JODOHKU TEMANKU KKN

JODOHKU TEMANKU KKN
bab 58


__ADS_3

keesokan harinya di apartemen ricky.


"sayang aku berangkat dulu ya"


"hati-hati ya mas, semangat kerjanya"


"sini Salim dulu"


agnia dengan jatuh mencium tangan suaminya dan ricky langsung mencium kening istrinya dan setelah itu ricky mencuri kesempatan mencium b*b*r istrinya.


"stop aku gak bisa nafas"


"udah di ajarin juga yang, yaudah mas berangkat ya"


"eh mas mau dianterin makan siang nggak?"


"boleh sih tapi siang ini mas kumpul sama papi papa dan om Indra di kantor papi"


"iya aku tau kok mau bahas proyek taman bermain kan"


"iya sayang, yaudah aku pergi dulu, hati-hati nanti kalau jadi ke kantor"


"iya mas"


setelah di tinggal suaminya kerja agnia membereskan apartemen nya mulai dari mencuci piring, membersihkan dapur, mencuci baju, membersihkan kamar hingga tak terasa sudah pukul 10 pagi dan agnia baru menyelesaikan menyapu lantai.


"sudah jam segini masak aja deh" ucapnya pada dirinya sendiri


agnia menyiapkan segala keperluan memasak nya sembari memasak agnia mencari box makanan tapi agnia tidak menemukannya.


"aduh kotak makannya gak ada lagi, beli aja deh habis selesain ini dulu"


setelah memasak agnia langsung pergi ke supermarket apartemen untung saja barang yang di cari ada dan agnia langsung membeli nya.


jam 12 siang di ruangan papi sam


"makan siang dulu yuk" ucap papi sam


"iya nih udah jam 12, ayo makan siang" ucap papa nico


"jangan dulu agnia masih di jalan dia bawa makan siang untuk kita"


"wah enak nih dimasakin menantu" ucap papi sam yang bergembira


"enak banget pokoknya pi masakan istriku" ucap ricky dengan bangga


"sebelum kamu makan masakan istrimu papa lebih dulu memakan masakannya" ucapnya tak kalah bangga


"hah kok bisa"


"haiss kalian ini jangan berantem, cacing di perutku saja sudah demo" ucap daddy Indra memelas


"assalamualaikum"


"wa'alaikumsalam"


"masuk yang, sini duduk sini"


"wah anak papa bawa makanan nih"


"iya pah, ini buat papa papi dan daddy"


"ah dad juga dapat" ucap daddy Indra dengan girang

__ADS_1


"sayang ke ruangan mas aja yuk makan nya"


"kenapa harus keruangan mas? disini aja makan bareng-bareng"


"udah sana ke ruangan suamimu dari pada disini manas-manasin papa karena keromantisan kalian itu lebih baik keluar aja deh" ucap papa nico


"iya membuat papi ingin segera pulang saja"


"yaudah ayo yang kasian mereka nanti baper" ucap ricky yang langsung membawa istrinya keruangannya.


"mas ih kenapa harus keruangan kamu"


"biar mas bisa manja-manja sama istri mas ini"


"ish kamu ini, yaudah ini makanan nya habis ini kita meeting loh"


"suapi ya yang, aku masih mau cek berkas juga biar nanti nggak kemalaman sampai rumah"


"yaudah iya aku suapi pak suami"


dengan sabar agnia meyuapi suami nya makan dan si suami sibuk memeriksa berkas yang ia tinggalkan satu minggu lebih itu.


"mas"


"apa sayang"


"aku boleh kan bantuin papa, aku kasian sama papa"


"hmm gimana ya sayang, jujur mas pengennya tuh istri di rumah aja gitu"


“tapi kasian papa mas"


"hmm baiklah aku izinkan tapi kalau kamu hamil berhenti ya"


"coba ulangi kamu tadi bilang apa?"


