
jam 5 sore mama Citra dan papa nico tiba di riedl hospital dan langsung menuju kamar khusus keluarga riedl. mereka berdua berjalan, cepat karena sudah tidak sabar untuk melihat cucu pertama mereka.
"mana cucu mama" ucap mama Citra saat masuk ruangan
"mama jangan kenceng-kenceng nanti baby nangis lagi" ucap agnia
"oh maaf mama hanya ingin tau cucu mama"
"baby nya di box ma baru aja tidur lagi" ucap Ricky
"yah padahal papa buru-buru pulang loh eh sampek sini tidur" ucap papa nico
"mana oleh-oleh buat aku pah?" tanya agnia
"ada masih di mobil kan tadi buru-buru kesini nya"
"yahhh"
"papa lihatlah cucu kita sangat tampan" ucap mama citra
"iya ma tampan sekali tapi kok ini nggak ada wajah wajah agnia ya ma? cuma mata bulatnya sama bulu matanya aja yang mirip"
"iya pah tapi bibir nya juga mirip agnia"
kedua orang paruh baya yang sudah mendapat gelar baru sebagai oma dan opa itu pun mereka sibuk memperhatikan cucu pertama mereka.
"papa mama pulang aja istirahat kan habis perjalanan pasti capek" ucap ricky
"lelah papa sudah terbayar dengan melihat gantenynya opa ini" sahut papa nico
"tapi papa harus ingat papa nggak boleh kecapean, besok pagi papa mama kesini lagi sekarang kalian istirahat saja di rumah" ucap agnia
"iya pa anak-anak benar papa harus istirahat, pulang yuk"
"tapi ma"
"pulang pa istirahat" ucap mama Citra tegas
"iya iya sayang"
kedua orang tua agnia meninggalkan rumah sakit mereka memilih menurut dengan anak-anak apalagi mereka juga baru pulang pergi dari singapore.
"istirahat yang, baby biar sama aku"
"tapi nanti kalau nangis gimana?"
"kalau nangis aku bangunin kamu, paling juga minta mimi nangisnya"
"iya deh"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di rumah silvi...
"sayang jangan marah, maaf mas nggak tepati janji pulang lebih awal karena memang ada meeting dadakan dengan investor dari Turki" ucap rayyan
"sayang jangan marah" lanjutnya
"hmmm"
rayyan memang berjanji pulang sore agar habis magrib bisa menjenguk agnia yang baru melahirkan di riedl hospital. rayyan hari ini pulang jam 10 malam tanpa mengabari silvi itulah yang membuat silvi ngambek.
"jangan marah hmm besok pagi deh kita ke rumah sakit jenguk baby nya agnia" ucap nya masih membujuk istrinya
silvi tetap diam tanpa menyahut dan tak lama rayyan mendengar nafas teratur istrinya dapat disimpulkan bahwa istrinya kini tertidur, setelah memastikan istrinya tidur dengan nyaman rayyan pun segera mandi dan setelahnya melanjutkan pekerjaan nya lagi.
jam 2 pagi rayyan baru menyelesaikan pekerjaan nya dan dia langsung merebahkan dirinya di samping sang istri.
baru 1 jam memejam kan mata rayyan sudah di bangunkan oleh sang istri.
"sayang bangun"
__ADS_1
"sayang" ucap silvi lagi
"hmm"
"bangun aku lapar"
"masih ngantuk yang" ucap rayyan tanpa membuka matanya
"bangun aku pengen makan masakan kamu" ucap silvi ketus
dengan terpaksa rayyan membuka matanya karena dia tidak mau wanita yang di nikahinya 2 bulan lalu itu marah kepadanya apalagi tadi malam dia tidak menepati janji.
"iya sayang mau makan apa?" ucapnya khas orang bangun tidur
"buatkan aku spagetti"
"baiklah, mau nunggu di kamar atau ikut ke dapur"
"ikut"
"yasudah ayo turun"
"gendong" ucap silvi manja
"baik lah istriku yang manja"
setibanya di dapur rayyan mendudukkan silvi di meja makan dan rayyan langsung memasak spagetti instan. hanya butuh waktu 20 menit rayyan sudah menyelesaikan masaknya dan dia langsung membawa masakannya ke meja makan.
