
jam sudah menunjukkan pukul 7 malam di kamar agnia sangat gugup karena malam ini akan di lamar oleh laki-laki yang tak di kenalnya apalagi dia masih menyimpan rasa Cinta untuk ricky, agnia di kamar di temani oleh sahabat satu-satunya yaitu silvi, hadirnya silvi bukan mengurangi gugup agnia tapi malah menambah rasa gugup itu karena silvi terus menggoda nya.
silvi "cie cie mau tunangan cieeeee"
agnia "bisa diem nggak"
silvi "aduh galak banget sih, cie mau tunangan cie tapi sama orang nggak di kenal"
agnia "gue sumpahin lo juga di nikahkan sama orang yang nggak lo kenal"
silvi "apaan sih doanya kok gitu"
agnia "makanya diem udah gugup masih aja di ledekin"
silvi "aduh belum akad aja udah gugup gimana nanti pas akad jangan-jangan lu pingsan"
agnia "gue gugup karena gak kenal sama laki-laki yang melamar gue, awas ntar lo juga ngerasain gue ledekin balik lo"
silvi "yaelah tau gini gue meeting aja tadi dapat tender dapat duit di sini dapat sumpah serapah mulu gue"
agnia "sana pulang meeting sana siapa juga yang ngundang lo"
silvi "papa nico sama mama Citra lah"
agnia "sana buruan meeting sana ngapain masih disini"
silvi "jangan ngambek dong nanti gak jadi cantik loh"
agnia "bodo"
silvi "nia lo gak takut calon suami lo nanti tua gitu?"
agnia "ya kali papa mama milihin jodoh gue asal"
silvi "gue doain deh umurnya 30 tahun punya anak 1 cewek cantik"
agnia "gue doain itu jodoh lo nanti"
silvi "kok lo jadi doain gue balik?"
agnia "doa jelek akan kembali ke yang berdoa jelek"
silvi "ah elu mah gitu, nanti kita masih bisa jalan bareng gak ya nia?"
agnia "ogah gue jalan sama jomblo"
silvi "lo juga bakal jomblo kalau nggak di jodohin"
agnia "yang penting kan punya pasangan wleee"
silvi "agniaaa lo rese banget sih"
__ADS_1
mama Citra "kalian ini kenapa malah berantem?"
silvi "anak mama tuh masak iya bilang aku jomblo"
mama Citra "ya kan memang jomblo" ucapnya santai
silvi "mamaaaa"
mama Citra "apa? kalau kenyataan itu nggak boleh marah, sudah ayo turun keluarga calon suami kamu sudah datang nak"
silvi "cie jadi tunangan ciee"
agnia "apa lo dasar jomblo"
mama Citra "sudah ayo"
agnia diapit oleh mama Citra dan silvi keluar kamar nya, saat terdengar suara langkah kaki menuruni tangga semua mata tertuju paga agnia gadis itu berhijab dan nampak anggun mengenakan gaun berwarna navy.
ricky belum menyadari bahwa dia berada di rumah keluarga agnia wanita yang dicintainya karena dia adalah orang yang tetap menunduk sejak tiba di kediaman papa nico apalagi papa nico menggunakan masker begitu juga dengan mama Citra dan kedua orang tua ricky mereka memang sengaja untuk memberi kejutan nantinya dan disaat semua Mata tertuju kepada gadis cantik yang anggun Putri tunggal nicolaz ariez yang tentunya pewaris ariez corp ricky tetap menunduk.
mc "assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat malam semuanya mari kita mulai acara tunangan pasangan revaldi dan anindhita, silahkan perwakilan dari keluarga pihak laki-laki untuk menyampaikan maksud dan tujuan datang ke kediaman bapak nicolaz ariez waktu dan tempat di persilahkan"
papi sam "assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat malam calon besan, terima kasih sudah menyambut kedatangan saya sekeluarga maksud kedatangan saya yang pertama adalah silaturahmi dan yang kedua melamar Putri bapak ariez yang bernama anindhita ariez untuk putra saya satu-satunya revaldi riedl"
papa nico "saya sekeluarga menerima niat baik bapak Samuel sekeluarga tetapi alangkah baiknya jika anak bapak Samuel sendiri yang menyampaikan maksud kedatangan kesini"
mc "alangkah lebih romantis kami meminta kak anindhita dan kak revaldi menuju panggung yang di sediakan"
mc "aduh mas revaldi cari apa nunduk terus uang nya jatuh ya? padahal di depan ada gadis cantik loh mas coba tatap deh"
dengan rasa gugup ricky mulai mengangkat kepalanya.
