
6 bulan berlalu....
setelah satu bulan honeymoon agnia dan ricky pulang dengan membawa kabar gembira yaitu kehamilah agnia yang berusia 2 minggu.
para orang tua sangat senang oleh-oleh cucu yang mereka harapkan akhirnya terkabul juga, ricky berubah menjadi posesif di kehamilan istrinya yang masih trimester pertama itu.
agnia tidak mengalami mual-mual namun dia mengalami fase ngidam yang membuat ricky frustasi bagimana tidak frustasi tengah malam agnia meminta ricky untuk mencarikan nya mangga muda yang harus ia petik dari pohon nya, bukan karena tidak bisa manjat tapi karena sedang tidak musim mangga saat itu.
gara-gara ngidam mangga tengah malam. yang tidak kesampaian membuat ricky harus pisah ranjang dengan agnia karena istrinya itu sedang ngambek denganya, selama 1 minggu ricky mencari pohon mangga yang berbuah di sela-sela kesibukan kantornya dan akhirnya dia mendapatkan informasi jika pohon mangga di perusahaan ariez corp cabang Bogor sedang berbuah.
setelah mendapatkan informasi dari pimpinan perusahaan itu akhirnya ricky langsung memboyong agnia ke kantor cabang Bogor untuk memetik buah mangga sesuai keinginan agnia.
kini usia kandungan agnia sudah 22 minggu ngidamnya sudah tidak terlalu sulit bagi ricky karena sudah tidak terlalu sering dan apa yang di minta agnia selalu makanan yang bisa di buat di riedl hotel tanpa harus mencari keliling kota.
3 bulan yang lalu rayyan sudah menyelesaikan s2 nya di london, sesampainya di Indonesia rayyan melamar pekerjaan di perusahaan daddy Indra. kala itu rayyan tidak tau jika dirinya melamar kerja di perusahaan papanya silvi dia mengikuti banyak rangkaian tes hingga puncaknya dia ikut tes wawancara dengan ceo beserta wakilnya. kala itu baik rayyan maupun silvi sama-sama kagetnya ketika bertemu di tes interview.
sejak rayyan berkerja di perusahaan daddy Indra dia semakin dekat dengan silvi karena rayyan bekerja sebagai asisten silvi, hingga tepatnya satu minggu yang lalu daddy Indra memergoki anaknya yang sedang dekat dengam asisten nya itu.
"jika kau serius dengan putriku segera datang kerumah ku membawa kedua orang tuamu untuk melamar putriku, jika kau tidak serius jangan main-main dengan putriku" ucap daddy Indra tegas
"daddy"
"maaf tuan"
"aku tunggu keseriusanmu jika kau tidak datang kerumahku dalam waktu 1 minggu jangan harap bisa mendekati putriku lagi karena saat kau tidak datang maka dia akan ku jodohkan dengam laki-laki pilihanku" ucapnya tegas dan langsung meninggalkan ruangan putrinya
dan hari ini rayyan akan menunjukkan keseriusan nya kepada silvi dan orang tuanya, memang rayyan bukanlah dari golongan kolongmerat seperti silvi tapi daddy Indra menerima laki-laki itu dengan senang hati karena selama bekerja di perusahaan dia bisa diandalkan dan dia juga laki-laki yang baik dan bertanggung jawab.
papa dan mama rayyan sempat shock melihat rumah keluarga calon besannya sangat besar dan megah seperti istana kerajaan.
"nak kamu serius meminang seorang Putri dari keluarga kolongmerat? ingat nak kita dari keluarga biasa aja" ucap mama Nadia (mama rayyan) kepada anaknya
"insyaallah keluarga silvi akan menerima rayyan ma karena memang orang tuanya sendiri yang meminta jika rayyan serius maka rayyan harus datang bersama papa dan mama untuk melamar putrinya" jelas rayyan pada mamanya
tok
tok
tok
tak lama di bukalah pintu rumah daddy Indra itu.
