Kaisar Langit Generasi Ketiga

Kaisar Langit Generasi Ketiga
Episode 45 ( Tersadar )


__ADS_3

Ikatan di kepala siluman air rupanya sangat kuat sehingga putri Sanum sedikit kesulitan untuk melepaskan nya.


Namun, karena tekad putri Sanum yang sangat kuat, lama kelamaan ikatan itu terlepas sedikit demi sedikit.


"Ah, apa yang kau lakukan" pekik siluman air sambil memandang putri Sanum dengan tatapan nanar.


Putri Sanum hanya tersenyum melihat siluman air yang tampak kebingungan.


Beberapa lama kemudian setelah pengikat kepala siluman air lepas, siluman air tak dapat mengendalikan tubuhnya lagi dan tersungkur ke tanah.


"Sanum?"


"Kaukah itu?" tanya siluman air setengah sadar.


Putri Sanum segera menganggukkan kepalanya di hadapan siluman air


"Benar, aku Sanum" ucap putri Sanum sambil menatap tajam ke arah siluman air.


Mendengar jawaban dari putri Sanum, siluman air mencoba membuka matanya dan berusaha mendekati putri Sanum lebih dekat lagi


"Ah, kepalaku sakit sekali" pekik siluman air sambil memegangi kepalanya


Putri Sanum segera membopong tubuh siluman air yang setengah tak berdaya, dan meletakkannya di pinggir gua.


Rupanya, ikat kepala yang melilit kepala siluman air bukan sembarang ikat kepala. Semenjak siluman air memakai ikat kepala itu, dirinya telah lupa akan kehidupan sejatinya.


Iblis ming lah yang telah mengubah karakter siluman air hingga menjadi siluman yang paling ganas di gua air alam iblis.


"Hah, apa yang terjadi padaku?"


"Mengapa tiba-tiba aku bertarung dengan mu Sanum?" tanya siluman air setengah tak percaya.


"Sudahlah, jangan pikirkan itu"


"Sekarang, aku minta padamu, kembalikan aku ke alam peri"


"Aku tak tahu jalan pulang" ucap putri Sanum.


"Putri Sanum, apakah kau tak sudi tinggal di sini beberapa hari lagi?"


"Raja laut timur telah tiada"


"Bukankah kau bebas sekarang dan menjalin cinta bersamaku lagi?" tanya siluman air kepada putri Sanum sembari menghela nafasnya


"Tidak siluman air"


"Aku akan menjalin cinta dengan mu lagi jika kau benar-benar mau menuruti semua kemauanku" ujar putri Sanum pendek.


"Baiklah, aku akan buktikan jika suatu saat akan membuat keinginan mu terwujud" ujar siluman air sambil menundukkan kepalanya.


"Naiklah ke punggung ku" ucap siluman air kepada putri Sanum.


"Putri Aurora, naiklah ke punggung siluman air terlebih dahulu"


"Aku akan menyusulmu" ujar putri Sanum

__ADS_1


"Baiklah putri" jawab putri aurora pendek.


Akhirnya putri aurora dan putri Sanum bisa kembali ke alam peri diantar oleh siluman air, mantan kekasih putri Sanum dahulu.


Di tempat lain, genderang perang telah dikumandangkan secara mendadak oleh iblis Samun dan tentunya hal itu adalah atas perintah dari iblis ming yang masih merupakan Raja mereka.


Penduduk langit rupanya telah menanggapi sinyal dari negeri iblis yang telah menantang mereka untuk bertarung.


Hirokisu mau tidak mau segera mengambil alih kepemimpinan Raja langit yang telah memberikan mandat perang kepadanya.


"Dewi perang"


"Ayo kita berangkat menuju ke langit ke enam"


"Hirokisu, tumben kau mengajakku terlebih dahulu?"


"Bukankah kau tak suka padaku?"


"Mengapa kau berubah pikiran dengan begitu cepat?" ejek dewi perang kepada Hirokisu.


"Sudahlah akarin"


"Tak ada waktu lagi kita berdebat"


"Sekarang, aku dan kamu akan menjadi satu" ucap Hirokisu sinis.


"Tapi ingat satu hal"


"Jangan menyentuh tubuhku karena aku tak sudi jika bersentuhan dengan mu"


"ha ha ha" Hirokisu


"Kau terlihat kekanak kanakan jika berkata seperti itu"


"Baiklah, aku tak kan pernah menyentuh tubuhmu" ucap akarin sambil terbang melesat menuju ke langit ke enam sesuai arahan dari Hirokisu.


