
waktu sholat magrib telah tiba kini mereka sholat jamaah di posko putri dengan Ricky sebagai Imam. mereka semua sholat dengan khusyuk kecuali Maya yang memang non muslim, dia memilih memasak nasi dan menyiapkan bumbu nasi goreng untuk nanti malam sesuai arahan dari agnia.
setelah sholat dan berdoa mereka membaca surah yasin bersama-sama dan setelah itu melanjutkan membaca ayat suci al-qur'an hingga adzan isya berkumandang. setelah sholat isya agnia dan silvi langsung menuju dapur begitu juga dengan rayyan dan Ricky.
agnia "may sudah?"
Maya "ini masih potong sosis nia"
agnia "oh oke, bumbunya sudah kamu haluskan?"
Maya "belum hehehe"
agnia "nasi sudah matang kan?"
Maya "sudah kok"
agnia "yaudah aku haluskan bumbu dulu"
silvi "may sayurnya ini sudah kamu cuci?"
Maya "belum sil"
silvi "oke aku cuci dulu"
setelah menghaluskan bumbu agnia menumis bumbu sampai harum dan setelah itu memasukkan sawi hijau dan menumisnya hingga layu barulah memasukkan sosis dan setelah itu nasi.
agnia "sil siapin telur nya, di kocok lepas aja"
silvi "oke siap"
rayyan "kita bantuin apa nih?"
agnia "lap piring sama sendok tuh ray, terus bawa ke depan"
rayyan "oke siap"
20 menit kemudian nasi goreng sudah matang dan Ricky juga rayyan segera membawa nasi goreng ke depan karena teman-teman sudah menunggu nya.
rayyan "ambil sendiri cepat makan habis ini kita buat forum"
rahma "lah kalian nggak makan?"
fikri "nanti malam aja"
rahma "ini sudah malam kali fik"
fikri "maksudku nanti tengah malam ma"
rahma "oh begitu"
setelah makan malam mereka membuat forum untuk berdiskusi.
rayyan "langsung saja saya mulai, yang pertama saya meminta proker kalian semua jadi hari sabtu paling lambat soft file di kirim ke saya jam 7 malam dan saya harap soft file itu siap di presentasikan minggu sore karena pak edi meminta waktu di hari minggu sore, dan nanti juga ada undangan dari pihak-pihak terkait seperti rt rw perangkat desa perwakilan sekolah dan nanti ada beberapa pemilik home industry, jadi disini kita juga memerlukan konsumsi itu yang pasti"
rahma "buat sendiri aja bagaimana?"
agnia "asal bendahara ngeluarin duit lebih ya bisa"
isna "udah pasti lah itu"
rayyan "kalian bisa buat apa aja?"
agnia "donat bisa, martabak mini bisa, dimsum bisa yang penting ada bahan dan dana nya wkwkwk"
__ADS_1
rahma "gue bisa buat weci, udah 4 jenis kan itu sepertinya sudah cukup"
silvi "beli aja kacang tanah nanti di rebus tapi kalau nggak mau ribet ya beli aja kacang goreng, biasanya bibiku suka gitu kalau ngemil katanya itu kalau kumpulan pasti ada"
agnia "nah itu bisa nantilah cari di pasar dan nanti bisa juga sama krupuk atau apa gitu buat macam"
rahma "berarti fiks buat sendiri ya? kalau iya berarti hari minggu mohon kerja samanya ya teman-teman nanti yang laki-laki bisa bantu beres-beres halaman sama ruang tamu yang perempuan bisa ngepel dan nyapu terus nanti yang piket dapur hari minggu tolong di kondisikan dengan baik jangan ada yang lepas tanggung jawab"
agnia "terus untuk tamu undangan nanti di beri makan atau nggak?"
fandy "ya sebaiknya sih di beri juga"
rika "iya baiknya memang di beri"
agnia "kalau di beri di buatkan soto ayam aja ya? biar irit pengeluaran nya soalnya kita disini kan masih 3 minggu lebih gitu"
rahma "gini aja buat soto yang banyak jadi nanti sekalian buat makan malam kita biar nggak capek masak team kalian"
rayyan "boleh aja soto ayam tapi nanti piring nya bagaimana?"