"loh aden, masuk den mari silahkan pak bu, aden mau cari tuan apa non silvi?" ucap bi mirna pada rayyan
"mau bertemu om Indra dan tante reva bi"
__ADS_1
"baik den bibi panggilkan dulu ya"
tak lama daddy Indra dan mommy reva datang di ruang tamu.
"malam om tante" ucap rayyan
"malam ray, gimana kamu jadi menunjukkan keseriusanmu malam ini?" ucap daddy Indra
"iya om, perkenalkan ini papa dan mama saya om"
"saya yudi pak papa dari rayyan dan ini istri saya Nadia mamanya rayyan" ucap papa yudi kepada daddy indra
"saya indra pak papa dari silvi dan ini mamanya silvi namanya reva" sahut daddy indra
"maaf pak sebelumnya apabila kedatangan kami mengganggu waktu bapak dan ibu, tujuan saya kesini ingin melamar Putri bapak untuk putra saya" ucap papa yudi
"hmm kalau saya terserah anak saya pak, biar anaknya di panggilkan dulu ya" ucap daddy indra
"permisi tuan nyonya ini minumnya silahkan di minum" ucap bi mirna
"terima kasih maaf merepotkan" ucap mama nadia
"sama-sama nyonya"
"bi tolong panggil nona ya bilang ada calon mertua nya" ucap daddy indra
tak lama silvi datang di ruang tamu.
"sini sayang duduk dekat mommy" ucap mommy reva
"iya mom"
"sayang mereka papa dan mamanya rayyan Salim dulu"
"salam kenal om tante saya silvi" ucapnya saat menyalami tangan kedua orang tua rayyan
"sayang tadi rayyan melamarmu apa kamu menerima nya?"
deg
"ah akhirnya penantian gue gak sia-sia" ucap silvi dalam hati
"kalau daddy dan mommy merestui aku akan menerima nya tapi kalau daddy dan mommy tidak merestui aku akan menolaknya"
"nak maaf sebelumnya tapi disini tante mau menjelaskan jikalau rayyan bukanlah dari keluarga berada seperti kamu" ucap mama nadia
__ADS_1
"aku tidak mempermasalahkan hal itu tante karena sebelumnya rayyan sudah memberitahu kehidupannya, justru saya yang takut di tolak sama tante karena tidak pandai masak seperti tante"
"tidak akan nak karena tante mencari menantu bukan pembantu"
"jadi gimana jawabannya sayang? dad dan mom merestui pilihanmu" ucap daddy indra
"aku menerimanya dad"
"alhamdulillah anak saya menerima lamaran putra pak yudi, mau langsung nikah atau acara lamaran dulu?" ucap daddy indra
"kalau boleh lamaran dulu om insyaallah 1 minggu lagi saya akan kembali membawa keluarga besar saya untuk melamar silvi secara resmi" tegas rayyan
"baiklah kalau begitu nanti saya siapkan acaranya di malam minggu nanti" ucap daddy indra
"maaf sebelumnya apa boleh jika besok saya mengajak silvi keluar untuk belanja seserahan mumpung hari minggu" ucap mama nadia
"boleh kok bu silahkan" ucap mommy reva
"kalau begitu besok biar di jemput rayyan jam 10 pagi ya nak" ucapnya pada silvi
"iya tante"
setelah kepergian keluarga rayyan daddy indra dan mommy reva terus saja menggoda Putri satu-satu-satunya itu.
"ciee di lamar cieee"
"ciee yang mau nikah"
"apasih dad mom"
"cie malu cie"
"bibiiii nona muda mau lamaran bii" teriak mommy reva
tak lama 2 pembantu rumah tangga itupun datang ke ruang keluarga.
"ah selamat ya nona muda akhirnya tidak jomblo lagi" ucap bi ani
"cie nona muda udah mau nikah, selamat ya non semoga di lancarkan segalanya, kalau gitu kami permisi nyonya tuan nona kami mau menyampaikan berita bahagia ini kepada pekerja yang lain"
"cie cie ah daddy telpon agnia aja ah biar ikut menggoda kamu"
"dad jangan"
"kenapa?"
__ADS_1
"biar surprise buat ibu hamil itu hehehe"