Kaisar Langit Generasi Ketiga

Kaisar Langit Generasi Ketiga
Episode 35 (sebuah dendam)


__ADS_3

Iblis Samun tampak nya tak bisa menerima kematian Saurin sang putri duyung yang beberapa hari ini menemaninya. Pertemuan singkat antara mereka berdua rupanya memberikan magnet yang kuat sehingga iblis Samun sedikit merasakan cinta.


"Iblis ming, kau sungguh sangat keji"


"Mulai detik ini, aku tak kan menjadi pengikut setiamu lagi" gumam iblis Samun dalam hati.


Pergolakan rasa dendam dan benci telah menjadi satu dalam hati iblis Samun.


"Kalau begitu, aku akan tetap bersama iblis ming, untuk membalaskan dendam kematian temanku"


"Tunggulah pembalasan ku iblis ming" gumam iblis Samun sambil beranjak pergi dari istana laut timur.


Di tempat lain, kekalahan Raja naga laut timur membuat geger para dewa yang ada di langit.


"Sungguh aku melihat kejadian luar biasa di istana laut timur" kata dewa angin bercerita.


"Apa yang kau lihat dewa angin, sehingga kau tergesa-gesa mengabarkan hal ini kepada kami?" tanya dewi hujan penasaran


"Sepertinya tongkat naga timur akan segera mempunyai majikan baru"


"Hirokisu, telah melakukan perbuatan yang di luar kendali"


"Dia telah memenangkan pertarungannya dengan Raja laut timur" ujar dewa angin sambil menatap keadaan istana laut timur melalui cermin dewa yang dimilikinya.


"Dewa angin, kita lihat saja apa yang akan terjadi selanjutnya"


"Perbuatan Hirokisu merupakan perbuatan dosa yang seharusnya tidak dilakukan"


"Tongkat naga timur adalah simbol milik kerajaan laut timur dan jika itu sampai diambil, maka cakra penyeimbang antara bumi dan langit akan goyah" ujar dewi hujan.


Di istana laut timur, suasana semakin mencekam. Hirokisu tertawa puas karena misinya dapat dilaksanakan dengan sangat mudah. Sambil menatap Raja naga laut timur yang masih terluka, Hirokisu berkata


"Hai Raja naga laut timur"


"Kekalahanmu telah membawa ku mencapai titik puncak"


"Sekarang, aku akan mengambil alih tongkat naga laut timur dan menggunakannya sebagai senjataku" ucap Hirokisu sambil melihat ke arah dimana tongkat naga timur berada.


"Hirokisu, ketahuilah"


"Saat kau mengambil tongkat itu, bumi akan berguncang, begitu juga di dunia langit"


"Sebelum hal itu terjadi, urungkanlah niatmu untuk mengambil tongkat sakti itu" ujar raja laut timur


"Tidak, aku akan tetap mengambilnya dan menjadikam tongkat naga laut timur sebagai senjataku" ujar Hirokisu tak menghiraukan ucapan dari Raja naga laut timur.


"Jika kau tetap memaksa mengambil nya, para dewa akan mrka karena perbuatan yang kau lakukan bisa merusak sistem rata surya" ujar Raja laut timur mencoba menghalangi Hirokisu yang mulai gelap mata.

__ADS_1


"Sudahlah raja laut timur"


"Ocehan mu tak membuatku berubah pikiran"


"Tekadku sudah bulat"


"Sskarang, menyingkirlah"


"Aku tetap akan mengambil tongkat naga laut timur karena akan aku gunakan untuk senjataku" ujar Hirokisu memaksa.


Akhirnya Hirokisu mulai mendekati tongkat naga laut timur dan mencoba untuk mengambilnya.


"Ah...mengapa tongkat ini sangat besar sekali" gumam Hirokisu dalam hati.


Dan dengan kekuatan yanh dimilikinya, Hirokisu mencoba mencabut tongkat naga laut timur dari akarnya.


"Ah...berat sekali"


"Kenapa tongkat ini sangat berat dan aku juga kesulitan untuk mengambilnya?" gumam Hirokisu dalam hati.


Saat Hirokisu kebingungan, tongkat naga laut timur terlihat meliuk ke kanan dan ke kiri dan hal itu membuat Hirokisu terkejut.


"Hah, tongkat naga laut timur, apa yang sedang kau lakukan"


Tongkat naga laut timur tetap meliuk ke kanan dan kekiri tanpa ada yang mengendalikannya.


Usaha Hirokisu pun berhasil dan tongkat naga laut timur akhirnya bisa tercabut dari akarnya.