"silahkan tuan Putri spagetti nya sudah jadi" ucap rayyan
"terima kasih suamiku"
"cepat makan habis ini istrirahat lagi shubuh masih 1 jam lagi"
"tapi aku mau di suapi"
"baiklah sayang aku suapi"
"iya nih pa manjanya lagi mode on" sahut rayyan
"jam segini tuh enaknya serangan Fajar kalian malah suap-suapan"
"kalau enaknya serangan Fajar ngapain daddy disini" ucap silvi
"mau minum lah papa capek udah dari jam 9 soalnya baru selesai ini mommy mu juga sudah lemas"
"awas aja kalau mommy sampek kecapean"
"udah kecapean tuh, daddy ke kamar dulu mau istirahat" daddy Indra pun kembali ke kamar nya
"mau serangan Fajar juga yang?"
"hmm"
"dah selesai makannya ini minum dulu habis ini ke kamar"
"gendong"
"tapi mas mau cuci piring sayang, dapur juga masih kotor"
"biar bibi yang membersihkan den" ucap bibi yang baru tiba di dapur
"ah bibi ngagetin aja" ucap silvi
"maaf nona"
"bi maaf ya dapurnya aku berantakin soalnya istriku tadi minta aku masak spagetti"
"gapapa den nanti biar bibi bersihkan"
"bibi kok sudah bangun?" tanya silvi
__ADS_1
"bibi mau ke kamar mandi non eh pas keluar kamar aden dan non ada di sini"
"oh gitu yaudah bi kita ke kamar dulu ya bibi istirahat lagi shubuh masih lama kok"
"baik non"
sesampainya di kamar rayyan langsung menyerang istrinya dengan ci**an dan mereka melakukan apa yang seharusnya terjadi.
berbeda dengan pasangan yang 2 bulan lalu baru menikah pasangan yang baru di karuniai seorang putra tampan mereka berdua sedang begadang karena sejak jam 2 pagi tadi baby boy itu rewel.
"apa mungkin dia masih lapar ya sayang? kok masih rewel" ucap Ricky
"mungkin mas soalnya asiku sepertinya belum lancar"
"coba kamu kasih mimi lagi sayang, hmm apa kamu lapar?" ucap Ricky yang mendengar suara perut agnia
"iya hehehe"
"pantesan baby boy asi nya kura memsye lapar ternyata sayang, tunggu pepsye cari makan dulu ya baby jangan rewel"
"memang jam segini ada yang buka?"
"pasti ada sayang, nanti aku ke hotel kalau di depan nggak ada tempat makan yang buka"
"hmm baiklah"
"ini baby nya, kamu mau makan apa?"
"seadanya aja mas"
"baiklah tunggu sebentar ya, boy jangan rewel ya sayang paps cari makan buat mams dulu"
lebih dari 30 menit Ricky meninggalkan ruang rawat agnia dan itu membuat agnia sebal karena suaminya tak kunjung tiba padahal dia sudah lapar sekali.
"kemana aja sih paps sayang kok lama banget ninggalin kita nya" ucap agnia pada Putra nya
"maaf lama sayang" ucap Ricky yang tiba-tiba?membuka pintu
"lama sekali aku sudah lapar"
"iya maaf tadi di depan nggak ada yang jualan sama sekali jadinya ke hotel deh suruh koki buat masakin makanan"
"hmm pantesan lama"
"yaudah ini makan aku siapkan ya, aku suapi biar baby boy bisa sambil mimi juga"
"iya mas, itu apa?"
"ini adanya capjay sama udang sayang gapapa kan?"
"iya nggak apa-apa"
"ayo aaaa"
dengan telaten Ricky menyuapi istrinya dan dia sesekali melihat anaknya yang melahap sumber kehidupan nya.
"sudah habis yang, minum susu atau mau makan kurma? katanya itu Bagus buat kamu yang menyusui anak kita"
"kurma aja mas susu nya besok aja"
"yaudah ini kurma nya"
"tadi beli dimana?"
"aku bawa dari hotel tadi aku masuk ke dapur restoran nya trus lihat kurma aku bawa deh terus tadi di kasih tau juga kalau ada susu untuk busui aku belinya di supermarket yang 24 jam"
"terima kasih sudah memperhatikan ku mas" ucap agnia pelan
"harus nya mas yang berterima kasih, terima kasih sudah berjuang melahirkan putra kita, perhatian mas tidak ada apa-apa nya dengan perjuangan kamu sayang, istirahatlah setelah ini baby biar tidur di box"
"iya mas"
__ADS_1