Kaisar Langit Generasi Ketiga

Kaisar Langit Generasi Ketiga
Episode 8 ( Babak baru)


__ADS_3

Perjalanan Hirokisu mencapai babak baru. Tak terasa dirinya telah sampai ke langit pertama dan Kecepatan terbang Hirokisu sangatlah cepat, sehingga tak membutuhkan waktu lama Hirokisu telah sampai di langit pertama tanpa hambatan yang berarti. Di langit pertama Hirokisu bertemu dengan penjaga langit pertama yang bernama Dewa Hujan.


Dewa hujan, bertanya kepada Hirokisu tentang tujuan nya pergi ke negeri langit. Dewa Hujan tidak mengetahui jika Hirokisu sebenarnya adalah keturunan dari kaisar langit karena aura tubuhnya tak menunjukkan hal itu.


"Hai pemuda tampan, untuk apa kau kemari?"


"Tubuhmu cukup kuat bisa sampai menuju ke langit pertama tanpa bantuan siapapun"


"Siapakah engkau sebenarnya? tanya Dewa Hujan kepada Hirokisu yang saat itu sedang berjalan menuju ke arahnya.


Sambil tersenyum, Hirokisu menjawab dengan lantang


"Dewa Hujan, aku datang ke mari hanya lewat saja"


"Aku ingin pergi ke langit ke tujuh dimana Raja langit berada" jawab Hirokisu.


"Hem, baiklah"


"Kau boleh melewati langit ke satu jika kau berhasil menghindari ke ketiga serangan ku" ujar Dewa Hujan kepada Hirokisu.


Tanpa berpikir panjang, Hirokisu menyanggupi tantangan dari Dewa Hujan.


"Baiklah Dewa Hujan, lancarkanlah seranganmu kepadaku" ujar Hirokisu sambil tersenyum sinis.


Kesombongan Hirokisu membuat Dewa Hujan geram dan melancarkan serangan nya.


Serangan air yang ganas di arahkan kepada Hirokisu dan bagi Hirokisu air adalah sahabat baginya karena dirinya merupakan anak keturunan dari Dewa air yang merupakan kakek nya.


"Ha ha ha"

__ADS_1


"Dewa Hujan"


"Air pun takut menyentuh kulitku dan langsung jatuh tepat di kakiku"


"Ayo, beri aku tamparan yang lebih kuat"


"Air ini tak bisa menghalangiku untuk melawanmu" ejek Hirokisu sambil memoncongkan bibirnya.


Ejekan Hirokisu membuat Dewa hujan semakin marah dan melancarkan serangan nya yang kedua kepada Hirokisu.


Namun lagi-lagi Hirokisu selalu memenangkan pertarungan dengan nya.


Melihat kemampuan Hirokisu yang jauh berada di atas nya, dengan sangat terpaksa dewa hujan menyerah tanpa syarat.


"Anak muda"


"Sepertinya kau bukan orang sembarangan"


"Dan mulai saat ini, kau bisa memegang kendali hujan tanpa perlu meminta ijin kepadaku"


"Ha ha ha, benarkah apa yang kau bilang?" tanya Hirokisu sedikit tak percaya mengingat Dewa Hujan sejak awal tak menyukai dirinya


"Benar Hirokisu"


"Kau memang berhak mendapatkan satu anugerah dariku"


"Tapi ingat"


"Jangan kau gunakan untuk kejahatan"

__ADS_1


"Gunakan untuk hal yang berguna saja karena jika kau gunakan sembarangan, Raja langit akan murka kepadamu" ujar dewa hujan memberi peringatan.


"Baiklah Dewa Hujan"


"Aku paham"


"Kau tak perlu memberi tahu kepadaku, aku sudah tau apa yang harus aku lakukan" ucap Hirokisu


"Kalau begitu, aku akan melanjutkan perjalanan ku menuju ke langit kedua" ucap Hirokisu


"Hirokisu"


"Hati-hati"


"Di langit ke dua, kau akan menemui putri salju"


"Dia yang mengatur turun nya es di bumi"


"Hawa di langit ke dua sangat dingin"


"Kau hebat jika bisa melewatinya" Ucap Dewa Hujan memberi peringatan


"Dewa hujan"


"Janganlah kau meremehkan kemampuanku"


"Aku tak selemah yang kau kira"


"Cepat atau lambat, kau akan tahu siapa aku sebenarnya" ucap Hirokisu

__ADS_1


Setelah berkata demikian, Hirokisu segera pergi menuju ke langit kedua.


Putri mimpi yang sejak tadi melihat hirokisu dan Dewa hujan berbincang tak ingin ketinggalan berita. Dirinya mengikuti hirokisu menuju ke langit ke dua


__ADS_2