
Perdana menteri kerajaan Amenor hanya bisa pasrah karena tindakan nya untuk menghilangkan arwah jin min dari tubuh putrinya ternyata sia-sia belaka.
"Betul ucapan pendeta Saolin"
"Aku tak bisa berbuat apa-apa karena ada kekuatan besar dibelakang arwah itu"
"Putriku, bersabarlah"
"Aku akan tetap berusaha agar kau bisa kembali ke tubuhmu" gumam perdana menteri kerajaan Amenor.
Sementara itu Jin min sedikit lega karena mantra budha sudah tidak ada lagi dan dirinya bisa kembali ke dalam kamarnya.
"Hem, rupanya ayah putri aurora telah mengetahui keberadaan ku"
"Aku harus lebih hati-hati" gumam Jin min dalam hati.
Di sudut istana, Iblis ming tertawa lepas karena dirinya telah berhasil menyingkirkan mantra budha yang sedkit mengusik rakyatnya.
"Ha ha ha, kekuatan iblis di kerajaan Amenor akan semakin berjaya" kata iblis ming disaksikan iblis samun dan kawan-kawannya
Di saat mereka bergembira, putri mimpi datang menemui iblis ming dengan sejuta pesonanya.
"Iblis ming, aku telah selesai menjalankan tugasku"
"Aku ingin mengabarkan bahwa aku telah mengikuti Hirokisu dan sekarang dia berada di langit ke tujuh" ujar putri mimpi kepada iblis ming.
Iblia ming mulai menatap putri mimpi dari atas sampai bawah dan tampaknya iblis ming dapat membaca hal apa saja yang telah dilakukan putri mimpi dengan Hirokisu.
Kekuatan iblis ming yang mulai pulih membuat dirinya bisa mencium aroma kedekatan antara Hirokisu dan putri mimpi.
"Putri mimpi, aku tak butuh penjelasanmu"
"Sekarang, kau tak boleh menemui Hirokisu lagi" ucap iblis ming dengan tatapan yang sangat tajam.
Putri mimpi sangat terkejut mendengar ucapan iblis ming yang berubah drastis tak seperti biasanya.
"Bukankah dia pernah memerintahkan ku untuk mengisi mimpi Hirokisu?"
"Mengapa dia bersikap seperti ini kepadaku?" gumam putri mimpi dalam hati.
Karena bingung akan perubahan yang terjadi pada iblis ming, putri mimpi memberanikan diri untuk bertanya kepada iblis ming apa alasan nya sampai dirinya tak boleh berinteraksi lagi dengan Hirokisu.
"Iblis ming, mengapa kau melarangku berhubungan dengan Hirokisu?"
"Bukankah dulu kau memintaku untuk selalu dekat dengan Hirokisu?"
Iblis ming mulai menatap tajam ke arah putri mimpi dan berkata
"Putri mimpi"
__ADS_1
"Kau tak perlu tahu alasanku"
"Mulai sekarang, istirahatlah di alam mimpimu"
"Kau boleh keluar dari alam mimpi jika aku yang memanggilmu" perintah iblis ming kepada putri mimpi.
Mendengar perintah iblis ming, putri mimpi tertunduk lesu. Dirinya masih tak percaya atas apa yang diucapkan oleh iblis ming kepadanya.
"Ingatlah putri mimpi"
"Jika kau melanggar perintahku, aku tak segan untuk menghukummu" ancam iblis ming kepada putri mimpi.
"Baiklah iblis ming"
"Aku akan kembali ke alam mimpiku tanpa mengajak Hirokisu" ucap putri mimpi berbohong.
Dalam hati kecilnya, putri mimpi tetap akan menemui Hirokisu jika dipanggil oleh Hirokisu.
Putri mimpi yakin, iblis ming tak mungkin tahu apa yang dilakukan di belakangnya. Dirinya menganggap kekuatan iblis ming belum pulih dan yakin pasti ada celah untuk bisa menemui Hirokisu lagi.
Akhirnya putri mimpi pergi ke alam mimpinya untuk menghindari kemarahan iblis ming yang semakin menjadi.
Sementara itu di negeri langit, diadakan pesta dewa dan dewi khayangan. Hampir seluruh Dewa dan dewi berkumpul di sana. Hirokisu tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Dirinya ikut bergabung dengan ribuan dewa khayangan.
