Kaisar Langit Generasi Ketiga

Kaisar Langit Generasi Ketiga
Episode 41 (Kebebasan)


__ADS_3

Tak terasa waktu pun cepat berlalu. Masa hukuman Hirokisu tampaknya mencapai titik akhir. Saatnya Hirokisu bisa terbebas dari hukumannya.


Rasa senang dirasakan oleh Hirokisu karena beberapa waktu lagi dirinya akan bebas dan bisa bermain bersama tongkat naga laut timur miliknya.


Hirokisu mulai membuka matanya setelah sekian lama dirinya tengah tertidur lama.


"Ah, sepertinya masa hukuman ku telah berlalu"


"Tapi mengapa batu sialan ini tetap saja menindih tubuhku?" gumam Hirokisu sambil melihat suasana di sekitarnya.


"Oh dewa abadi, kemanakah kau?"


"lima ratus tahun sudah aku lewati"


"Mengapa kau tak datang untuk membebaskan aku?" teriak Hirokisu


Kepala Hirokisu menghadap ke langit dengan harapan, dirinya bisa melihat dewa abadi turun dari langit dan mengangkat batu yang telah lama menindih tubuhnya


Umpatan Hirokisu rupanya terdengar sampai ke telinga Dewa abadi. Namun Dewa abadi mengulur waktu untuk membebaskan Hirokisu dari tindihan batu berongga itu karena ingin melihat Hirokisu benar-benar jera dengan perbuatannya di masa lampau.


Di negeri iblis rupanya Jin min tumbuh menjadi ular kecil yang lucu. Tubuh Jin min berwarna hijau dan hal itu menambah kecantikan nya di seluruh kalangan klan ular. Di kalangan siluman ular, Jin min lebih dikenal dengan nama Sioming.


Sioming sering berjalan-jalan di sekitar istana kerajaan iblis karena ayahnya, yaitu siluman ular merupakan kepercayaan dari iblis ming.


Seringnya Sioming bertemu dengan iblis ming membuat dirinya mulai jatuh cinta kepada sosok Raja iblis itu.


Saat Sioming berada di sekitar istana iblis, dia melihat iblis ming sedang berbincang dengan salah satu pengikutnya.


Dalam hati Sioming dirinya bergumam


"Raja iblis sungguh sangat tampan" ucap Sioming sambil terus memandang ketampanan Iblis ming yang tak lekang oleh waktu.


"Aku harus bisa mendapatkannya" ujar Sioming


Di tempat yang tak jauh dari istana iblis, Siluman ulat sutra diam-diam memantau seluruh hal yang dilakukan oleh Sioming yang merupakan jelmaan dari Jin min kekasihnya di masa lalu.


"Jin Min, mengapa kau berubah"


"Rupanya, nafsu iblis telah menutup hatimu sehingga ingatan mu di masa lalu benar-benar telah lenyap" gumam siluman ulat sutra


"Tapi, aku tak kan menyerah"


"Aku akan berusaha agar ingatan mu di masa lampau segera pulih dan kita bisa menikmati hidup bersama lagi" ujar siluman ulat sutra sambil terus memantau gerak-gerik Sioming yang mulai mendekati iblis ming.


Setelah iblis ming selesai bercakap-cakap dengan pengikutnya, sioming mencoba menyapa iblis ming dengan rayuannya.


Percakapan demi percakapan antara Sioming dan iblis ming rupanya membuat keakraban mereka berdua terjalin.


Di sela-sela akhir percakapan antara iblis ming dan Sioming, muncul kesepakatan antara mereka berdua bahwa akan bersama-sama pergi ke negeri langit untuk melihat pertahanan di negeri langit.

__ADS_1


Iblis ming berencana akan membalaskan dendam lamanya kepada penduduk langit atas kekalahan yang dideritanya di masa lampau.


Rupanya, aura cantik Sioming membuat iblis ming terpesona. Dirinya melupakan sejenak kisahnya dengan tiobeng yang merupakan bangsa manusia di masa lampau.


"Sepertinya, aku harus membuka pintu hatiku untuk wanita lain"


"Sioming merupakan bangsa iblis"


"Tak kan menjadi halangan bagiku jika aku bersama-sama dengan nya suatu saat nanti" gumam iblis ming.


Saat Sioming meminta ijin kepadanya untuk kembali ke tempat kediamannya, Iblis ming mulai mencuri pandang tubuh Sioming dari belakang.