"Ha ha ha, aku berhasil"


"Sekarang aku bisa menggunakan tongkat naga laut timur sebagai senjata utamaku" ucap Hirokisu


Tongkat naga laut timur yang telah tercabut dari akarnya bergerak sendiri tak tentu arah. Hal ini membuat Hirokisu merasa jengkel.


"Hai tongkat ajaib, apa yang kau lakukan?"


"Sekarang, akulah majikan barumu"


"Setiap perintah yang aku ucapkan, kau harus menurut dan segeralah melaksanakannya" ujar Hirokisu sambil memandang tongkat ajaib yang masih saja kurang bisa dikendalikan olehnya.


mendengar ucapan Hirokisu, tongkat naga laut timur bergerak-gerak ke segala arah dan terjadilah pertarungan antara tongkat naga laut timur dan Hirokisu.


Hirokisu tampak nya berusaha mengendalikan suasana sedangkan tongkat naga laut timur berusaha menyerang Hirokisu dengan sangat ganas.


Wujud tongkat yang semula kecil berubah menjadi besar dan bergerak tak tentu arah. Hirokisu hampir kewalahan menghadapi ganasnya tongkat naga timur yang sudah diluar kendalinya.


"Hai tongkat naga laut timur, lihatlah apa yang aku pegang" panggil Hirokisu saat dirinya menahan serangan dari tongkat naga laut timur.

__ADS_1


Tongkat laut naga timur terdiam sejenak dan mendekat ke arah tangan Hirokisu yang memang terlihat memegang sesuatu.


Tenyata Hirokisu memperlihatkan kunci ajaib yang diperoleh nya dari negeri langit. Kunci ajaib pemberian dari Shin shin yang merupakan ibu kandungnya.


Melihat kunci ajaib ada di tangan Hirokisu, tongkat naga laut berubah menjadi kecil dan terbang ke tangan Hirokisu.


Dengan gerak refleks, Hirokisu memegang erat tongkat naga laut timur yang berubah jadi kecil dan segera meletakkan nya di balik rambutnya yang panjang.


"Hai tongkat ajaib, kau sudah jinak rupanya"


"Mulai sekarang, apa yang aku lakukan harus kau dukung sepenuhnya"


"Bantulah aku jika nanti aku menghadapi musih-musuhku" ujar Hirokisu


Di samping Hirokisu, putri aurora sedang berdiri tegak menunggu Hirokisu menoleh kepadanya.


"Hirokisu, apa kau akan mengembalikan aku ke kerajaan Amenor?" tanya putri aurora


Hirokisu memandang ke arah putri aurora dan mengiyakan permintaan putri aurora karena hal itu sangat mudah baginya.


Sebelum pergi ke kerajaan Amenor, Hirokisu terlebih dahulu melihat perkembangan kerajaan Amenor melalui cermin ajaibnya.


Saat melihat keadaan kerajaan amenor, terkejutlah dia bahwa perdana menteri kerajaan amenor telah tewas terbunuh.


Putri aurora yang secara tak sengaja melihat kematian ayahnya yang tragis menjerit dan pingsan karena tak kuat jika melihat kematian ayahnya yang dibunuh dengan kejam oleh iblis ming.


Untungnya saat melihat perkembangan situasi di kerajaan amenor, iblis ming yang bertujuan untuk melihat Hirokisu, masih dalam perjalanan menuju ke tempat dimana Hirokiau berada.


Melihat putri aurora yang jatuh pingsan, Hirokisu segera membawa nya pergi ke tempat dimana para putri duyung istana laut timur berada di sana.


"Dimanakah putri duyung pemimpin kalian?" tanya Hirokisu kepada salah satu putri duyung yang kebetulan berada di pintu gerbang istana duyung.


"Maaf tuanku, pemimpin kami telah tewas dibunuh oleh iblis ming" ujar salah satu putri duyung yang ditemuinya.


"Hah, iblis ming, kau telah membuatku marah" gumam Hirokisu dalam hati.


"Kalau begitu, aku menitipkan putri aurora di sini"


Rawatlah dia dengan baik"


"Berikanlah baju duyung kalian agar putri aurora bisa beradaptasi disini"


"Untuk sementara waktu, kepemimpinan klan duyung aku serahkan kepadamu" ujar Hirokisu kepada salah satu duyung yang dia temui.


"Aku akan pergi dari sini, dan di lain waktu jika urusanku sudah beres, aku akan kembali ke mari" ujar Hirokisu


"Baiklah Hirokisu"

__ADS_1


"Terimakasih banyak" ujar duyung yang baru saja dilantik olehnya untuk menggantikan Saurin teman dekat iblis samun yang sudah dibunuh oleh iblis ming.


__ADS_2