Kaisar Langit Generasi Ketiga

Kaisar Langit Generasi Ketiga
Episode 36 (harapan)


__ADS_3

Iblis ming rupanya datang terlambat. Peperangan yang terjadi antara Hirokisu dan Raja naga laut timur telah selesai. Dan Hirokisu pun pergi entah kemana.


"Sepertinya aku datang terlambat"


"Dimanakah Hirokisu saat ini?"


"Benar-benar hari yang sial" ujar iblis ming menggerutu kesal.


Melihat usahanya sudah sia-sia, iblis ming kembali ke kerajaan Amenor untuk menenangkan pikiran nya sambil mencari cara untuk melawan Hirokisu kelak dikemudian hari.


Sementara itu, akibat ulah dari Hirokisu yang telah mengambil tongkat naga laut timur, keseimbangan antara negeri langit dan bumi menjadi terguncang karena penyangga antara langit dan bumi sudah tidak ada lagi.


Gempa bumi melanda selama tujuh hari tujuh malam. Hal ini membuat Dewa bumi kewalahan.


Di dunia langit juga terjadi gempa dan seluruh penghuni langit pergi keluar istananya masing-masing untuk menghindari reruntuhan.


Raja langit yang merupakan ayah Hirokisu berkata


"Sepertinya, putraku telah berhasil mengambil tongkat naga laut timur"


" istriku, apakah kau telah memberikan kunci naga laut timur pada putra kita?" tanya Raja langit kepada istrinya.


Dengan wajah gugup, istri Raja langit menjawab


"Benar suamiku"


"Aku tidak menyangka jika putra kita akan melakukan hal yang diluar kendali" ujar istri Raja langit sambil menundukkan kepalanya.


Mendengar ucapan istrinya, Raja langit hanya bisa menggelengkan kepalanya. Dia merasa telah gagal menjaga Hirokisu dengan baik.


Hirokisu yang terpisah olehnya selama beberapa waktu akibat penculikan yang dilakukan oleh kaum iblis telah membuat sifat Hirokisu banyak berubah.


Sambil memandangi istrinya yang saat itu menunjukkan raut wajah penyesalan, Raja langit mulai mencoba menenangkan istrinya itu agar tidak mengalami kesedihan terlalu dalam.


"Istriku"


"Tenanglah"


"Hirokisu adalah anak kita"


"Kita harus yakin, Hirokisu akan kembali ke pemikiran yang benar" ujar Raja langit mencoba menghibur.


Pernyataan Raja langit yang ditujukan kepadanya membuat istri Raja langit semakin frustasi.


Sambil terbata-bata, istri Raja langit berkat


"Tapi, Dewa abadi pasti marah dan menghukum Hirokisu cepat atau lambat"


"Perbuatan Hirokisu tak dapat dibenarkan karena telah menyalahi aturan langit" ujar istri Raja langit


"Istriku, kita serahkan semua pada peraturan langit"


"Aku yakin dia akan berubah suatu saat nanti" ucap Raja langit.


Setelah bercakap-cakap dengan istrinya, Raja langit segera kembali ke tempat peristirahatannya.


Gempa yang melanda negeri langit dan bumi rupanya telah terdengar sampai ke telinga dewa abadi yang saat itu sedang bertapa

__ADS_1


"Ulah siapa ini?"


"Mengapa banyak keributan yang terjadi?" ucap Dewa abadi sambil menunjukkan wajah kesal karena pertapaannya selama ribuan taun menjadi sia-sia


Dewa abadi pun mulai berkonsentrasi dan melihat segala yang telah terjadi baik di dunia langit maupun di bumi.


"Hem, rupanya Hirokisu telah melakukan dosa besar"


"Aku harus segera bertindak" ujar Dewa abadi.


Setelah mengetahui yang sebenarnya, Dewa abadi segera pergi menemui Hirokisu untuk memberikan hukuman padanya.


Ternyata, Hirokisu berada di perbatasan antara alam dunia dan alam mimpi. Dirinya sedang mencari keberadaan putri mimpi yang tak pernah menemuinya.


"Kemanakah putri mimpi, sudah lama dia tak memberikan kabar kepadaku" gumam Hirokisu


Saat pikiran Hirokisu menerawang jauh, dewa abadi datang menemuinya.


"Hirokisu, kau telah melakukan dosa besar"


"Aku akan menghukum mu" ujar Dewa abadi kepada Hirokisu.


