Kaisar Langit Generasi Ketiga

Kaisar Langit Generasi Ketiga
Episode 23 (suatu pembuktian)


__ADS_3

Perkataan Bunga keabadian telah membuat putri mimpi sedikit menyerah. Dirinya berusaha mencari cara agar bunga keabadian mau membantunya mengingat kondisi Hirokisu akan semakin memburuk jika tak segera mendapatkan obat penawar atas luka yang dideritanya.


"Bunga keabadian yang agung"


"Aku tak punya pembuktian apa-apa tentang Hirokisu karena aku tak mungkin membawanya kepadamu"


"Saat ini, Hirokisu sedang terluka"


"Sangat tidak mungkin aku membawanya karena jika aku membawanya ke mari, lukanya akan semakin parah dan bisa jadi dia akan tewas sebelum dia bertemu dengan mu" ujar putri mimpi panjang lebar.


"Walau aku tak membawa raga Hirokisu, aku pernah bercinta dengannya"


"Mungkin, kau bisa mencium aroma tubuhnya dalam tubuhku" ujar putri mimpi kepada bunga keabadian.


Tiba-tiba saja putri mimpi mengatakan hal yang sangat sakral kepada bunga keabadian karena dirinya tak punya pilihan lain. Putri mimpi berharap dengan dirinya berkata demikian, bunga keabadian berubah pikiran dan mau membantu Hirokisu.


"Kalau kau pernah bercinta dengan nya, mendekatlah padaku"


"Aku akan mencium aroma tubuhnya melalui tubuhmu" ucap dewa keabadian kepada putri mimpi.


"Baiklah bunga keabadian" jawab putri mimpi.


Akhirnya putri mimpi pergi mendekat ke arah bunga keabadian dan beberapa lama kemudian, bunga keabadian mencium aroma tubuh putri mimpi dan bunga keabadian berkata


"Putri mimpi, bawalah Hirokisu kemari sekarang juga" ucap bunga keabadian kepada putri mimpi.


"Bunga keabadian, Hirokisu saat ini sedang terluka parah"


"Aku tak mungkin membawanya kemari karena raganya tak mungkin kuat untuk menahan sakit" ucap putri mimpi kepada bunga keabadian.


"Tenanglah"


"Aku akan membawakan bekal untuk mu"


"Ini adalah serbuk bunga milikku, berikanlah kepada Hirokisu ketika kau menemuinya"


Putri mimpi segera menerima serbuk bunga pemberian Bunga keabadian dan meletakkan di atas rambutnya.


Rasa penasaran putri mimpi kepada bunga keabadian semakin menjadi karena sangat tidak mungkin bunga keabadian langsung berubah pikiran dan mau membantu kesembuhan Hirokisu hanya dengan menghirup sari tubuh Hirokisu yang masih melekat dalam tubuhnya.


"Hem, apa hubungan bunga keabadian dengan Hirokisu?"


"Aku jadi penasaran"


"Apakah bunga keabadian pernah menjadi kekasih Hirokisu di masa yang lampau?" gumam putri mimpi dalam hati.


Bunga keabadian mulai melirik ke arah putri mimpi. Sambil tertawa, Bunga keabadian berkata kepada putri mimpi


"Wahai putri mimpi"


"Apa yang ada di dalam pikiran mu, aku mengetahui apa yang ada dalam pikiran mu hanya dengan menghirup sari tubuhmu"

__ADS_1


"Apa yang kau pikirkan tentang aku dan Hirokisu adalah salah besar" ucap bunga keabadian kepada putri mimpi


Putri mimpi terkejut mendengar perkataan Bunga keabadian yang langsung mengetahui apa yang ada dalam pikirannya.


"Oh bunga keabadian, maafkan aku"


"Aku tak bermaksud meragukan mu"


"Baiklah, aku akan segera pergi menemui Hirokisu dan membawanya kemari" ucap putri mimpi kepada bunga keabadian.


Setelah berbincang cukup lama dengan bunga keabadian, putri mimpi akhirnya terbang menuju langit ke lima untuk menemui Hirokisu yang sudah pasti sedang menunggu kedatangannya.


Sesampai di langit ke lima, putri mimpi segera menemui Hirokisu yang tampak terbujur lemah.


Dengan kekuatan mimpi yang dimilikinya, putri mimpi segera mengambil jiwa Hirokisu di alam mimpi agar kembali ke tubuh aslinya.


"Hirokisu, aku membawakan serbuk bunga milik bunga keabadian" ucap putri mimpi kepada Hirokisu.


