
Di negeri langit, suasana makin mencekam. Hirokisu bersama dewi perang langsung turun ke langit ke tiga membantu teman-temannya untuk melawan bangsa iblis yang "Hai kaum iblis"
"Kau masih ingat aku?" tantang Hirokisu kepada sekelompok iblis yang menyerang beberapa dewa yang ada di langit ke tiga.
Iblis Samun yang saat itu ikut berperang bersama pengikutnya memandang ke arah suara dan terkejutlah dia bahwa Hirokisu yang pernah di culik nya dahulu berada di langit ke tiga.
"Hirokisu, kaukah itu?" tanya iblis Samun tak percaya
"Iya paman"
"Aku Hirokisu"
"Apa yang sedang kau lakukan?"
"Kau menginginkan kehancuran negeri langit dan membuat kekacauan?" tanya Hirokisu dengan nada marah.
"Sekarang, aku telah kembali ke negeri langit"
"Sebagai generasi ke tiga kaisar langit aku ditugaskan melindungi wilayah langit dari serangan musuh" ucap Hirokisu kepada iblis Samun.
"Oh, Hirokisu"
"Lama sudah kita tidak bertemu"
"Sekarang, kau sudah terlihat sangat gagah dan berbeda dengan yang dulu"
"Ketahuilah Hirokisu, aku tak bisa berbuat banyak"
"Iblis ming yang telah memerintahkan aku untuk melakukan hal ini"
"Dan aku, sebagai pengikut iblis ming tak bisa berbuat apa-apa"
"Sebenarnya, aku tak mau peperangan ini terjadi" ucap iblis Samun
Setelah berkata demikian, Iblis Samun diam-diam mengamati reaksi Hirokisu dan dalam hatinya iblis Samun berkata
"Rupanya, hirokisu terhasut oleh ucapan ku"
"Kali ini, aku akan membuat Hirokisu bertarung dengan iblis ming dan aku bisa dengan mudah membalaskan dendam ku kepadanya" gumam iblis Samun dalam hati.
Hirokisu tampaknya mulai terhasut ucapan iblis Samun. Dirinya meminta iblis Samun untuk menghentikan serangan nya jika tak ingin mati sia-sia
"Iblis Samun, perintahkan seluruh bala tentaramu untuk menghentikan serangan nya" ucap Hirokisu
"Baiklah Hirokisu"
"Aku akan menghentikan seranganku, tapi aku minta kau melindungiku dari amarah iblis ming"
"Baiklah iblis Samun"
"Apa yang harus aku lakukan untukmu?" tanya Hirokisu kepada iblis Samun.
__ADS_1
"Hirokisu, iblis ming mempunyai kekuatan yang tak tertandingi. Aku dan bala tentaraku seluruhnya belum tentu bisa mengalahkannya" ucap iblis Samun kepada Hirokisu
"Ha ha ha, kau tak perlu khawatir iblis Samun"
"Sekarang, bawa pergi seluruh bala tentaramu"
"Atau, kau bisa membantu negeri langit untuk berperang melawan iblis ming" ucap Hirokisu
"Baiklah Hirokisu"
"Aku akan berbalik arah melawan iblis ming" ujar Iblis Samun sambil membalik kan badannya.
"Prajuritku, sekarang hentikan penyerangan ke negeri langit"
"Kita akan berbalik menyerang iblis ming bersama-sama" ucap iblis Samun kepada bala tentara iblis.
Mendengar himbauan iblis Samun yang diluar dugaan mereka, beberapa bala tentara iblis ada yang berpihak kepada iblis ming dan ada yang berpihak kepada iblis Samun.
Bala tentara iblis yang tetap bersiteguh berpihak pada iblis Samun langsung dibunuh oleh iblis Samun tanpa belas kasihan sedikitpun.
Tinggalah beberapa pasukan iblis yang benar-benar berpihak kepada iblis Samun ditambah dengan beberapa pasukan iblis yang hanya takut mati saja, atau bisa dibilang golongan munafik.
Peran iblis Samun yang lebih besar dibanding iblis ming dalam memantau tentara iblis rupanya menguntungkan iblis Samun dalam situasi genting ini.
Sementara itu, iblis ming dan Sioming masih dalam perjalanan menuju ke langit. Mereka berdua tak tahu apa yang akan terjadi pada mereka karena mereka tak membawa cermin ajaib saat mereka berdua naik ke langit.
