
hari ini adalah hari jumat, besok malam adalah hari tunangan silvi dan rayyan, malam ini daddy Indra dan mommy reva juga silvi akan mendatangi rumah papa nico.
di rumah papa nico
"ma ada apa ya kira-kira kok mereka kesini kayak resmi buat janji segala"
"gatau pa ada yang penting mungkin"
"mungkin sih tapi apa, papa jadi penasaran"
"ya nantilah papa tanya"
"pa ma nanti papi sama mami mau kesini" ucap agnia yang baru tiba di ruang keluarga
"oh iya suruh aja datang habis magrib"
"katanya sih mau datang sorean mau baberquan nanti malam soalnya papi mami mau ke Australia mungkin pulangnya waktu aku 7 bulanan nanti"
"oh gitu ya gak apa-apa, bilang bibi suruh siapin kamar papi mami kamu ya nanti biar nginap disini"
"siap papa"
"oh ya sayang suami kamu mana?"
"suami aku lagi kerja pa, soalnya minggu depan mau cuti"
"loh cuti buat apa sayang?" ucap mama citra
"katanya mau ngajak aku babymoon ma"
"kemana kamu nggak boleh jauh-jauh loh sayang"
"ke Bali sama lombok kayaknya ma"
"yaudah gak apa-apa kasih kabar mama papa pokoknya"
"iya ma siap"
"sayang kamu lagi ingin sesuatu nggak?" tanya papa nico pada anaknya
"pengen belanja pa, temenin dong" ucap agnia dengan manja
"boleh, ayo ma kita menemani agnia belanja" ucap papa nico pada istrinya
"mama di rumah aja pa nanti kalau besan datang gak ada orang kan gaenak"
"yaudah papa belanja sama nia dulu ya ma, ayo sayang"
"ayo pa, aku ambil tas dulu"
di mall
"mau beli apa sayang?" tanya papa nico
"beli frozen food pa kata mami mami cuma bawa daging aja"
"oh ya sudah ayo kita beli"
dengan sabar papa nico mengikuti kemanapun putrinya itu berjalan hingga membuat ibu-ibu yang saat itu berbelanja mengira agnia sedang berjalan dengan sugar daddy nya.
__ADS_1
"kok ada ya anak muda jaman sekarang mau jadi simpanan om-om" ucap salah satu ibu-ibu di dekat agnia
"iya apalagi sampai hamil begitu"
"kalau saya jadi ibunya sudah saya usir"
"maksud ibu siapa ya?" tanya papa nico
"ya situlah masa nggak kerasa" sahut ibu-ibu itu
"kalau ngomong di jaga bu saya lagi jalan sama anak saya" ucap papa nico masih bersabar
"mana ada punya simpanan ngaku" ucap ibu-ibu itu meremehkan
disitu agnia sudah menangis di balik punggung papanya, maklumlah ibu hamil lebih sensitif perasaan nya saat di bicarakan yang tidak-tidak, papa nico langsung menghubungi Ricky untuk meminta bantuan karena agnia menangis.
"hallo rick kamu dimana?"
"di mall xx pa baru selesai meeting"
"kamu ke lantai 3 bisa ky papa sama nia lagi belanja, nia butuh kamu sekarang"
"ya pa Ricky kesana sekarang"
tak lama Ricky datang ke tempat dimana papa mertua dan istrinya berada.
"cantik-cantik kok mau jadi simpanan sih" ucap ibu-ibu itu tetap menghina agnia
Ricky yang mendengar istrinya di hina pun emosi karena dirinya juga melihat istrinya menangis.
"jaga bicara anda nyonya" ucap Ricky dengan nada tinggi
"kenapa emang benar kok wanita itu jadi wanita simpanan"
"tuh buktinya di depan mata"
"jaga bicara anda atau anda akan benar-benar menyesal"
"saya tidak takut dengan anda suami saya direktur keuangan buat apa saya takut sama kalian" ucap ibu itu tetap meremehkan sedangkan teman-teman nya tadi hanya diam menyaksikan
"direktur keuangan dimana?" ucap Ricky yang mulai menurunkan emosinya
"yang jelan di perusahaan nomor 1 asia riedlriez corp" ucap ibu itu dengan bangganya
ya semenjak kehamilan agnua aries corp dan riedl corp bersatu dan dipimpin langsung oleh Ricky.