Putri mimpi pun segera mendekat ke tubuh Hirokisu dan segera menaburkan serbuk bunga ke luka Hirokisu yang hampir mengikis tubuhnya


Hirokisu pun terbangun dari tidurnya


"Ah, sakit sekali"


"Mengapa kau membangunkan aku putri mimpi?"


"Aku sudah damai di dunia mimpi karena tidak merasaka sakit"


"Sekarang, tubuhku terasa mau hancur"


"Tenanglah Hirokisu"


"Aku sudah menaburkan serbuk bunga di lukamu"


"Sebentar lagi, kau akan pulih" ucap putri mimpi kepada Hirokisu.


Hirokisu pum terdiam dan sedikit demi sedikit mulai pulih dari sakitnya.


Serbuk bunga yang ditaburkan oleh putri mimpi dengan cepat menutup luka bekas anak panah dewi perang.


Darah yang mengalir, lambat laun mulai terhenti dan Wajah Hirokisu sedikit lebih segar dari semula. Di sela-sela waktu yang ada, putri mimpi meracikkan dedaunan obat yang dia petik di negeri siluman.


"Hirokisu, minumlah selagi hangat"


"Aroma dedaunan ini akan menyegarkan mu sehingga kamu dapat beraktifitas lagi" ucap putri mimpi kepada Hirokisu


Hirokisu pun menuruti apa yang dikatakan oleh putri mimpi dan kondisi tubuh Hirokisu sedikit pulih.


Setelah kondisi hirokisu mulai pulih, putri mimpu mengajak Hirokisu ke negeri siluman untuk menemui Bunga keabadian.


"Hirokisu, bunga keabadian telah menunggumu di negeri siluman"

__ADS_1


"Ayo kita ke sana untuk menemuinya" ucap putri mimpi kepada Hirokisu.


Mendengar ajakan putri mimpi, Hirokisu pun menjawab dengan berkata


"Putri mimpi, mengapa kita harus ke sana?"


"Bukankah aku sudah mulai pulih?"


"Aku hanya perlu menunggu beberapa hari untul pulih dan dapat beraktifitas dengan sempurna seperti sedia kala"


"Jika ini sudah aku dapatkan, mengapa kita perlu repot untuk menemuo bunga keabadian lagi?" ucap Hirokisu kepada putri mimpi.


Sambil menatap Hirokisu, putri mimpi menjawab


"Hirokisu, serbuk bunga yang telah aku taburkan adalah sebagian dari serbuk bunga keabadian saja"


"Kamu memang bisa sembuh, tapi kesembuhan itu tidak sempurna jika kau tak menemui bunga keabadian"


"Bunga keabadian hanya memberikan serbuknya untuk pertahanan dirimu saja dari luka yanh kau derita"


"Titik luka telah mengenai dadamu dan hampir merambat ke tubuhmu bagian dalam dan obat yang tepat adalah bertemu dengan bunga keabadian karena dia sendiri yang akan meracik kan obat untukmu" ucap putri mimpi memberikan penjelasan secara detail kepada Hirokisu.


Setelah mendengar penjelasan yang panjang lebar dari putri mimpi, Hirokisu pun menyetujui ajakan putri mimpi untuk pergi ke negeri siluman.


"Kalau begitu, baiklah putri mimpi"


"Aku akan pergi ke negeri siluman bersamamu"


"Ayo kita berangkat sekarang juga"


"Waktuku tak banyak"


"Aku harus secepatnya sampai ke langit ke tujuh" ucap Hirokisu kepada putri mimpi.


"Baiklah Hirokisu"


"Ayo kita berangkat" ucap putri mimpi sambil menngandeng tangan Hirokisu.


Akhirnya, mereka berdua pun pergi bersama ke negeri iblis untuk menemui bunga keabadian.


Dalam hatinya, Hirokisu berkata


"Bunga keabadian, siapakah kamu"?


"Mengapa aku harus menemuimu"


"Apa yang akan kau lakukan kepadaku setelah ini?" gumam Hirokisu dalam hati.


"Ah, biarlah"


"Perjalanan yang melelahkan" gumam Hirokisu dalam hati.

__ADS_1


Putri mimpi yang berada di samping Hirokisu hanya diam melihat tingkah Hirokisu yang sepertinya tak mau pergi ke negeri iblis bersamanya.


Namun, putri mimpi tak bisa memberi solusi lain, karena pergi ke negeri iblis adalah permintaan dari bunga keabadian yang harus mereka laksanakan.


__ADS_2