
mereka sudah menyelesaikan persiapan mereka dan para tamu undangan pun sudah hampir semua hadir. agnia rahma silvi dan Maya juga membawa konsumsi yang di sajikan untuk para tamu undangan.
pak edi "silahkan pak ini konsumsi buatan mereka semua"
pak kades "repot-repot sekali kalian ini"
rayyan "tidak repot kok pak, silahkan silahkan"
pak edi "sambil menikmati hidangan langsung saja kita buka acara ini dan langsung pada intinya saja mengingat waktu sudah sore"
pak kades "iya pak silahkan di mulai penjelasan mengenai proker mereka saja"
rayyan "baik semuanya disini peserta kkn ada 20 anak dan dibagi menjadi 5 divisi yaitu divisi ekonomi, divisi agama dan budaya, divisi kesehatan, divisi publikasi dan komunikasi, dan divisi pendidikan untuk yang pertama silahkan dari divisi ekonomi mbak agnia silahkan"
agnia "baik selamat sore semuanya saya perwakilan dari divisi ekonomi, ini adalah program kerja kami yang pertama membantu mengurus izin pirt untuk masyarakat desa permai baik untuk yang sudah memiliki usaha namun belum terdaftar atau yang ingin memulai usaha apa ada yang di tanyakan?"
"saya mbk nama saya pak juki saya punya usaha kripik singkong namun saya belum bisa mengurus karena biaya pengacara yang mahal untuk membantu mengurus sedangkan saya hanya bisa membayar biaya administrasi nya saya, nah membantu dalam pengurusan ini membantu yang bagaimana?" ucap pak juki
agnia "baik begini bapak-bapak ibu-ibu yang memiliki usaha khusus nya bantuan kami disini adalah transportasi menuju kantor dinas kesehatan lalu kami juga sudah menyediakan pengacara apabila nanti membutuhkan jadi bapak ibu yang mau mengurus silahkan melengkapi persyaratan pengajuan izin pirt nya saja kami tunggu sampai hari rabu malam jadi masih ada waktu 3 hari untuk mengurus surat ke desa dan kecamatan, nah nanti rencananya hari kamis pagi kita berangkat menuju dinas kesehatan berkumpul disini jam 6 pagi kita pergi menggunakan elf dan elf nya sudah tersedia disana, kuota kloter pertama adalah 10 orang jika nanti ada yang membutuhkan kembali maka akan ada kloter kedua dengan jumlah yang sama"
pak kades "apa desa lain bisa ikut?"
agnia "tidak bisa pak karena ini hanya khusus desa permai kalau desa mangga sudah ada anak kkn juga dan prokernya juga membantu pengurusan pirt"
"mbk mau tanya saya pak Firman punya usaha sambal sudah dapat izin pirt apa usaha saya ini bisa di daftar kan ke bpom?" ucap pak firman
agnia "nanti kami akan coba membantu mengurus secara online dulu pak silahkan bapak siapkan semua persyaratan nya, nanti kalau tidak bisa online kami akan membantu pengurusan nya tapi harus cepat ya pak mengingat waktu kkn kami hanya tinggal 3 minggu lagi"
pak firman "baik kalau gitu akan saya siapkan persyaratan nya mbk"
agnia "iya pak, baik kalau sudah tidak ada yang di tanyakan langsung saja proker kedua kami yaitu demo masak dari olahan pisang bagaimana ibu-ibu apa nanti bersedia hadir?"
__ADS_1
bu kades "bisa di pastikan semua akan hadir mbk karena mereka juga antusias menunggu acara itu"
pak kades "kalau boleh tau masakan dari olahan pisang yang seperti apa? kalau hanya kripik pisang sama kolak pisang itu sudah biasa dan kebanyakan warga disini sudah bosan mbk"
pak juki "iya mbak tapi kalau pisang di jual ya nggak ada harganya"
agnia "ini bukan olahan berbentuk kripik ataupun kolak pisang bapak-bapak ibu-ibu, ini masakan kekinian yang berbahan dasar pisang juga contohnya seperti bolu di hadapan pak kades sama pak jarwo itu dari bahan dasar pisang"
pak kades "masak? lha ini enak sekali saya aja habis separuh"
pak jarwo "iya ini saya kira dari kota"
agnia "yang dari kota yang warna hijau dan hitam itu saja pak lain nya kami buat sendiri, dan itu salah satu olahan pisang yang akan kami buat nanti"
pak sekdes "salah satu? berarti ada yang lain dong?"
agnia "ada pak nanti juga ada minuman dari pisang juga namun kita belum membuat nya hari ini, untuk tanggal kami demo masak kata bu kades bisa tanggal 26 bulan ini"
pak sekdes "nggak barengan acara pkk sekalian tanggal 30?"
pak sekdes "boleh hadir nggak saya?"
agnia "tapi ini khusus acara ibu-ibu pak takutnya bapak-bapak bosan melihat kami memasak"
bu kades "ini acara ibu-ibu loh bapak-bapak jangan pada ikut"
pak sekdes "walah ibu kades sudah berbicara saya nggak berani datang kalau gitu"
agnia "baik kalau seperti itu saya lanjut proker ke tiga kami yaitu seminar online shop dan praktek hias mahar untuk para remaja"
pak juki "anak saya sudah sma apa boleh ikut?"
__ADS_1
agnia "boleh pak mulai dari smp boleh ikut sasaran utama kami itu sebenarnya anak sma atau smk dengan adanya seminar dan praktek ini di harapkan bisa menjadi peluang usaha untuk pemuda di desa ini sehingga mereka tidak perlu merantau ke kota"
rayyan "baik jika sudah tidak ada lagi yang di tanyakan maka dilanjutkan oleh divisi pendidikan"
masing-masing dari setiap divisi mereka menyampaikan proker mereka masing-masing hingga akhirnya penyampaian proker telah selesai.
para anggota kkn mereka sibuk menyiapkan makan untuk para tamu yang hadir di posko.
agnia "silahkan di makan bapak-bapak ibu-ibu maaf adanya hanya itu"
bu kades "ini sudah lebih dari cukup malah kami merepotkan kalian"
agnia "tidak merepotkan kok bu, ayo silahkan di makan"
pak sekdes "ini pasti pulang kkn pada gembul semua kalau makanan nya enak begini"
ricky "iya pak ini saja sudah naik 2 kg saya"
pak sekdes "kalau bisa jadiin istrimu yang pintar masak ini biar kamu seperti saya dan pak kades"
Ricky "bapak bisa aja, doakan saja pak"
pak edi "dia katanya mau lanjut s2 dulu ke amerika pak"
pak kades "ke amerika wah semoga sukses kalian semua"
"lah kok ke amerika sih nggak bakal ketemu dong" ucap agnia dalam hati
bu kades "sotonya beneran sangat enak"
bu sekdes "iya loh sotonya enak sekali ini"
__ADS_1
setelah selesai makan para tamu undangan pun mulai meninggalkan tempat dan kini anggota kkn membersihkan kembali barang-barang mereka, anak perempuan nyuci piring bersama sedangkan anak laki-laki mereka masih berbincang dengan pak edi yang kebsyulan memang belum meninggalkan posko.
jam 5 sore barulah pak edi meninggalkan posko kkn dan kini mereka semua bersiap untuk sholat magrib berjamaah.