"terima kasih"


"lanjutnya"


"apa tadi aku cuma bilang yeeyy terima kasih"


"kalau nggak mau ngulangin gak jadi aku ijinin bantuin papa"


"ish, terima kasih sayaaanggg"


"kembali kasih sayang, seneng deh di panggil sayang gitu"


"apa sih mas, udah yuk meeting silvi udah datang"


"hmm ayo, yang tamunya udah pergi belum?"


"tamu siapa?"


"tamu bulanan kamu" bisik nya


"belum lah masih 4 hari"


"lama banget sih tamunya" keluh ricky


"dihhh mentang-mentang pengantin baru nempel terosss" ucap silvi


"dih jomblonya meronta-ronta" ledek agnia pada silvi

__ADS_1


"ledekin teroos"


"situ yang duluan"


"STOP" teriak daddy indra


"sudah ayo di mulai meetingnya" ucap papi sam


"kita mau buat taman bermain kan?"


"iya ndra tapi pengen konsep yang beda gitu"


"yang muda-muda aja deh yang buat konsep"


"nia sih punya pandangan dad"


"sampaikan pendapatmu nak" ucap daddy indra


"jadi gini kan taman bermain anak-anak kan hanya sebatas kolam renang dan wahana nya gitu aja nah gimana kalau misalnya kita buat taman wisata yang lain jadi nanti kita buat ya tetap ada wahana dan kolam renang terus ada kolam pancing ikang kan banyak tuh yang hobi mancing terus nanti kita juga buat taman edukasi seperti memetik buah terus juga ada cara menanamnya gitu-gitu lah pokok nya terus nanti juga di sediakan resto yang khusus memasak ikan dari pemancingan itu kalau bisa restonya juga menyediakan berbagai macam menu nusantara aja jadi sekalian mengenalkan makanan khas daerah, terus ada kebun binatang nya juga"


"ide kamu Bagus papi suka cuma lahan kita hanya 3 hektar apa cukup buat itu semua?"


"kalau masalah itu kayaknya harus konsultasi sama arsiteknya deh pi"


"usul dong, itu misalnya ditambah produk umkm kota kita terus sama oleh-oleh khas daerah lain seperti jogja Bali Surabaya Malang lombok dan lainya gimana pasti tambah banyak peminat nya"


"nah bener itu kan setiap jalan-jalan pasti butuh oleh-oleh juga kan" ucap papa nico


"nah konsepnya udah nanti tinggal minta arsitek aja untuk menggambarkan nya"


"belum kali mas, ish konsepnya emang udah tapi konsep bangunannya belum"


"oh iya lupa, gimana kalau konsep bangunan seperti di luar negeri jadi wisatawan gak harus jauh-jauh ke luar negeri"


"ish gimana sih kan kita maunya mengenalkan Indonesia bukan luar negeri, jadi bangunannya juga harus ciri khas daerah di indonesia dong biar nanti anak-anak sekalian belajar"


"aduh anak gue habis nikah kenapa oon ya" ucap papi sam


"apasih pi"


"konsep bangunannya nanti dari berbagai daerah di nusantara aja kayak rumah adat gitu juga" ucap silvi


"lah kalo rumah buat apa?"


"kan buat edukasi jadi nanti di bangun kecil-kecil gitu"


"tambahin 7 keajaiban dunia sekalian biar tambah seru" ucap ricky


"terus edukasi tanamannya?" tanya papi sam


"ya nanti buat hidroponik gitu pi tanamannya ya berbagai jenis sayuran sama buah-buahan gitu"


"boleh banget itu yaudah besok kita ketemu arsiteknya biar di buatkan gambar nya sekalian rincian dana pembangunan nya"


"eh pi itu tanahnya udah resmi milik perusahaan kan?"


"iya sudah selesai kok pembebasan lahannya"


"kenapa ketemu arsiteknya nggak sekarang toh masih jam 2" ucap ricky


"yaudah kamu suruh syila panggil rudi sama Bambang sekalian" ucap papi sam


tak lama datanglah 2 orang yang di maksud dan mereka membicarakan proyek taman bermain itu.

__ADS_1


__ADS_2