"Oh dewa abadi, dosa apa yang aku lakukan sehingga kau terlihat sangat marah kepadaku?" tanya Hirokisu


"Hirokisu, tindakan mu sudah merusak ketenangan dunia langit dan bumi"


"Seluruh dewa mengeluhkan perbuatan mu yang diluar batas"


"Istana laut timur terusik ketenangan nya karena ulahmu"


"Dewa abadi, kau tak seharusnya memberikan hukuman kepadaku"


"Lihatlah dengan jelas, tongkat naga laut timur sangat suka kepadaku"


"Dia telah menjadi teman ku sekarang" ujar Hirokisu


Mendengar ucapan Hirokisu, dewa abadi memandang Hirokisu dengan tatapan sangat tajam. Beberapa lama kemudian dewa abadi berkata


"Hirokisu, kau tak bisa dengan semena-mena dalam bertindak"


"Tongkat naga laut timur hanya diberi tugas untuk menyeimbangkan antara dunia langit dan bumi agar tidak goyah"


"Itu adalah perjanjian antara tongkat naga laut timur dan aku saat dia diciptakan"


"Dan sekarang, kau telah mengganggunya dan malah memanfaatkan kekuatannya untuk menemanimu dalam hal yang tidak perlu"


"Untuk itu, aku akan menghukum mu" ujar dewa abadi.


"Dewa abadi, rupanya kau tak berpihak padaku"


"Ayo, lawan aku sekarang" ujar Hirokisu menantang Dewa abadi.


"Hirokisu, kau sungguh nakal"


"Baiklah, aku akan menuruti semua kemauannmu" ujar Dewa abadi kepada Hirokisu.


Dewa abadi segera menyerang Hirokisu dengan sekali pukulan dan tubuh Hirokisu terpental dan hal itu membuat Hirokisu jengkel.

__ADS_1


Hirokisu berusaha bangun dan mencoba menyerang dewa abadi kembali. Dan hasilnya Hirokisu tetap saja tak bisa melawan kekuatan yang dimiliki oleh Dewa abadi.


Sambil memegang dagunya, Hirokisu memanggil tongkat naga laut timur yang saat itu bersembunyi di balik rambutnya.


"Tongkat ajaibku, keluarlah kau"


"Aku butuh bantuan mu" panggil Hirokisu sambil menghentakkan kaki ke tanah.


"Dengan seketika, tongkat naga laut timur keluar dan menemui Hirokisu"


Dengan tersenyum senang, Hirokisu berkata


"Hem, kau langsung datang rupanya"


"Ayo, bantu aku melawan dewa abadi" kata Hirokisu kepada tongkat naga laut timur


Tongkat naga laut timur pun sepertinya menuruti perintah Hirokisu dan mulai bergerak-gerak sesuai arahan Hirokisu.


Namun, ketika tongkat naga laut timur terbang mendekati dewa abadi, Reaksi tongkat naga laut timur berubah menjadi tongkat lembek dan melengkung dan menjadi lemah seketika. Hal ini membuat Horokisu penasaran.


Saat penasaran Horokisu belum terjawab, Hirokisu bertanya apda tongkat naga laut timur mengapa sampai berubah sedemikian rupa.


"Hai tongkat naga laut timur"


"Apa yang kau lakukan?"


"Mengapa kau menjadi lembek?"


"Ayo, tegak kan tubuhmu" ujar Hirokisu kesal.


Walaupun Hirokisu meminta tongkat naga laut timur untuk berdiri tegak dihadapan dewa abadi, namun usaha Hirokisu untuk sepertinya sia-sia. Tongkat naga laut timur miliknya tetap lembek dan lemas ketika berada di hadapan dewa abadi.


"Ah, dasar kau penakut"


"Ayo lawan dewa abadi untukku" perintah Hirokisu sambil berusaha mendorong tongkat naga laut timur ke arah Dewa abadi


Melihat Hirokisu berusaha mengendalikan tongkat naga laut timur, Dewa abadi tertawa terbahak-bahak


"Ha ha ha"


"Hirokisu"!


"Apa yang akan kau tunggu?"


"Tongkat naga laut timur tak kan kuat melawan ku" ejek Dewa abadi kepada Hirokisu.


Ejekan Dewa abadi membuat Hirokisu semakin jengkel.


"Ah, dasar kau tongkat tak berguna" ujar Hirokisu jengkel.


Mendengar ocehan Hirokisu yang mengejek nya, tongkat naga laut timur tiba-tiba mulai tegak kembali dan tidak lembek lagi.


Tongkat naga laut timur mulai bergerak-gerak menuju ke arah Hirokisu yang sejak tadi selalu mengejek nya.


"Hah, tongkat naga laut timur, mengapa kau mendekat ke arahku?"


"

__ADS_1


__ADS_2