"oh begitu, anda tidak tau kami siapa?" ucap ricky santai
"tidak, kalau anda penampilan sih sepertinya manager lah kalau mereka ini kayaknya orang biasa" ucap ibu itu mengejek
"siapa nama suami anda?"
"Agus prasetyo kenapa?"
"erik pecat direktur keuangan atas nama Agus prasetyo bilang saja suaminya telah menghina istri ceo riedlriez corp dan dewan direksi riedlriez corp dan untuk anda nyonya selamat suami anda menjadi penggangguran dan saya pastikan perusahaan manapun tidak ada yang mau menerimanya bekerja" ucap Ricky tegas
ibu itu seketika shock ternyata yang di hina bukan orang sembarangan, kedua ibu-ibu temanya tadi langsung meninggalkan ibu Agus prasetyo karena tidak mau terkena imbasnya.
"sayang sudah ya jangan nangis nanti baby ikut sedih kalau mommy nya sedih"
__ADS_1
"ibu itu jahat"
"iya kan suaminya sudah mas pecat, sudah ya kita lanjut belanja ya sayang"
"mas nggak kerja?"
"sudah selesai kok, ayo pa kita temani princes belanja, senyum dong yang"
"hmm"
"kurang belanja apa?"
"tadi milih buah mau buat salad tapi sudah gak mood"
"mas aja yang pilih buahnya ya, kamu mau apa?"
"Anggur strawberry melon apel pear sudah itu aja"
"semangka sekalian rick buat suguhan nanti" ucap papa nico
"oke pa"
1 jam sudah mereka ber belanja bahan makanan, Ricky juga membelikan beberapa camilan dan susu hamil untuk istrinya karena stok di rumah sudah mulai menipis. setelah membayar mereka pun pulang ke rumah papa nico.
"loh sayang kenapa matanya bengkak?" ucap mama Citra yang kaget melihat mata putrinya bengkak ketika sampai di rumah
"biar papa yang jelaskan, ric bawa istrimu istirahat ya" ucap papa nico
"baik pa"
"ada apa pa? kenapa mata agnia bengkak?" ucap mama Citra penuh selidik.
"mata menantuku kenapa?" ucap mami tasya yang baru saja tiba
"eh besan sudah tiba, silahkan duduk besan" ucap mama citra
"mata menantuku kenapa?" ucap mami Tasya penuh selidik
"oke oke aku jelaskan dengarkan baik-baik tidak ada siaran ulang, tadi agnia pergi bersamaku ke supermarket untuk beli frozen food dan buah-buahan tapi disana ada ibu-ibu yang bilang kalau agnia adalah wanita simpananku..."
"APA" teriak kedua wanita itu kaget
"siapa yang berani bilang menantuku wanita simpanan" ucap papi sam yang sudah dikuasai amarah
"tenang-tenang jangan potong dulu kenapa sih tadi tu untung saja Ricky ada di mall itu selesai meeting jadi bisa membantuku menenangkan menantumu dan tenang saja putramu sudah membereskan wanita pembuat onar itu bahkan suaminya sudah di pecat dari pekerjaan nya" ucap papa nico santai
"di pecat kok bisa?" ucap mama citra
"apa dia karyawan riedlriez corp?" tanya papi sam
"ya bahkan dia direktur keuangan riedlriez corp" jawab papa nico
"ck begitu saja belagu kalau sampai aku ketemu pasti aku hajar habis-habisan" ucap mami Tasya yang jiwa bar-bar nya keluar
ya semenjak menikah dengan papi sam mami Tasya diajari bela diri untuk menjaga dirinya sendiri ketika pengawasan lengah.
"kalau sampai ketemu lagi bakal aku pites-pites itu orang" ucap mama citra
"sudah yang penting agnia gak apa-apa, sudah kalian siap-siap sana katanya baberquan aku sama sam mau keluar dulu" ucap papa nico
__ADS_1
"mau kemana?" ucap kedua wanita itu bersamaan
"ke taman belakang, jangan lupa suruh bibi buatkan kopi dan camilan, ayo sam" ucap papa nico