"Dasar Hirokisu"


"Sukanya hanya menyuruh saja"


"Kalau saja aku tak ada hubungan baik dengan ayah dan ibumu, aku tak kan sudi mematuhi semua perintahmu" gumam Dewi perang dalam hati.


Penyerangan bangsa iblis ke negeri langit tampaknya semakin ganas saja. Prajurit iblis rupanya telah menduduki langit pertama yang dijaga ketat oleh beberapa dewa.


Peperangan pun terjadi dan pemimpin penyerangan masih dipimpin oleh iblis Samun.


Iblis Samun rupanya telah tau seluk beluk negeri langit karena di masa yang lalu dirinya telah menjadi tawanan bangsa langit.


"Hem, aku harus mengorbankan iblis ming di akhir perang"


"Tak kan mungkin bangsa iblis bisa mengalahkan bangsa langit walau pun telah berusaha dengan sekuat tenaga"


" Tunggu saja pembalasan ku iblis ming"


"Untuk saat ini, aku akan mengikuti seluruh arahan mu" gumam iblis Samun.

__ADS_1


"Ayo, serang" teriak iblis Samun menghalau prajurit nya untuk menyerang beberapa dewa yang sedang berjaga di perbatasan langit pertama dan langit kedua


Dewa hujan yang berada di langit pertama tampaknya kewalahan menghadapi serangan mendadak yang dilancarkan oleh Iblis Samun dan kaum iblis lainnya.


Dewi es yang berada di langit ke dua akhirnya turun ke langit pertama untuk membantu para dewa yang lain agar kaum iblis tak sampai masuk ke wilayah mereka lebih jauh lagi.


Peperangan terjadi sangat sengit dan berlangsung sangat lama.


"Hei, Akarin"


"Apakah kau mau turun ke langit ke 3 bersamaku?" tanya Hirokisu kepada dewi perang


"mengapa aku harus turun?"


"Biarlah dewa yang lain saja"


"Aku akan tetap menjaga langit ke enam yang merupakan wilayah kekuasaan ku" ucap Dewi perang kepada Hirokisu


"Masih saja kau membangkang perintahku'


"Apa aku harus memaksaku sekarang?" ucap Hirokisu ketus


Melihat dewi perang hanya diam di tempat, Hirokisu segera mendekati Dewi perang dan mencoba menarik tangannya.


"Ah, sakit"


"Apa yang kau lakukan kepadaku Hirokisu?"


"Bukan nya kau bilang kau tak kan pernah menyentuh tubuhku?" sindir dewi perang sambil tersenyum sinis


"Ah, aku berubah pikiran"


"Sekarang situasi sangat genting"


"Kau harus ikut aku segera"


"Tenagamu masih aku butuhkan untuk saat ini" ujar Hirokisu


Dewi perang akhirnya mengikuti arahan Hirokisu dan ikut terbang menuju ke langit ke tiga dimana dewa apollo berjaga di sana.


Dewa apollo masih merupakan kakek Hirokisu sehingga Hirokisu tak mau jika kaum iblis berhasil menyerang kakek nya.


Sementara itu di negeri mimpi, putri mimpi melihat segala kegiatan Hirokisu melalu cermin ajaibnya.


"Hirokisu, untuk kali ini tenagaku masih lemah"


"Aku tak bisa membantumu karena aku telah mengandung anak mu"


"Tapi jika kau terdesak, aku pasti akan datang membantumu" gumam putri mimpi dalam hati.


Walau putri mimpi termasuk dalam penduduk siluman, namun dirinya lebih berpihak kepada Hirokisu karena Hirokisu merupakan ayah dari anak yang dikandungnya.


Di negeri iblis, tampak iblis ming melihat segala kegiatan yang dilakukan iblis Samun dan para prajuritnya. Raut wajah iblis ming terlihat sangat puas melihat kesetiaan iblis Samun yang telah berhasil menembus langit ke dua.


Di balik jendela istana, tampak Siluman cermin memantau gerak gerik iblis ming sejak awal sampai akhir untuk dilaporkan nya kepada iblis Samun karena saat ini, majikan nya telah berganti yaitu bukan iblis ming lagi melainkan iblis Samun.

__ADS_1


__ADS_2