
pagi-pagi sekali mama Citra dan papa nico sudah tiba di rumah sakit untuk membawakan sarapan dan baju ganti untuk menantu mereka.
"pa ma titip agnia ya aku mandi dulu" ucap. ricky
"iya nak mandilah, oh ya apa agnia memang belum bangun dari tadi malam?"
"tadi jam 4 baru tidur lagi ma soalnya malam
baby boy rewel"
"oh gitu, yaudah mandi gih"
"iya ma"
tak lama Ricky pun keluar kamar mandi dengan menggunakan kaos lengan pendek dan celana pendek.
"loh ky itu lengan mu kenapa?"
"gapapa kok pa"
"gapapa kok kayak gitu, ma panggil dokter sana"
"nggak usah pa ma ini beneran nggak apa-apa kok"
"tapi ky itu bekas gigitan dan cakaran loh, nanti infeksi, kamu di cakar hewan apa sih kok kayak gitu"
"iya ky kok sampek seperti itu, panggil dokter aja paling nggak lukamu biar nggak inveksi"
"emm ini bukan cakaran hewan ma, tapi cakaran anak mama papa kemarin"
"astagfirullah kenapa persis sekali dengan mama" ucap papa nico
"papaaaa" ucap mama Citra kesal karena secara tidak langsung suaminya itu membuka aib nya
"tidak apa pa ma ini sakit nya nggak sebanding dengan yang agnia rasakan" ucap ricky
"tapi harus tetap di obati ky" ucap papa nico
"permisi" ucap suster
"masuk sus, ada apa sus?" tanya mama citra
"mau memandikan baby boy nya nyonya"
"biar saya yang memandikan sus tapi suster awasi ya" ucap ricky
"tuan muda sudah pernah ikut bimbingan sebelumnya?" tanya suster
"sudah sus"
"baik mari ke ruangan bayi tuan soalnya perlengkapan nya disini belum ada"
"baiklah biar saya yang gendong baby nya, pa ma titip istriku ya"
"iya nak" sahut mama citra
ricky dan agnia memang berencana mengurus anak mereka sendiri tanpa bantuan babysitter karena agnia kurang percaya dengan orang baru begitu juga dengan ricky.
"tuan air hangat untuk mandi baby nya sudah siap, apa mau di bantu melepas pakaian baby nya?" tanya suster
"tidak sus saya akan belajar suster cukup mengawasi dan mengarahkan" ucap ricky
"ya allah turunkan jodohku yang seperti tuan muda ricky" doa suster dalam hati
ricky melepas pakaian putra nya dengan hati-hati setelah semua terlepas ricky mengangkat putranya untuk di mandikan, baby boy menangis saat Baru di masukkan ke bak mandi dan ricky pun panik.
"sus ini kenapa nangis, apa airnya kepanasan" ucap ricky panik
"tidak tuan Bayi kalau di mandikan memang selalu menangis, ini sabunnya tuan"
"baby tenanglah jangan menangis kamu lagi daddy mandikan oke" ucap ricky lembut
setelah beberapa lama di bak mandi baby boy pun mulai tenang.
__ADS_1
"uhh anak pap udah mandi kita pake baju dulu ya habis ini ketemu sama mom"
"tuan sehabis ini lebih baik tuan muda kecil di beri asi dulu sama mom nya setelah itu bisa berjemur di rooftop"
"kenapa di rooftop sus? di taman boleh nggak?"
"tempat berjemur baby ada di rooftop tuan muda sedangkan di taman biasanya tempat orang yang opname disini berjemur, disana sudah ada papa-papa yang lain kok"
"oh gitu sus, baiklah, kalau gitu saya permisi ya sus ini sudah selesai"
"iya tuan muda"
"oh ya saya minta tolong kalau nanti istri saya belum boleh pulang saya mau perlengkapan mandinya di sediakan di kamar rawat istri saya"
"baik tuan nanti kami siapkan"
di kamar rawat agnia....
