
berbeda dengan kamar pengantin lama yang sedang olahraga di kamar pengantin baru itu tidak ada kegiatan apapun karena silvi sudah sangat lelah dan rayyan memilih mengalah lagi pula besok pagi mereka harus terbang ke pulau dewata bali untuk honeymoon.
"tidurlah yang, malam ini kamu bebas tapi jangan harap besok bisa bebas dari aku" ucap rayyan mengecup kening istrinya
"hmm iya"
dan pada akhirnya pengantin baru itu hanya tidur sambil berpelukan.
jam 2 malam di kamar Ricky dan agnia mereka baru menyelesaikan olahraganya.
"terima kasih sayang i love you" ucap ricky
"sama sama-sama sayang love you too"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
jam sudah menunjukkan pukul 7 pagi rayyan sudah bangun terlebih dahulu, dia mengamati wajah cantik istrinya yang masih tidur.
"sayang bangun sudah jam 7"
"hmm nanti daddy silvi masih ngantuk" ucap silvi masih memejamkan mata
"hey bangun sayang aku rayyan bukan daddy Indra" ucap rayyan
"aaaaaaaa" teriak silvi
"kamu ngapain di kamarku" ucap silvi lagi
"ini di hotel sayang bukan kamar kamu"
"ngapain kamu bawa aku ke hotel hiks"
"hei sayang kan emang kemarin di hotel juga kan kita habis nikah kamu lupa ya?"
silvi hanya diam dia mengingat ingat kegiatan nya kemarin dan benar dia telah menjadi istri dari rayyan.
"hehehe maaf" ucap silvi setelah mengingat
"sekarang udah ingat kalau aku ini suami kamu?"
"sudah"
"kalau gitu mandi gih habis sarapan kita berangkat ke bandara"
"iya, kamu udah mandi?"
"belum, kenapa?"
"nggak kenapa-napa"
"aku kira mau ngajak mandi bareng, aku mau kok kalau mandi bareng" ucap rayyan menggoda istrinya
blush pipi silvi pun merona mendengar godaan suaminya itu "apa sih, mandi sendiri juga bisa" ucap silvi yang langsung pergi ke kamar mandi
rayyan hanya tersenyum ketika melihat istri barunya itu salah tingkah.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
jam 8 pagi rayyan dan silvi sudah selesai bersiap-siap untuk cek out, sebelum cek out mereka memilih menuju restoran terlebih dahulu untuk sarapan.
"nona silvi tuan rayyan silahkan ke ruang vvip 1 sudah di tunggu orang tua kalian" ucap asisten daddy indra
"bukannya mommy sama daddy pulang ke rumah ya om?" tanya silvi
"iya nona tapi tadi jam 7 pagi mereka kembali ke hotel ini"
"baiklah pak kami akan segera menyusul ke ruang vvip 1" ucap rayyan
__ADS_1
"iya silahkan, saya pamit dulu mau ke bandara"
"iya pak hati-hati" ucap rayyan
"ayo mas kita masuk"
"iya sayang"
di ruang vvip.....
ternyata di ruangan itu bukan hanya daddy Indra dan mommy reva saja tetapi ada orang tuan rayyan dan juga ricky serta agnia.
"assalamualaikum" ucap rayyan dan silvi sambil membuka pintu ruang vvip
"waalaikumsalam"
"duduk ray sil" ucap daddy indra
"iya dad"
"loh agnia sama Ricky mana?" tanya mami tasya
"nggak tau tan, bukannya agnia pulang ya kemarin" ucap silvi
"mereka nggak pulang, mereka menginap disini juga sil" ucap mama Citra
"aku nggak tau soalnya" ucap silvi
"ini yang pengantin baru siapa yang lembur siapa" ucap papi sam
"gitu-gitu anakmu sam" ucap daddy indra
"sudah-sudah lebih baik kita sarapan dulu baru lanjut ngobrol" ucap mommy reva
saat mereka selesei makan tiba-tiba Ricky dan agnia masuk ke ruagan itu.
