
hari ini tibalah hari dimana divisi ekonomi harus membantu mengurus izin pirt. sampai tadi malam hanya 9 orang yang datang ke posko untuk mengumpulkan berkas dan kini mereka sudah bersiap untuk berangkat mengurus pirt.
agnia "bapak ibu silahkan naik ke elf kita berangkat sekarang"
mereka semua pun segera naik ke elf dan rayyan segera duduk di balik kemudi dan silvi duduk di samping rayyan sedangkan agnia dan ricky mereka memilih naik motor dikarenakan elf hanya berkapasitas 11 orang.
agnia "kak ric pengacara keluarga kakak sudah stand bye disana?"
ricky "sudah, tenang aja ada 2 pengacara yang membantu kita nanti"
agnia "baiklah kak"
Ricky "oh ya udah disini satu minggu lebih kok nggak ada pacar yang jenguk kamu padahal yang lain ada yang di jenguk pacarnya"
agnia "aku nggak pernah pacaran kak karena papa mama selalu melarang nya"
Ricky "masa sih? terus nggak punya gebetan gitu?"
agnia "boro-boro gebetan kak teman laki-laki aja nggak ada aku tuh cuma dekan sama kakak dan ray aja nggak tau kenapa papa nyuruh kakak jagain aku"
Ricky "berarti aku laki-laki pertama yang dekat sama kamu?"
agnia "iya kak"
"dan kakak adalah laki-laki pertama yang membuatku nyaman selain papa" ucapnya dalam hati
"sungguh beruntung nya aku bisa dekat denganmu, andai saja aku bisa membatalkan perjodohan ini maka aku lebih memilihmu cewek pertama yang membuatku tertarik" ucap Ricky dalam hati
tak terasa kini mereka sudah sampai di tempat izin prit, disana mereka disambut 2 pengacara kondang yang sudah menunggu sejak tadi.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
jam 4 sore rayyan dan yang lain sudah kembali dari mengurus pirt dan mereka sudah tiba di posko, namun agnia dan Ricky mereka masih belum kembali karena mencari bahan dulu untuk membuat bolu pisang buat acara nanti hari minggu bersama ibu-ibu desa permai.
Ricky "mau cari apalagi? keburu sore untuk kembali ke desa permai"
agnia "udah kok kak tapi cari makan dulu yuk lapar"
Ricky "yaudah ayo naik"
setelah mendapatkan makanan mereka segera kembali ke desa permai karena jam sudah menunjukkan pukul 16.30 sore.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di posko kkn 22 desa permai
agnia "kak bantuin bawa masuk ya"
Ricky "di bawa kemana?"
agnia "ke dekat tangga aja kak"
Ricky "iya ayo masuk"
silvi "nia lo udah sampai"
agnia "iya ini baru aja"
rahma "nia habis ini aku mau bicara ya sama kamu"
agnia "yaudah ayo ke kamar ku ma"
di kamar agnia dan silvi
agnia "ada apa ma?"
rahma "tadi lo kan masak soto ya buat makan siang nah kenapa asin banget? padahal kan pagi rasanya pas gitu"
agnia "lah masa sih ma? pagi kan lo udah makan nggak apa-apa? kok bisa asin?"
rahma "aku juga nggak tau nia tadi aku keluar balik juga anak-anak udah selesai makan siang terus fandy bilang ma sotonya kok jadi asin buanget ya? aku kaget dong terus aku cek ternyata memang asin banget"
agnia "lah terus anak-anak gimana makan nya?"
rahma "beli bakso tadi nia"
agnia "kok gue curiga sama rina ya?"
rahma "nah itu dia soalnya pas gue tanya anak-anak yang di rumah itu cuma rina"
agnia "hmm yaudah deh ma makasih informasi nya gue nyari Maya sama ray silvi dan kak Ricky dulu"
__ADS_1
rahma "iya gue juga mau siap-siap sholat maghrib dulu"
di lantai 1 posko 22
agnia "may"
Maya "hay nia"
agnia "mau masak apa malam ini?"
