
setelah pamitan penuh drama akhirnya agnia dan ricky bisa pergi ke apartemen dan sekarang mereka sudah berada di apartemen.
agnia "mas sebelumnya mas juga tinggal disini?"
ricky "belum pernah untuk tinggal menetap disini karena apartemen ini aku beli 6 bulan lalu setelah papi selalu menerorku dengan kelulusan"
agnia "kenapa papi neror mas?"
"papi bilang aku harus segera lulus dan segera menikah dengan wanita pilihan papi mami tanpa aku tau wanita itu siapa, aku membeli apartemen ini untuk tinggal dengan wanita pilihan papi mami karena aku saat itu belum tau kalau yang di jodohkan dengan aku itu kamu apalagi saat itu aku masih mencintaimu jadi aku takut melukai wanita pilihan papi mami makanya aku beli apartemen ini untuk kedok tinggal bersama tahap pengenalan dan bisa pisah kamar setelah menikah eh ternyata aku di jodohkan dengan kamu cewek yang aku suka sejak pertama ketemu, kalau tau kamu cewek yang dijodohkan denganku aku bakal beli rumah aja"
"kenapa gitu?"
"gini lo sayang kita kan sudah kenal dan kita juga nggak bakal mau pisah kamar sama kamu kan mending beli rumah minimalis terus ada beberapa kamar jadi kalau mama papa papi mami nginap bisa kalau disini kan nggak bisa"
"oh jadi kalau bukan aku ceweknya di apartemen bisa pisah ranjang gitu dan mulai pengenalan hmm"
"ya gitulah pokoknya sayang, aku tuh udah jatuh Cinta sama kamu aku tetap ke amerika juga karena ingin melupakan kamu karena aku sudah di jodohkan eh ternyata aku di jodohkan sama kamu"
"terus bisa lupain aku?"
"sama sekali nggak bisa padahal aku sudah ganti nomor loh walaupun masih nyimpan kontak kamu sih dan kamu itu selalu lewat di otakku, ya mungkin ini jawaban dari allah kenapa aku sulit sekali melupakan kamu karena kita berjodoh"
"mungkin begini cara allah menemukan jodohnya nya kak"
"oh ya ini ada black card buat kamu pakai kebutuhan kamu dan ini black card buat kebutuhan kita, tenang aja itu isinya tabungan uangku sendiri kok"
"iya kak, aku janji akan mengelola keuangan dengan baik"
"iya sayang, mau belanja sekarang nggak mumpung belum terlalu malam karena di kulkas kan kosong gak ada bahan sama sekali dan kita juga belum makan malam"
"boleh belanja sekalian buat besok aja sama makan di luar"
"buat 1 minggu yang biar nggak bolak-balik belanja"
"aku besok mau ke pasar aja kalau beli sayur mas"
"disana pasti becek yang"
"tapi disana banyak pedagang yang membutuhkan mas kalau kita beli di supermarket terus pemilik nya akan semakin kaya, kalau di pasar kan itu pekerjaan mereka kak lagipula aku biasa kok ikut bibi ke pasar"
"yaudah besok mas antar istri tercintaku ini ke pasar mumpung masih libur kerja"
"yeey terima kasih"
agnia dan ricky mereka makan di pinggir jalan sesuai permintaan agnia, sebenarnya ricky juga pernah makan di pinggir jalan tapi hanya mie ayam atau bakso bukan ayam bakar seperti saat ini.
"cepet cobain kak di jamin enak deh, kalau nggak mau aku habiskan loh"
"iya ini aku makan kok"
setelah selesai makan mereka ke supermarket hanya membeli kebutuhan mereka di apartemen.
ricky "cari apa dulu yang"
agnia "cari tepung soalnya kalau bosan suka buat kue kering aku hehehe"
ricky "boleh banget buat camilan yang di apartemen ada oven kok"
mereka tak butuh waktu lama untuk berbelanja karena memang belanjaan mereka hanya beras minyak tepung dan beneran frozen food.
"yang jangan lupa beli pem**lut karena mas malu kalau kamu suruh beli" bisiknya
"ah iya itu, terima kasih mas sudah di ingatkan hehehe"
__ADS_1
"beli camilan juga yang biar ada teman nonton"
"siap komandan"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
pagi hari agnia bangun saat adzan shubuh berkumandang dia langsung melepas pelukan suaminya dan pergi ke kamar mandi.