"Ya, wanita ini yang aku cari" gumam iblis ming sambil terus memandangi Sioming sampai tak terlihat lagi.


Keesokan harinya, Hirokisu tetap dalam perangkap batu berongga milik Dewa abadi.


"Kemana perginya Dewa abadi"


"Janjinya telah meleset"


"Lima ratus tahun lebih satu minggu waktu dunia telah aku lewati"


"Tapi mengapa dia tak muncul di hadapanku?" gumam Hirokisu sambil terus memandang ke atas langit.


Di saat Hirokisu sedang berkeluh kesah, Datanglah Dewa abadi yang selalu ditunggu-tunggunya.


"Mengapa kau sangat lama sekali?"


"Aku menunggumu di sini sampai tubuhku menjamur" ujar Hirokisu dengan nada kesal.


Tongkat naga laut timur yang sejak tadi berada di sampingnya bergerak ke sana kemari menunjukkan dirinya juga gembira karena tuannya akan terbebas dari tindihan batu berongga mulai hari ini.


Dengan kekuatan Dewa abadi yang sangat dahsyat, akhirnya belenggu Hirokisu terlepas dan Hirokisu bisa terbebas dari tindihan batu berongga yang sangat menyiksanya selama lima ratus tahun.


"Ha ha ha, aku bebas sekarang" ujar Hirokisu. Dirinya mulai melemaskan otot-ototnya yang kaku akibat tak digerakkan sama sekali salam waktu yang lama.


"Uh, tubuhku terasa pegal sekali"


"Dasar sial"


"Usiaku sia-sia selama lima ratus tahun"


"Banyak hal yang sudah aku lewati"


"Bahkan, putri mimpi tak pernah menemuiku selama Lima ratus tahun"


"Sungguh terlalu" ucap Hirokisu.


Setelah membuka belenggu Hirokisu, Dewa abadi berkata kepada Hirokisu

__ADS_1


"Hirokisu"


"Hukuman mu telah selesai"


"Kembalilah ke langit karena negeri langit membutuhkan mu"


"Jangan sampai kau ulangi kesalahan mu"


"Jika hal itu terjadi, kau akan aku kurung di bawah gunung Saka seumur hidupmu" ujar dewa abadi memberi peringatan


"Baiklah dewa abadi"


"Kau jangan cerewet"


"Aku sudah paham dengan ketentuan langit"


"Baiklah, aku akan pergi menuju ke negeri langit karena banyak hal yang belum aku selesaikan di sana" ujar Hirokisu.


"Tongkat naga laut timur, ayo ikut aku" ujar Hirokisu sambil melirik ke arah tongkat naga laut timur yang setia menunggu di sampingnya.


Mendengar panggilan Hirokisu, tongkat naga laut timur segera pergi mendekat ke arah Hirokisu.


Hirokisu segera memegang tongkat naga laut timur dan mencobanya.


Sambil bergerak ke sana kemari, Hirokisu mencoba memainkan tongkat naga laut timur dan mencoba kekuatannya.


"Tongkat naga laut timur, kau sungguh sangat hebat"


"Bersembunyilah kau di telingaku"


"Jika kau tak bersembunyi, kau akan di incar oleh para dewa dan siluman" ujar Hirokisu sambil terus memainkan tongkat naga laut timur yang sudah mulai bisa dia kendalikan.


Mendengar ucapan Hirokisu, tongkat naga laut timur berubah bentuk menjadi kecil membentuk sebuah jarum kecil.


"Ha ha ha"


"Kau tau apa yang aku mau" ujar Hirokisu.


"Baiklah, sekarang aku akan meletakkan mu di telingaku" ujar Hirokisu sambil meletakkan jarum itu ke telinganya.


Setelah meletakkan tongkat naga laut timur di telinganya, Hirokisu segera terbang menuju langit untuk menemui kaisar langit yang pastinya telah menunggunya.


"Di negeri iblis, persiapan iblis Samun dan iblis ming untuk menyerang negeri langit tampaknya sudah dalam tahap sempurna.


Sioming juga turut membantu dalam persiapan itu. Sedangkan siluman ulat sutra berusaha mencari obat penawar sukma agar Jin min teringat dengan masa lalu bersamanya.


Bersambung..


Cerita hampir mencapai titik puncak kawan..ikuti terus ceritanya bentar lagi tamat..

__ADS_1


__ADS_2