Saat berada diantara para dewa dan dewi, Hirokisu mendengarkan percakapan antara dewa angin dan Dewi petir.
"Dewa angin, kemanakah Raja langit?"
"Ah, kau tidak tau berita ini?"
"Raja langit masih dalam tahap berduka karena dirinya telah kehilangan putra mahkota mereka yang bernama Hirokisu"
"Saat ini, kerajaan langit masih dipimpin oleh sahabat karib Raja langit yang bernama Sanu. Dia putra dari Dewa bulan" jawab Dewa angin panjang lebar
" Oh, jadi Sanu yang sekarang memimpin kerajaan langit?"
"Dia terkenal sangat gila mencatat perjodohan para dewa dan dewi khayangan maupun manusia di bumi"
"Lebih gila dari ayahnya" ujar dewi petir
"Memangnya, apa yang telah dilakukan kepadamu sehingga kau begitu benci jika melihatnya?" tanya Dewa angin penasaran.
"Ketahuilah Dewa angin, aku sebagai dewi petir tak ditakdirkan berjodoh dengan Dewa Hujan"
"Padahal, sudah jelas perjanjian ku dengan dewa abadi jika ada Hujan, aku harus ikut menyertai nya dengan memancarkan petir saat Dewa Hujan melaksanakan tugasnya"
"Dan lihatlah sekarang"
"Aku tak mempunyai jodoh dan hidup sendiri sampai sekarang" ucap dewi petir.
__ADS_1
Dewa angin tak terlalu menghiraukan ucapan dewi petir karena dia sendiri pun sedang sibuk memikirkan urusan pribadinya.
Akhir-akhir ini, Dewa angin tak bisa mengendalikan kekuatan anginnya karena bangsa iblis sebagian telah mengambil kekuatan angin yang dimilikinya.
Iblis ming yang merupakan Pemimpin klan iblis selalu mengganggunya dengan mengambil beberapa partikel angin yang sudah disimpannya selama ribuan taun.
Untuk itu, dirinya pergi ikut berpesta untuk saling bertukar pendapat dengan dewa lain agar dirinya bisa menemukan solusi yang tepat untuk mempertahankan kekuatan anginnya agar tidak dipakai oleh musuh mengingat Raja langit masih belum mengadakan pertemuan rapat akbar lagi semenjak putra mahkota langit hilang.
pembicaraan yang panjang antara Dewi petir dan Dewa angin terdengar jelas oleh Hirokisu. Hatinya mulai gundah karena apa yang diucapkan para dewa yang ada di dekatnya berbeda dengan apa yang diucapkan oleh iblis ming kepadanya.
"Apakah benar aku di culik oleh iblis ming?"
"Tapi mengapa iblis ming bersikap baik kepadaku dan tidak membunuhku?" gumam Hirokisu dalam hati.
"Ayahku juga dalam kesedihan yang panjang akibat kepergian ku"
"Kalau begitu, aku harus mencari tahu kebenarannya"
"Jika memang benar, aku tak akan memaafkan iblis ming karena dia tega memisahkan ku dengan keluargaku" ujar hirokisu dengan muka geram.
Hirokisu berusaha menenangkan dirinya sendiri dengan pergi menuju ke arah istana Dewa bulan. Tampaknya Dewi perang selalu membuntuti Hirokisu dari belakang dan tanpa Hirokisu sadari, Dewi perang sudah ada di hadapannya
"Hah, kau dewi perang"
"Kenapa kau selalu mengikutiku?"
"Bukankah aku tak perlu lagi meminta bantuannmu?" ucap Hirokisu sedikit meledek.
"Hirokisu"
"Ketahuilah"
"Aku masih saja penasaran tentang apa yang sedang terjadi kepadamu"
"Apakah kau benar-benar Hirokisu atau makhluk lain yang menyamar"
"Setelah aku lihat-lihat, ternyata aku tidak salah"
"Kau benar-benar adalah Hirokisu yang asli"
"Raja langit akan senang mendengar kabar kepulangan mu"
"Apakah aku saja yang menyampaikan kepada Raja langit tentang kedatanganmu?" tawar dewi perang kepada Hirokisu.
"Jangan"
"Kau jangan bertindak gegabah Akarin"
"Biar aku saja yang bertindak"
__ADS_1
"Diamlah dan jangan cerewet" ucap Hirokisu sambil meneruskan perjalanannya
"Ah, sudahlah"