agnia "kan kemarin bu kades bilang kalau butuh apa-apa bilang aja siapa tau ibu bisa membantu, nah kita bilang aja ke bu kades siapa tau beliau ada mangkuk atau piring banyak gitu jadi nanti bisa pinjam"
rayyan "yaudah nanti pinjam ke bu kades deh"
agnia "tapi kamu aja yang pinjam kan ketua"
rayyan "ya nggak bisa dong paling enggak ada teman nya lah beberapa anak gitu"
agnia "coba deh chat bu kades ma, beliau ada acara nggak besok bilang kita mau bertamu"
rahma "iya siap"
Ricky "kayaknya udah fiks kan? kalau udah gue ada yang mau di diskusikan dengan divisi ekonomi"
rayyan "yaudah di lanjut besok pagi saja ya setelah sarapan"
divisi ekonomi
rayyan "ada apa kak ric"
Ricky "ini bahas proker"
agnia "kan udah fiks kak bantu pemasaran tenun sama mengurus izin pirt, sama demo referensi usaha"
Ricky "gini maksudku kan dalam mengurus surat izin nggak disini kita butuh ke kantor yang lokasinya cukup jauh dari sini, kita butuh yang namanya transportasi nggak mungkin kan motoran sendiri-sendiri di desa ini juga jarang yang punya mobil"
agnia "terus gimana?"
Ricky "kita butuh mobil kalau perlu elf"
agnia "kak Ricky atau rayyan punya nggak?"
rayyan "gue adanya mobil sports sama mpv"
Ricky "iya gue sama kayak rayyan"
agnia "yaudah nanti aku bilang ke papa biar nanti di bawakan sekalian kesini hari sabtu"
silvi "yaudah nanti biar mommy bawain mpv juga siapa tau butuh"
Ricky "nggak usah elf aja cukup biar kita yang nyetir, terus untuk pengacara nanti biar pengacara keluarga ku yang membatu kita mengurus pirt nya biar cepat"
agnia "boleh banget tuh kak"
__ADS_1
rayyan "terus nanti kalian demo referensi usaha apa?"
agnia "aku disini banyak melihat pohon pisang kak nanti rencananya aku mau demi olahan pisang itu untuk yang pertama buat ibu-ibu sih nah selanjutnya ada nanti untuk pemuda nanti ada semacam seminar tentang online shop lalu nanti juga ada tutorial hias souvenir dan mahar"
silvi "nanti kita perlu pulang buat membeli barang-barang yang kita perlukan"
rayyan "kenapa nggak beli?"
agnia "sebisa mungkin uang dua juta itu kita buat cukup ray, kita butuh bahan bakar loh saat mengurus surat terus kita juga butuh buat acara demo olahan pisang, kalau ada di rumah kan ya mending ambil daripada beli"
rayyan "kalau gitu kenapa nggak sekalian minta mama kamu bawain aja jadi sekalian kita ngirit dan nggak perlu pulang"
agnia "kak ricky benar yaudah nanti aku minta mama aja yang bawain"
rayyan "berarti sudah fiks ya proker kita"
agnia "sudah kak"
rayyan "nanti yang presentasi kamu ya nia tenang aja tetap di bantu kok kalau ada pertanyaan"
agnia "hmm baiklah kalau gitu nanti aku buat ppt tentang proker kita"
silvi "oh iya nia kita butuh cetakan juga kan buat bolu pisang nya?"
agnia "enggak di cetak sih enggak apa-apa nanti di buat cup cake aja juga bisa"
silvi "tapi kalau ada kan bisa di kreasikan gitu nia"
rayyan "kalian mau buat apa aja?"
agnia "kripik pisang, bolu pisang, pisang krispy, pisang coklat itu yang paling mudah"
rayyan "minumnya sekalian dong masak makanan aja ntar keselek"
agnia "minuman apa ya?"
Ricky "banana milk shake, jus mangga pisang juga enak loh"
rayyan "kolak pisang juga enak"
agnia "yaudah deh nanti aku fikirkan"
silvi "alatnya di bawain mommy semua nia kecuali oven"
agnia "nggak apa-apa kalau oven ada punya bu aini nanti pinjam aja kalau nggak boleh ya bolu pisang kukus sama yang di cetak udah cukup"
rayyan "kalau gitu kalian buat rencana kapan mau mengadakan demo nya"
agnia "besok mau ke bu sekdes sama bu kades tapi bu kades dulu"
rayyan "yaudah nanti kita temani ya nggak kak ric"
Ricky "iya sekalian belanja juga boleh"
agnia "besok jum'at kan kalian harus jum'atan dulu baru bisa jalan"
Ricky "yaudah ke bu kades sama bu sekdes pagi aja setelah sarapan lalu kalau acc kita belanja sore aja"
silvi "boleh tuh sekalian jalan-jalan"
rayyan "yaudah karena udah malam dan lapar bisa minta tolong nggak panasin nasi goreng nya"
agnia "boleh aku juga mau makan kok"
__ADS_1
setelah makan anak laki-laki pun meninggalkan posko cewek.