"ya iya dong kan nggak boleh kalah sama pengantin baru" ucap Ricky santai
"papaaa" ucap agnia manja
"apa sayang" ucap papa nico
"suapin aku pa"
"baiklah kemarilah mau makan apa?"
"yang di piring papa aja kayaknya enak"
"yaudah sini papa suapi aaaa"
"emm enak"
"idihh calon emak masih manja" ledek silvi
"biarin wlee"
"aaa lagi sayang"
"iya pa, sudah pa nanti makananku datang" ucap agnia
"baiklah papa lanjut makan"
setelah makanan agnia dan Ricky datang mereka menyantap nya dengan lahap, setelah semua selesai makan mereka memberikan beberapa hadiah untuk pengantin baru.
"silvi rayyan ini ada hadiah dari papa dan mama" ucap papa nico
"ah terima kasih pa ma" ucap silvi
__ADS_1
"dan ini dari daddy dan mommy" ucap daddy Indra
"terima kasih banyak dad mom" ucap silvi
"ini dari papi sama mami" ucap papi sam
"dan ini dari papa mama" ucap papa yudi
"terima kasih om tante papa mama"
"buka dong sil" ucap agnia
"iya bumil sebentar" ucap silvi
yang mulai membuka kadonya dengan semangat
"wow cek 500 juta dari papa nico dan tiket honeymoon ke 5 Negara dari om sam dan rumah dari daddy sama 2 cabang restoran dari papa, kok di kasih ke aku pa restoran nya?" ucap silvi bahagia
"iya nak setiap cabang memang papa sediakan buat calon menantu ya walaupun papa hanya bisa memberi dua cabang untuk kamu" ucap papa yudi
"ini sudah banyak banget kok pa, terima kasih banyak"
"oh ya silvi rayyan kalian berangkat honeymoon jam 10.30 tujuan pertama london" ucap papi sam
"loh tapi jam 11 kami mau berangkat ke Bali" ucap silvi
"batalin aja dulu kan Bali dekat setelah kamu selesai honeymoon nanti ke Bali bareng-bareng liburan akhir tahun" ucap daddy indra
"hmm gimana mas?" tanya silvi pada suami nya
"aku terserah kamu aja yang"
"ke london dulu ya"
"iya"
"baiklah kita akan berangkat ke london kalau gitu" ucap silvi
"oh ya sekalian babymoon nya agnia anggap aja honeymoon bareng" ucap papi sam
"serius om? sama agnia juga?" tanya silvi
"iya serius banget"
"tapi pi aku sama agnia belum ada persiapan, lagi pula kita juga belum cek up kandungan apalagi perjalanan jauh" ucap ricky
"tidak apa-apa dokter sudah papi minta untuk ikut kalian dan sebelum berangkat kalian bisa mampir ke rumah sakit dulu sama jempur dokter sekalian" ucap papi sam
"bagaimana yang kamu mau babymoon ke luar negeri?" tanya ricky pada istrinya
"mau ya nia kan dulu kita punya janji untuk honeymoon bareng ya meskipun sekarang bukan honeymoon tapi babymoon buat kamu" ucap silvi merayu
"hmm baiklah aku mau ikut"
"tapi perusahaan gimana pi" tanya Ricky
"tenang aja ada papi dan papa kamu, ya kan nic"
"iya ric tenang aja" ucap papa nico
"baiklah"
"yaudah sekarang kalian berangkat ke rumah sakit dulu untuk barang-barang kalian sudah ada di bandara" ucap mami tasya
ricky dan agnia pun pergi ke rumah sakit menemui dokter spesialis kandungan untuk memeriksakan kondisi baby apa boleh diajak perjalanan jauh saat kandungan berusia 7 bulan.
sebenarnya ricky masih ragu untuk berangkat babymoon ke luar negeri karena kandungan istrinya sudah masuk trimester ke 3 apalagi agnia juga cepat lelah jika terlalu banyak aktivitas.
__ADS_1