sil tetap aja mereka keteteran, nanti lo bakal ngerasain gimana keteteran nya saat istri lo hamil ray" ucap ricky
__ADS_1
"maksud nya? hamil ya hamil aja"
"enak lo ngomong bini gue aja nggak mau di tinggal belum lagi makanan yang mau ia makan harus di turutin tapi gue bahagia sih di rumah aja mesra-mesraan sama istri" ucap ricky
"hmm gitu ya"
"sudah ayo ganti yang lain kita ngobrol di bawah" ajak agnia pada semuanya
"ehh belum foto, tapi anak-anak pada kemana sih belum muncul" ucap fikri
"taulah nanti paling, nanti aja fotonya kalau ada anak-anak yang lain" ucap ricky
"oke deh, yaudah ray gue mau makan dulu" ucap fikri
"iya fik silahkan kalau nanti cocok sama makanan nya bisa datang ke nusantara resto" ucap rayyan
"wah si bapak promosi" ledek agnia
"oke siap, jadi ini dari resto sendiri toh" ucap fikri
"iya kalau mau nikah juga bisa buat menu loh" ucap rayyan
"ya ya ya bapak jangan banyak promosi aja kasih diskon kek 75% gitu biar aku semangat cari uangnya" ucap fikri
"sudah itu yang lain ngantri" ucap rahma
"iya sayang, sekali lagi selamat ya buat kalian berdua semoga segera punya momongan" ucap fikri
acara demi acara telah dilalui, jam sudah menunjukkan pukul 11 malam tamu undangan pun sudah mulai sepi hanya teman-teman rayyan saat di london dan beberapa teman dari universitas Bintang harapan.
"capek ya? istirahat saja dulu aku ke teman-temanku sebentar nanti aku nyusul" ucap rayyan
"tapi takut lewat lorong hotelnya" ucap silvi lirih
"yaudah ayo ke kamar saja kalau gitu" ucap rayyan
"wihhhh pengantin baru udah mau ngamar aja" ucap salah satu teman rayyan
"hehehe iya bro istri gue udah capek" ucap rayyan
"istri udah capek apa lo yang gak sabar belah duren" ledek teman rayyan
"apaan sih bro" ucap rayyan gugup
"udahlah kita juga tau kok, yaudah ray kita pamit ya semoga kalian segera di beri momongan" ucap teman rayyan
__ADS_1
"makasih bro sudah datang dan makasih buat doanya, semoga kalian juga cepat nyusul ya" ucap rayyan
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di kamar hotel tempat Ricky menginap....
malam ini bukan hanya rayyan dan silvi saja yang menginap di hotel, agnia dan Ricky pun ikut menginap karena ibu hamil itu ingin menginap di hotel saja.
"yang ini susu nya" ucap Ricky yang menyerahkan segelas susu
"ini susu apa?"
"susu hamil dong sayang"
"kan tadi nggak bawa?"
"pas kamu tidur tadi aku minta Adit buat beliin susu dan beberapa camilan takutnya kamu kebangun eh ternyata benar jam 11 kamu bangun" ucap ricky
"baiklah aku minum ya"
"iya dihabiskan ya sayang biar kamu sama baby tambah sehat"
agnia menghabiskan 3 bungkus snack yang tadi di Beli oleh adit asisten Ricky, Ricky hanya mengawasi istrinya yang sedang asyik nonton film romantis sambil makan snack itu.
jam sudah menunjukkan pukul 12 malam namun agnia belum ada tanda-tanda mengantuk lagi, bahkan matanya semakin terbuka lebar.
"sayang sudah malam, bobo yuk gak baik loh ibu hamil begadang" ucap Ricky lembut
"aku pengen yang"
"pengen apa?"
"itu" ucap agnia sambil menunjuk layar televisi yang menampilkan adegan suami istri.
Ricky sangat senang sejak hamil istrinya sering meminta duluan bahkan Ricky rela pulang awal hanya mengikuti kemauan istrinya untuk melakukan olahraga ranj*ng.
"yakin yang? udah jam 12 loh kalau sampai pagi gimana? kamu tau kan aku nggak bisa berhenti kalau lagi olahraga" ucap Ricky
"tapi aku pengen sayang" ucap agnia merengek "apa karena aku udah gemuk ya sehingga kamu nggak mau sama aku lagi" ucap nya lagi
"hey bukan gitu yang, tapi ini sudah jam 12 lebih loh bisa-bisa selesai shubuh" ucap Ricky
"tapi aku pengen"
"baiklah dengan senang hati tuan Putri tapi jangan menyalahkan ku jika besok kita bangun siang" ucap rayyan segera ******* bibir istrinya.
__ADS_1