
"Hem, bagus sekali gaun yang telah kau buatkan untukku" ucap peri laut barat sambil memakai gaun yang telah di tenun oleh siluman ulat sutra untuknya.
Tak lama kemudian, gaun buatan siluman ulat sutra telah terpakai dan melekat di tubuhnya.
Sambil berkaca di cermin miliknya, peri laut barat tak bosan-bosan memandangi tubuhnya yang makin indah saat memakai gaun pemberian dari siluman ulat sutra.
"Siluman ulat sutra, gaun pemberian mu sangat indah"
"Tak sia-sia sekian lama aku menunggu dengan sabar"
"Hasilnya cukup memuaskan bagiku" ucap peri laut barat sambil berdecak kagum
"Peri laut barat, kalau begitu, apakah kau akan memberikan bubuk penawar jiwa milikmu?" tanya siluman ulat sutra tak sabar
"Ha ha ha"
"Kau tak perlu kawatir siluman ulat sutra"
"Aku akan memberikan bubuk penawar jiwa sesuai dengan janjiku kepadamu" ucap peri laut barat sambil pergi menuju ke kamar pribadinya.
Tak menunggu waktu lama, peri laut barat membawa sebuah kotak kecil dan diserahkannya kotak kecil tersebut kepada siluman ulat sutra
"Siluman ulat sutra, didalam kotak ini, ada bubuk penawar jiwa"
"Pakailah sesuai kebutuhn"
"Jika bubuk yang aku berikan ada sisanya, kembalikanlah kepadaku"
"Jika sudah habis kau pakai, kau tak perlu mengembalikannya di sini"
"Sementara itu, kotak tempat bubuk penawar jiwa simpan lah baik-baik dan turunkanlah kepada seluruh anak keturunan mu nanti"
"Dengan memiliki ini, kau tak kan terikat dengan kejadian reinkarnasi lagi" ucap peri laut barat kepada siluman ulat sutra
Siluman ulat sutra sangat senang melihat bubuk penawar jiwa saat ini sudah berada di tangannya.
"Baiklah peri laut barat"
"Aku akan segera pergi dari sini dan menggunakan bubuk penawar sukma dengan bijak"
"aku pamit pergi tuan putri, waktuku tak banyak" ucap siluman ulat sutra sambil membungkukkan badannya di hadapan peri laut barat
__ADS_1
"Baiklah"
"Pergilah dari sini" ucap peri laut barat
Setelah mendapatkan restu dari peri laut barat, siluman ulat sutra terbang melesat menemui Sioming sang ular betina yang merupakan reinkarnasi dari jin min.
"Jin min, sebentar lagi, kau akan terbebas dari pengaruh reinkarnasi yang kau jalani"
"Alam pikiran mu akan terlepas dari karma reinkarnasi"
"Aku akan secepatnya menemui mu" ucap siluman ulat sutra sambil bergegas pergi.
Siluman ulat sutra segera pergi ke negeri iblis dimana jin min tinggal di sana..Dirinya tidak tahu jika jin min saat ini sedang bersama iblis ming pergi menuju ke negeri langit untuk berperang melawan Hirokisu dan bala tentara langit.
Perjalanan siluman ulat sutra rupanya lebih cepat dari biasanya. Dia tak ingin kesempatan untuk bertemu Jin min tertunda lebih lama lagi.
Tak terasa, dirinya telah sampai di negeri iblis. Rasa senang dan penasaran menancap dalam dadanya. Dirinya ingin cepat bertemu dengan jin min saat itu juga.
Sambil melihat ke sekeliling, siluman ulat sutra merasa aneh dengan keadaan di negeri iblis yang sepi, hampir tak ada satupun maklhuk yang ada di situ.
"Ada apa ini?"
"Mengapa tak ada makhluk satu pun di negeri iblis ini?"
"Kemanakah mereka semua?" gumam siluman ulat sutra sambil melihat ke segala arah.
Siluman ulat sutra berharap ada satu makhluk yang ditemuinya di sana. Namun, tetap tak ada satupun siluman yang berpapasan dengan nya. Tak terasa, dirinya lama mencari ke berbagai tempat di wilayah iblis dan usaha nya seakan sia-sia.