"eh mas kok sudah bangun baru mau aku bangunkan" ucap agnia yang baru keluar dari kamar mandi
"ya kamu nya pergi sayang jadi ya aku kebangun" ucapnya dengan nada melas
"maaf mas, kan sudah shubuh jadi waktunya sholat, mas siap-siap gih aku siapkan sajadah sama sarungnya"
"iya sayang"
jam 5 pagi agnia memulai rutinitas nya didapur, untuk pertama kali agnia menjalani tugas memasak sebagai istri.
"aduh masak apa ya? buat spagetti ah, eh tapi pagi-pagi masa makan spagetti, apa ya nasi goreng aja deh" ucap agnia pada dirinya sendiri
selesai sholat ricky merebahkan dirinya di sofa sambil membuka email yang masuk dari dion asisten nya sampai jam 6 pagi dia masih fokus dengan tab nya.
"mas" panggil agnia saat tiba di kamar
"ya sayang ada apa?"
"mau kopi apa teh apa susu?"
"kopi hitam aja yang jangan terlalu manis ya"
"iya mas, mas ganti baju gih habis itu sarapan"
"kamu udah masak?"
"oh oke aku siap-siap dulu"
"aku tunggu di bawah"
"iya sayang"
sesampainya di dapur agnia langsung membuatkan kopi hitam pesanan suaminya, sambil menunggu suaminya tiba agnia menata nasi goreng di piring.
"wah harumnya masakan istriku" ucapnya yang baru tiba di dapur
"apasih mas cuma nasi goreng kok, oh ya kopinya di meja makan"
"makannya di piring yang sama aja yang aku mau disuapi sama kamu"
"ihh manja"
"ya enggak apa-apa dong manja sama istri sendiri"
"nggak jijik emang kalau makan bekas sendok aku?"
"ngapain jijik orang bekas istri sendiri"
"yaudah iya aku suapi"
dengan sabar agnia menyuapi suaminya yang masih sibuk dengan tab di tangan nya.
"kok aku kayak lagi nyuapin anak dan anaknya sambil main ya" ucap nya menyindir ricky yang sejak tadi mengabaikan dirinya
"ah maaf sayang, mas begini biar kita bisa segera liburan, sini ganti mas suapi"
__ADS_1
"suapi apa? tuh nasinya udah habis"
"ha habis? pantesan aku kenyang hehehe"
"udah ah aku mau ganti baju terus ke pasar"
"iya nanti aku temani ke pasar nya, siap-siap gih mas masih ngecek 1 file lagi"
tak lama agnia sudah siap dengan penampilan sederhana nya dan ricky juga sudah menyelesaikan pekerjaan nya.
"ayo mas berangkat"
"ayo yang"
mereka berdua pun pergi ke pasar tradisional yang paling dekat dengan apartemen. sesampainya di pasar ricky mengikuti agnia yang sibuk memilih berbagai macam sayuran.
ricky membawakan tas belanja istrinya yang mulai penuh dengan segala kebutuhan dapur mereka.
"cari apalagi yang? udah penuh tasnya"
"masih ada tas 1 lagi, tinggal beli ayam daging telur sama seafood"
"disini ada seafood?"
"biasanya ada kok tapi ya hanya udang sama cumi"
"oh gitu, beli daging yuk tuh dagingnya Bagus yang"
"iya mas beliin ya 1 kg aja aku mau beli ayam nya"
"oke sayang"
setelah mendapat ayam dan daging mereka mencari penjual udang dan cumi.
"eh itu tuh yang penjual nya disana"
"eh iya ayo kesana mas"
"udang jumbo berapa pak?" ucapnya ketika sampai di penjual udang
"yang jumbo 90.000 per kilogram kalau yang biasa 60.000 per kilogram"
"yang jumbo mau 1 kilo pak" ucap agnia kepada penjual
"2 kilo yang aku suka banget sama udang"
"yaudah 2 kilo pak, kalau baby cumi ini berapa?"
"80.000/kg yang besar 65.000/kg"
"tambah baby cumi 1/2kg sama cumi nya 1kg ya pak"
"hari ini ada lobster mungkin minat?"
"lobster wah enak tuh pak, berapa?"
"120/kg"
"beli ya Yang?"
"iya 1 kilo aja"
"duh ini sih bukan belanja seminggu tapi 2 minggu" gerutu agnia dalam hati
__ADS_1