"sayang bangun dulu, mandi dulu" ucap papa nico membangun kan putrinya
"hmm"
"hey ayo bangun putramu saja sudah mandi masa kamu belum"
"hmm papa"
"iya ini papa cepat bangun hmm"
"masih lemes pa"
"papa gendong ke kamar mandi nya ya, nanti biar di bantu mama mandinya"
"aku berat loh"
"papa masih kuat"
dengan sekuat tenaga papa nico menggendong putrinya yang tenyata berat itu.
"papa sih di bilangin nggak percaya"
"tapi papa masih kuat tau"
setelah selesai mandi agnia terlihat lebih segar dan dia sudah bisa berjalan sendiri walau memegang tangan papa nya.
"pa mau nyusul dedek"
"dedek lagi berjemur di rooftop"
"mau kesana pa please"
"pake kursi roda ya"
"iya deh"
🏵️🏵️🏵️🏵️
di rooftop
"hay boys sekarang kita berjemur oke baru nanti ketemu mommy"
"itu banyak teman-teman mu boy mereka juga bersama daddy nya"
"kalian meninggalkanku sendiri" ucap agnia yang tiba di rooftop
"eh sayang"
"sayang lihatlah mommy datang" ucap ricky pada putranya
"hmm cucu opa sudah mandi tambah tampan" ucap papa nico
"iya dong opa" sahut Ricky
"oh ya papi mami kamu tiba di tanah air jam berapa?"
__ADS_1
"kurang tau pa soalnya papi naik komersial dan katanya transit nya 5 jam terus tadi ngabarin kalau pesawat nya delay"
"transit dimana?"
"di singapore pa"
"papa telpon deh biar naik pesawat lain"
"iya pa"
"ganteng sama oma yuk kita berjemur sambil jalan-jalan"
"tapi kata suster hanya boleh berjemur di rooftop ma soalnya kalau di taman itu tempat berjemur khusus orang sakit"
"iya mama disini aja kok"
di negara lain....
"aduh piii mami pengen cepet-cepet sampek Indonesia, lihatlah cucuku sngat tampan aku ingin menggendong nya"
"papi juga pengen tapi mau gimana lagi"
drrtt drrrtt
"siapa yang telpon pi?"
"nico"
"cepat angkat pi"
"hallo nic"
"lo di mana sam?"
"masih di singapore nic, masih transit dan ternyata pesawat nya delay"
"apa lo sekarang sudah miskin sampek-sampek beli tiket singapore Indonesia aja nggak mampu? mau gue pesenin? 1 jam lagi ada pesawat menuju Indonesia"
"masih kaya gue, yaudah gue pesen sekarang deh"
"cepet sebelum cucuku tak bawa pulang"
"itu juga cucuku kampret"
"cucu gue lah orang yang disini gue"
"ah bawel lo"
tut tut tut
"kenapa pi?"
"itu si nico enak aja bilang papi udah miskin gegara nunggu pesawat delay kita pesan pesawat yang 1 jam lagi berangkat aja mi"
"dari tadi kek pesan tiket pesawat lagi"
"baru kepikiran di kasih tau nico tadi mi hehehe"
"buruan pesan"
"duh mi ini tempat duduknya nggak bisa bersebelahan gimana mi?"
"gapapa asal pulang"
"nggak lah nggak mau papi kalau nggak bisa berduaan"
"papi nggak pengen cepet ketemu baby boy? kalau gitu mami pulang sendiri saja deh"
"iya iya kita pulang berdua"
dengan terpaksa papi samuel memesan tiket pesawat dengan tempat duduk berpisah dengan istrinya.
1 jam kemudian pesawat singapore Indonesia telah mengudara menuju Indonesia, mami Tasya sangat bahagia bisa segera tiba di Indonesia dalam 2 jam ke depan.
__ADS_1