Setelah Hirokisu dan dewa lainnya setuju atas ide iblis Samun, mereka bekerjasama membentuk formasi perang berbalik arah.
Formasi berubah haluan dan beberapa dewa dan kaum iblis mulai bekerjasama membentuk benteng kokoh, guna melawan iblis ming yang sebentar lagi datang melawan mereka.
"Istriku, lihatlah"
"Peperangan tak bisa dihindarkan lagi"
"Kehancuran iblis ming sudah di depan mata"
"Generasi penerus kerajaan iblis sepertinya akan diambil alih oleh iblis Samun"
"Sungguh miris nasib keturunan kerajaan iblis" ucap dewa bumi kepada para selir-selirnya.
"Iya suamiku"
"Tapi, hal ini akan menguntungkan kita"
"Kerajaan iblis akan menjadi damai jika iblis ming tewas"
"Pastinya, iblis Samun berada di bawah kekuasaan Hirokisu yang merupakan calon kaisar langit generasi ke tiga" ucap salah satu selir dewa bumi sambil menuangkan anggur untuknya.
"Hem, kau salah istriku"
"Hal ini, tak semudah membalikkan telapak tangan"
__ADS_1
"Walaupun iblis Samun berada di bawah kekuasaan Hirokisu, tapi sifat iblis yang rakus dan jahat tetap ada dalam aliran darah iblis Samun"
"Cepat atau lambat, mereka pasti akan menyerang negeri langit jika mereka mempunyai kesempatan"
"Apalagi, Hirokisu memberi iblis Samun kesempatan menduduki negeri langit dan bekerjasama membentuk formasi perang para dewa"
"Dia secara tidak langsung pastinya mempelajari taktik perang yang dimiliki oleh para dewa langit"
"Itu sangat berbahaya sekali" ujar dewa bumu sambil memegang jenggotnya yang mulai panjang.
"Suamiku, sudahlah"
"Sampai kapan kau memikirkan hal yang tidak ada habisnya?"
"Engkau berada di bumi dan hal yang harus kau urus adalah dunia fana"
"Urusan langit, biarlah para dewa yang berada di langit yang mengurus"
Mendengar masukan dari istrinya, dewa bumi manggut-manggut dan berkata
"Kau benar juga istriku"
"Biarlah "
"Bisa botak kepalaku jika aku terus memikirkan ini"
"Hanya saja, tubuhku bisa remuk jika peeprangan dahsyat sampai terjadi antara negeri langit dan bangsa iblis"
"Material api akan terjatuh mengenaiku" ucap dewa bumi
"yah, sudahlah"
"Aku mau bersenang-senang dulu, sebelum hal itu terjadi" ucap Dewa bumi sambil pergi ke dalam kamarnya disusul oleh beberapa selir kesayangannya.
"Di tempat lain, siluman ulat sutra hampir selesai menenun gaun sutra untuk dipakai oleh peri laut barat. Gaun sutra hasil tenunan siluman ulat sutra hampir mencapai titik sempurna.
"Gaun buatan siluman ulat sutra sangat indah. Berwarna hijau keemasan dan jika dipandang bisa menyejukkan pandangan.
Setiap waktu, siluman ulat sutra bekerja menenun gaun sutra tanpa henti, sehingga gaun sutra milik peri laut barat terselesaikan sesuai waktu yang ditentukan.
"Hem, gaun buatanku telah selesai"
"Aku harus segera melaporkan nya kepada peri laut barat"
"Pastinya dia senang melihat gaun hasil buatannku" gumam siluman ulat sutra dalam hati.
Siluman ulat sutra segera beranjak dari tempat bertapanya dan menemui peri laut barat untuk melaporkan bahwa gaun hasil tenunannya sudah selesai dibuat
"Tuan putri, gaun sutra hasil tenun sudah berhasil aku selesaikan"
"Coba lihatlah" ucap siluman ulat sutra kepada peri laut barat yang saat itu sedang bersantai di singasana nya.
__ADS_1
Peri laut barat segera berdiri tak sabar ingin melihat gaun sutra hasil tenunan siluman ulat sutra.
Melihat peri laut barat menuju ke arahnya, siluman ulat sutra segera membuka lipatan gaun buatannya, dan peri laut barat sangat takjub melihat keindahan gaun hasil tenunannya.