"cantik" ucapnya dalam hati
silvi "woww tampan ku kira jodohmu laki-laki paruh baya girl"
daddy Indra "aduh anak gue malu maluin aja"
"ah ganteng banget tapi mukanya kaya nggak asing" ucap agnia dalam hati
mc "ayo mas revaldi di ungkapkan maksud dan tujuannya"
ricky "selamat malam anindhita agnia ariez, loh kok namanya sama kayak agnia? pa namanya kok kayak agnia" dan ucapan ricky terdengar sangat jelas karena dia menggunakan mic
papi sam "namanya aja kali yang sama"
ricky "ah masa sih nggak ah"
"kok kayak suara kak ricky ya? tapi kok lebih tampan" ucap agnia dalam hati
"ini agnia wanita yang aku cintai bukan sih? tapi kan rumahnya bukan disini, dia juga nggak berhijab" ucap ricky dalam hati
__ADS_1
mc "kedua orang tua silahkan naik keatas panggung"
mereka ber 4 naik ke atas panggung dan berdiri di samping anak-anak mereka.
papi sam "jadi nggak nih melamarnya? kalau jadi lanjutin"
dengan tampang yang masih kebingungan ricky pun melanjutkan ungkapan nya.
ricky "selamat malam anindhita agnia ariez perkenalkan namaku revaldi ricky riedl malam ini aku datang bersama keluargaku aku ingin meminangmu untuk menjadi pendamping hidupku dan ibu dari anak-anakku kelak, anindhita agnia ariez will you marry me?? diikuti dengan gerakan ricky yang berlutut di depan agnia
agnia melirik papa mamanya untuk meminta jawaban dan mereka berdua mengangguk pasti, suara sorakan dari tamu undangan pun meminta agnia untuk menerima lamaran ricky.
"yes i will" ucap agnia pelan
"alhamdulillah" ucap kedua orang tua dan para tamu undangan
mc "sekarang silahkan sesi tukar cincin nya
ricky dengan gugup memasangkan cincin berlian di jari agnia begitu juga dengan agnia memasang cincin di jari ricky.
mc "oke ada surprise dari kedua orang tua anindhita dan ricky untuk anak-anak nya, silahkan"
para orang tua membuka masker mereka dan berteriak "SURPRISEEEEE"
ricky "om nico tante Citra?"
agnia "om Indra tante Tasya?"
ucap mereka berdua yang sama-sama kaget
papi sam "bagaimana ricky hadiah kelulusan kamu dari papi mami apa kamu senang?"
ricky "senang pi" ucapnya dengan senyum sumringah
papa nico "bagaimana agnia sayang apa kamu senang?"
agnia "iya pa"
"ahhh kak ricky beneran" ucap dihatinya, kala itu agnia ingin sekali loncat-loncat diatas tempat tidur
papi sam "begini semua tamu undangan mungkin kalian banyak yang bingung kenapa mereka yang awalnya wajahnya kusut sekarang menjadi ceria, jadi mereka memang di jodohkan dari kecil namun mereka sejak sd sudah tidak pernah bertemu kembali baru waktu kuliah kerja nyata di kampus mereka bertemu kembali dan ternyata anak saya ini diam-diam kagum dengan agnia Putri tunggal keluarga ariez maka dari itu Semarang mukanya cerah begini"
papa nico "kami tau jika diam-diam mereka saling mengagumi, maka dari itu acara ini di lakukan tepat setelah ricky kembali dari amerika tepat nya tadi pagi baru sampai dan malam langsung tunangan, gimana rasanya di jodohkan dengan teman kkn kalian"
agnia "ya gak gimana-gimana ternya JODOHKU TEMANKU KKN"
ricky "pokoknya seneng gak bisa di buat kata-kata deh om"
papa nico "gimana rasanya ketika dulu kamu om mintai jagain anak om selama kkn?"
ricky "awal nya pas kenalan entah kenapa langsung klik sama anak om apalagi di suruh jagain seneng banget pokoknya taunya dia yang di jodohkan sama aku tapi awalnya juga takut sih jatuh Cinta sama agnia gara-gara papi mami yang selalu mewanti-wanti kalau enggak boleh jatuh Cinta selain sama wanita yang di jodohkan dengan eh ternyata malah jatuh Cinta beneran, oh jadi ini alasan kenapa papi mami enggak marah aku bilang ada cewek yang aku Cinta?"
__ADS_1
papi sam "ya begitulah"