JODOHKU TEMANKU KKN

JODOHKU TEMANKU KKN
bab 71


__ADS_3

hari ini adalah hari yang di tunggu-tunggu oleh silvi dan rayyan dimana mereka akan melangsungkan akad nikah di kediaman silvi pagi ini tepat pukul 09.00 wib.


sejak pukul 6 pagi silvi sudah di rias oleh mua yang dulu merias agnia, silvi memilih konsep sendiri untuk akad nya dan menyerahkan semua konsep resepsi ke mommy reva dan mama Nadia. silvi memilih konsep outdoor dengan dekorasi rustic dan akan nikah di laksanakan di taman belakang kediamannya.


saat ini silvi di kamar rias di temani oleh agnia yang memang sengaja menginap di kediaman samudera sejak kemarin karena dia ingin tidur dengan silvi untuk terakhir kali sebelum nanti di larang oleh rayyan dan ricky dengan berat hati pun mengizinkan agnia tidur dengan silvi.


"sil kenapa nggak tema indoor aja sih jam 9 sudah mulai panas loh" ucap agnia


"gue pengen outdoor nia, kalau resepsi kan udah indoor sesuai permintaan mama dan mommy" ucap silvi


"hmm ntar lo mau kemana sil bulan madu nya?"


"ke jogja mungkin kata rayyan neneknya tidak bisa kesini jadi setelah menikah neneknya mau aku sama ray kesana" ucap silvi


"wah enak dong jalan-jalan ke jogja" ucap agnia


"mau ikut? aku naik kereta api paling" ucap silvi


"hmm kayaknya gak dapat izin dari pak suami deh"


"ya gue maklum lah orang lo hamil tua kan takut brojol di jalan juga" ucap silvi


"lagi ngomongin apa ini seru banget" ucap mommy reva yang baru tiba di kamar rias pengantin


"nggak ngomongi apa-apa mom" ucap silvi


"oh, nia kamu di cari suami kamu katanya suruh sarapan dulu" ucap mommy reva


"oh iya mom, aku ke bawah dulu kalau gitu"


"iya hati-hati ya" ucap mommy reva


setelah kepergian agnia mommy reva duduk di samping anaknya yang sudah selesai di rias itu.


"nyonya kami permisi dulu ya mau ke hotel untuk persiapan nanti malam" ucap mua


"iya silahkan mbk terima kasih ya"


"iya nyonya sama-sama"


setelah kepergian team mua mommy reva menatap putrinya yang ternyata sudah dewasa dan sebentar lagi akan di menjadi seorang istri.

__ADS_1


"mommy kenapa ngelihat aku kayak gitu"


"mommy hanya tidak menyangka kamu sudah akan menjadi istri nak" ucap mommy reva


"mommy sedih ya aku mau nikah? kalau iya lebih baik aku nggak nikah mom rayyan pasti ngerti" ucap silvi yang langsung mendapat jitakan dari mommy reva


"awh sakit mom"


"makannya kalau ngomong itu di saring dulu, mommy tu bahagia kamu nikah cuma mommy gak nyangka aja anak yang mommy kandung mommy bawa kemana-mana selama 9 bulan di perut ternyata sudah mau menikah" ucap mommy reva menjelaskan


"ah mommy, aku sayang mommy"


"mommy juga sayang kamu nak, sebentar lagi kamu sudah jadi istri lakukan tanggung jawab kamu dengan baik, layani suami kamu dengan baik, jika kamu tinggal di rumah suami kamu nanti kalau keluar rumah harus izin ke suami meskipun itu ke rumah daddy, jadilah istri yang patuh dengan suami nak" ucap mommy reva


"iya mom aku pasti akan mengingat nasehat mommy, mommy jangan sedih aku gak bakal ninggalin daddy dan mommy kok karena rayyan sudah janji akan tinggal bersama kita mskipun rayyan meminta 3 bulan pertama tinggal di apartemen yang dia miliki" ucap silvi