Maya "nggak tau nia, oh ya tadi kayaknya ada yang nambahin garam deh soalnya sotonya jadi asin banget"
agnia "iya rahma udah bilang ke aku kok"
silvi "hay girl's"
agnia "dari mana lo?"
silvi "dari depan ngobrol sama anak-anak"
agnia "ray sama kak ricky ada di depan?"
silvi "ada kok"
agnia "lo panggil gue tunggu di dapur, ayo may"
silvi "oke deh"
di dapur...
rayyan "ada apa nia?"
agnia "aku minta kak Ricky dan rayyan jawab jujur pertanyaan aku"
Ricky "iya tanya apa?"
agnia "apa tadi pagi pas kalian makan soto, sotonya asin?"
Ricky "enggak rasanya enak kayak biasanya kok"
rayyan "iya loh enak kayak biasanya"
rayyan "iya tadi fandy udah bilang kok katanya ada yang jahil deh kayaknya masukin garam ke soto buatan kalian"
Ricky "nanti lo tanya agenda anak-anak gue mau pasang cctv besok, ini udah dua kali ray"
rayyan "iya kak nanti aku tanyakan"
agnia "pasang di dapur aja deh kayaknya kak"
rayyan "lihat nanti aja ya, kalian bersih-bersih gih terus ke masjid, nggak usah masak urusan makan malam urusan aku sama rayyan"
agnia "baiklah kak"
silvi "aku porsi dobel ya kak ric"
maya "alhamdulillah nggak masak"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
hari ini rayyan dan Ricky sholat di posko laki-laki setelah selesai mereka segera pergi mencari makan malam.
rayyan "mau cari apa nih?"
Ricky "ayam geprek aja gimana? sama camilan apa gitu"
rayyan "beli ayam nya aja soalnya tadi Maya masak nasi kata silvi"
Ricky "yaudah ayo beli ayam nya aja"
mereka pun meninggalkan posko untuk mencari ayam krispi.
rayyan "kak itu aja loh kan ayam nya aja"
Ricky "oke yan"
rayyan "mas 1 potong berapa?"
penjual "3000"
Ricky "40 potong ya mas"
__ADS_1
penjual "beneran?"
Ricky "iya mas berapa totalnya?"
penjual "120.000 mas"
Ricky "yaudah nih 150.000 kasih ayam semua"
penjual "baik mas tunggu sebentar ya, ini lainnya masih di goreng"
Ricky "kalau gitu kita tinggal dulu ya mas, kira-kira berapa lama lagi pesanan siap?"
penjual "30 menit mas"
Ricky "yaudah 30 menit lagi kita kesini, ayo ray cari makanan lain"
rayyan "oke kak"
Ricky dan rayyan pergi mencari makanan ringan untuk teman-teman nya.
Ricky "ray beli gorengan itu aja ya?"
rayyan "iya kak"
ricky "permisi ibu, ini gorengannya 1 biji berapa?"
penjual "1 biji 1000 mas"
Ricky "20 biji yang ini ya bu, sama ini juga 20 biji"
pejual "iya mas"
Ricky "bu disini yang jual martabak dimana ya?"
penjual "gerobak depan itu martabak"
Ricky "oh terima kasih ya bu"
penjual "iya, orang baru ya?"
Ricky "anak kkn bu masih 10 harian disini"
penjual "oalah begitu, ini pesanan nya"
Ricky "ini bu uangnya 40.000 ya"
penjual "iya terima kasih banyak"
Ricky "ayo ray beli martabak"
rayyan "udah banyak kali kak makanannya"
Ricky "nyonya minta martabak lo mau di gorok sama bapaknya agnia sama silvi"
rayyan "ogah gue kak ngerasain surga dunia aja belum masak mau di gorok"
Ricky "yaudah turutin aja"
rayyan "ck ada-ada aja sih mereka"
Ricky "lo bawa motor nya nyebrang gue jalan kaki aja, ini kunci nya"
rayyan "iya kak"
Ricky menyebrang dengan hati-hati dan kini sampailah di penjual martabak.
Ricky "pak martabak telur nya ada yang rasa kari?"
penjual "ada tapi tinggal kari daging"
Ricky "iya pak 4 porsi ya"
penjual "nggak 5 porsi sekalian biar dapat 7 porsi? soalnya ada promo beli 5 free 2"
Ricky "iya pak nggak apa-apa 5 porsi dapat 7"
penjual "tapi free nya original"
ricky "iya tidak apa-apa pak"
40 menit kemudian pesanan pun selesai ricky dan rayyan segera pergi mengambil pesanan ayam krispi nya.
__ADS_1