
"silviana Aulia samudra, aku tau aku bukan laki-laki yang sempurna untuk kamu, aku hanya laki-laki dari keluarga sederhana yang sangat mencintai kamu, beribu-ribu cara aku melupakan mu hingga aku kuliah di luar negeri namun aku sama sekali tidak bisa melupakan mu yang ada rasa Cinta yang semakin hari semakin besar dan kamu adalah salah satu penyemangatku untuk segera lulus tepat waktu, maafkan aku yang dulu tidak berani mengatakan cinta kepadamu karena saat itu aku belum punya apa-apa untuk membahagiakan kamu, silviana Aulia samudra will you marry me?" ucap rayyan dengan lembut dan menyodorkan sebuah buket bunga
"yes i will" ucap silvi dengan semangat
"alhamdulillah lamarannya di terima, silahkan acara tukar cincinnya bisa di mulai, karena belum muhrim silahkan untuk ibu dari rayyan memakaikan cincin kepada silvi dan ibu dari silvi memakaikan cincin untuk rayyan" ucap mc
tukar cincin pun selesai
"sekarang silahkan pihak laki-laki untuk menyerahkan seserahan secara simbolis untuk nak silvi" ucap mc
acara demi acara telah di lalui dan kini tinggal penentuan tanggal pernikahan silvi dan rayyan yang di rundingkan oleh pihak keluarga.
"bagaimana kalau 1 bulan lagi?" ucap papa yudi
"apa tidak terlalu lama? bagaimana kalau 2 minggu?" ucap daddy indra
"tapi kan untuk boking hotel baju dan lain-lain butuh waktu pak" ucap papa yudi
"bagaimana kalau begini saja, saya urus gedung bapak urus cathering nanti wo biar anak-anak yang pilih dan ibu-ibu biar mengurus baju dan mua? insyaallah 2 minggu cukup pak apalagi bapak punya resto sendiri" ucap daddy indra
"boleh sih pak tapi kalau makanan di restoran saya hanya sebatas kuliner nusantara saja" ucap papa yudi
"malah enak loh pak makanan nusantara itu" ucap daddy indra
"kalau masalah baju tenang aja nanti biar RC boutique Yang membuatkan sekalian seragam keluarga kita" ucap mommy reva
"itukan butik terkenal masa iya kita bisa dadakan" ucap mama nadia
"bisa dong besan itu pemiliknya ada disini juga" ucap mommy reva menunjuk mama citra
"butik itu juga punya kamu rev" sahut mama citra
"nanti buat wo nya kalian bisa ke wo tante biar nggak ribet biasanya kalau hanya 2 minggu pasti harus mengeluarkan uang lebih" ucap mami tasya
"saya rasa bisa untuk acara 2 minggu lagi, nanti masalah undangan biar di urus wo saja" ucap daddy indra
__ADS_1
"baiklah 2 minggu lagi, kalau begitu besok malam silahkan ke nusantara resto yang ada di mall RC nanti biar di sediakan masakan-masakan dari berbagai daerah" ucap papa yudi
"dengan senang hati om, karena disana makanan nya enak-enak" ucap agnia dengan semangat
tak terasa malam pun sudah larut mereka telah kembali ke rumah masing-masing dan langsung istirahat.
di kamar agnia...
"awwwh" rintih agnia
"sayang ada apa?" ucap ricky panik
"adeknya nendang kenceng banget" keluh agnia
"sayang jangan kencang-kencang ya nendangnya kasian mommy sayang perutnya sakit, anak daddy baik-baik ya di perut mommy jangan buat mommy sakit oke" ucap ricky sambil mengelus perut agnia
"sayang apa sakit kalau adek bergerak?" tanya ricky pada agnia
"tidak, hanya kadang-kadang saja kalau adek nendang nya kencang" ucap agnia
"iya besok jam 9 pagi kita cek up, memang mas mau anak kita laki-laki atau perempuan?" tanya agnia
"mas pengen nya laki-laki biar suatu saat jika mas harus keluar kota atau kemana dia bisa jagain adik-adik nya tapi kalau misal dedeknya perempuan ya gak apa-apa nanti bisa diajarin jadi anak yang kuat dan tangguh seperti mommy nya" ucap ricky
"semoga laki-laki ya mas" ucap agnia
"laki-laki atau perempuan sama aja sayang yang penting dia sehat dan sempurna, semoga saja harapan kita terkabul, sudah yuk tidur biar besok nggak kesiangan" ucap ricky
"hmm mas untuk acara 7 bulanan nya gimana?" tanya agnia
"rencana mas kamis sore mas juga sudah bicara sama pihak io katanya bisa, rencananya mas mau ngundang ibu-ibu pengajian sama anak yatim saja sayang untuk mendoakan kehamilan kamu supaya nanti lahirannya lancar, kamu mau konsep seperti apa waktu 7 bulanan nanti?"
"ya kayak 7 bulanan umumnya saja mas, nanti catering nya dari restoran nya rayyan aja" ucap agnia
"iya kita bicarakan sama orang tua kita ya besok, kalau 4 bulanan kemarin di rumah papi mami sekarang di rumah papa mama aja biar adil" ucap ricky
__ADS_1
"iya mas"
"tidur yang besok lagi ngobrolnya, sini aku elus perutnya biar cepat tidur" ucap ricky
tak lama dengkuran halus terdengar bertanda agnia telah tidur pulas dan ricky pun segera tidur.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di kediaman daddy indra
silvi nampak bahagia laki-laki yang pernah ia sukai dulu akhirnya melamarnya bahkan sampai larut malam silvi tetap memandangi cincin pemberian rayyan.
silvi juga membuka satu persatu seserahan dari keluarga rayyan untuknya, meskipun bukan barang branded limited edition tapi silvi senang karena itu semua di belikan oleh rayyan dari uang jerih payahnya sendiri.
daddy indra dan mommy reva tak kalah senang ketika ada yang melamar putrinya apalagi laki-laki itu boleh di boyong ke kediaman nya mengingat silvi adalah Putri satu-satunya, keluarga rayyan pun memaklumi nya dan merelakan anak laki-laki nya akan meninggalkan kediamannya dan ikut mertuanya.
"dad untung ya rayyan boleh ikut sama kita" ucap mommy reva
"iya mom daddy tidak bisa membayangkan jika harus berpisah sama silvi" ucap daddy indra
"iya dad mommy juga gak bisa jauh dari Putri kita, untung saja rayyan masih punya 2 saudara jadi orang tuanya pun rela melepasnya" ucap mommy reva
"iya sayang, selain itu jarak rumah kira dengan rumah besan kan tidak jauh hanya 30 menit perjalanan" ucap daddy indra
"iya dad, oh ya setelah menikah nanti mommy harap daddy melepaskan tanggung jawab Putri kita di perusahaan, biar perusahaan di teruskan oleh rayyan, nanti silvi di rumah aja sama mommy biar dia juga cepat bisa memberi kita cucu" ucap mommy reva
"iya sayang nanti setelah silvi selesai nikah daddy minta rayyan yang gantiin posisi silvi dan kalau sudah punya cucu nanti rayyan yang akan mimpin perusahaan karena daddy akan di rumah bermain dengan cucu" ucap daddy indra dengan semangat
"aku setuju sama daddy, tidur yuk dad sudah larut malam" ucap mommy reva
"mommy tidak mau memberi jatah adik kecil daddy kah? daddy pengen loh mom"
"hmm boleh deh kan nolak suami dosa"
"uh istri sholehah ku, aku
__ADS_1
sangat mencintaimu" dan terjadilah olahraga malam di kamar daddy indra