"kamu ini manggilnya jangan rayyan rayyan gitu aja panggil mas, abang atau sayang gitu jangan cuma nama itu gak sopan nak meskipun kalian seumuran tapi rayyan suami kamu nanti" ucap mommy reva menasehati


"iya mom maaf"


"wah ternyata kesayangan daddy ada disini semua" ucap daddy indra saat tiba di ruang rias anaknya


"kesayangan daddy sudah mau jadi istri sekarang, tanggung jawab daddy terhadap kamu cuma sampai disini sayang, jadilah istri yang patuh sama suamimu" ucap daddy indra


"ah daddy aku tetap anak daddy kok jadi daddy harus tanggung jawab sama aku" ucap silvi manja


"tidak bisa sayang ketika anak perempuan sudah menikah dengan seorang laki-laki maka saat kata sah terdengar saat itu pula tanggung jawab orang tua akan di gantikan oleh suami, sampai kapanpun kamu tetap anak daddy dan mommy hanya daddy sudah tidak berhak lagi atas dirimu, jika nanti daddy atau mommy sakit keras dan kamu dilarang menengok kami kamu juga jangan menengok kami nak patuhi perintah suami kamu ya supaya mommy dan daddy bisa mendapatkan hadiah surga karena memiliki Putri yang patuh atas perintah suami nya" ucap daddy indra


"daddy jangan ngomong gitu, aku sayang daddy dan mommy" ucap silvi


"daddy dan mommy juga sayang kamu nak, sayang dalam rumah tangga itu pasti ada yang namanya perselisihan, salah paham dan pasti juga banyak kerikil-kerikil kecil jika nanti ada masalah dengan suami kamu bicarakan dengan baik-baik ya nak jangan kabur-kaburan seperti kamu marah sama daddy" ucap daddy indra


"iya dad"


"sayang jangan nangis mua nya udah pulang" ucap mommy reva


"ah mommy aku tidak nangis kok hanya air mata nya aja keluar sendiri" ucap silvi mengelak


"kamu ini bisa saja mengelak" ucap mommy reva


"sudah ayo mom kita ke depan sebentar lagi keluarga pak yudi datang"

__ADS_1


"iya dad ayo"


"terus aku sama siapa?" ucap silvi memelas


"nanti ada agnia yang kesini dia pasti sudah selesai sarapan" ucap mommy reva


"iya mom"


tak lama setelah kepergian mommy reva dan daddy indra agnia datang di kamar rias seorang diri.


"hai girls gugup ya" ejek agnia pada silvi


"kayak lo belum pernah aja" ucap silvi


"ye salah siapa dulu suka ledekin gue" ucap agnia


di tempat akad keluarga rayyan sudah tiba di rumah daddy indra, mereka tampak takjub dengan tema dan desain yang di pilih oleh kedua mempelai itu.


rayyan tampak celingukan mencari sosok wanita yang dalam hitungan beberapa menit akan menjadi istrinya itu.


"hei bro gausah celingukan gitu, setelah penghulu datang silvi pasti turun" ucap ricky


"gak sabar gue bro udah seminggu gak ketemu biasanya kan ketemu di kantor" ucap rayyan


"gue dulu juga gitu"


"hmm ya, dulu lo gugup nggak? gue gugup banget nih" ucap rayyan


"gue juga gugup dulu, tapi semua kegugupan akan hilang ketika kata sah telah terdengar"


"oh gitu ya, bumil lo mana?"


"ada nemenin bini lo, oh ya lo gak undang teman lo gitu?"


"nanti pas resepsi kalau akad khusus keluarga saja sama kerabat dekat" ucap rayyan


"tuh penghulu datang ray" ucap ricky ketika melihat petugas kua tiba


"duh tambah gugup nih"


"santai ambil nafas dalam-dalam keluarkan dari mulut" ucap ricky

__ADS_1


__ADS_2