Tak ada satupun makhluk iblis yang ditemuinya di sana. Hingga disaat dirinya hampir putus asa, putri mimpi yang saat itu sedang hamil besar datang menemuinya.
"Wahai siluman ulat sutra, mengapa kau tampak kebingungan dan tidak ikut pergi ke negeri langit?"
"Bukankah seluruh rakyat iblis pergi berperang untuk melawan negeri langit?" tanya putri mimpi kepada siluman ulat sutra.
Mendengar ucapan putri mimpi yang di luar dugaan nya, siluman ulat sutra terkejut dan menunjukkan wajah tak percaya atas apa yang disampaikan oleh putri mimpi kepadanya.
"Apakah kau berkata yang sebenarnya?" tanya siluman ulat sutra dengan wajah penasaran.
"Siluman ulat sutra"
"Mengapa kau tak percaya kepadaku?"
__ADS_1
"Bukankah aku putri mimpi yang selalu tahu apa yang terjadi di alam iblis ini?" ucap putru mimpi mencoba meyakinkan siluman ulat sutra yang saat itu tampak kebingungan.
"Lalu, apakah Sioming dan iblis ming juga ikut berperang menuju negeri langit?" tanya siluman ular sutra kepada putri mimpi
"Baru saja iblis ming dan Sioming berangkat menuju negeri langit"
"Mungkin saat ini mereka berdua masih berada di perjalanan menuju langit" ujar putri mimpi
"Kalau kau tak percaya dengan perkataanku, pergilah ke istana pusat negeri iblis".
"Kau tak kan bisa menemui iblis ming karena mereka berdua telah pergi ke negeri langit bersama-sama" ujar putri mimpi sekali lagi
"Baiklah putri mimpi"
"Aku akan menuju ke istana pusat negeri iblis, untuk membuktikan semua perkataan mu"
"Jika iblis ming dan Sioming tak ada di sana, aku akan mengejar mereka ke negeri langit, karena ada sesuatu yang harus aku selesaikan saat ini iuga" ucap siluman ulat sutra sambil terbang meninggalkan putri mimpi.
Siluman ulat sutra terbang rendah menuju ke pusat istana iblis ming dan ternyata perkataan putri mimpi benar adanya.
Tak ada iblis ming dan Sioming. Dirinya Hanya melihat beberapa penjaga istana dan jumlahnya hanya sedikit dan tak seperti biasanya.
"Rupanya, benar yang diucapkan oleh putri mimpi"
"Aku harus segera mengejar Jin min"
"Aku tak mau jin min terluka akibat peperangan ini" ucap siluman ulat sutra sambil bergegas pergi menuju ke arah langit dimana jin min dan iblis ming menuju ke sana.
Tenaga siluman ulat sutra sepertinya hampir habis akibat perjalanan jauh yang baru saja dia lalui. Namun demi cintanya untuk Jin min dia tak beristirahat dan tetap melakukan perjalanan lagi menuju ke negeri langit.
******* nafas siluman ulat sutra semakin cepat, keringat di tubuhnya mulai bercucuran. Kelelahan semakin tampak di raut wajahnya
Tapi, siluman ulat sutra tak peduli dengan apapun yang terjadi pada tubuhnya. Dirinya terus saja terbang menuju ke negeri langit dengan kecepatan tertinggi yang dimilikinya.
Sementara itu, Jin min dan iblis ming rupanya hampir mencapai ke negeri langit dimana iblis Samun dan Hirokisu berada di sana.
Iblis Samun yang saat ini berada di negeri langit mulai berniat jahat dalam hatinya.
"Iblis ming, sebentar lagi, kau akan kena batunya"
"Aku akan membunuhmu di hadapan para dewa dan pastinya ini adalah sejarah kelam negeri iblis selama beribu-ribu tahun, negeri iblis tak pernah mengalami pergantian kepemimpinan"
__ADS_1
"Sebentar lagi, aku akan mengambil alih negeri iblis" gumam iblis Samun dalam hati