KAMPUNG HANTU

KAMPUNG HANTU
Part 6 Yu Minah Jadi Kuntilanak


__ADS_3

Seperti biasa pagi harinya aku menceritakan kejadian semalam pada teman-temanku, kenapa aku tak memceritakan semalam ?karena subhan dan sumbri sudah pulang duluan, jika tidak ada mereka pasti memintaku menceritakan ulang ,aku tidak mau hanya membuang waktu saja.


"Aku mau cerita nih "ujarku.


"Aku juga mau cerita di"ucap sumbri.


"Kamu duluan aja sum "usulku.


"Tidak, kamu yang bicara duluan tadi "ucap sumbri.


"Cap cip cup kembang ucup kemana-mana permen di cup cup 🤣"matra bejo dengan jarinya menunjuk bergantian ke sumbri dan diriku, alhasil sumbri yang kena tunjuk terakhir.


"Bearti kamu dulu sum,monggo bercerita "ucap bejo mempersilakan.


"Giniloh,semalam kan aku dan subhan pulang duluan -"baru memulai cerita sudah di potong oleh bejo.


"Larat bukan pulang duluan tapi bolos"ucap bejo.


"hehehhe sama aja jo"ucap sumbri cengengesan.


"Ya be-"ucap bejo terpotong olehku, jika di biarkan bisa panjang ceritanya.


"Sudah, sudah, teruskan ceritanya sum"ucap ku ke sumbri.


"Saat di jalan menuju rumah, kami mendengar orang nangis di rumpun bambu selatannya rumah pak agus yang dulunya ada penampakan bayi ghoib itu di, terus kami cari tuh siapa yang nangis malam -malam sampai kami bertemu dengan seorang perempuan berambut panjang membelakangi kami sambil menangis, awalnya aku mau tanya tuh sama mbaknya kenapa nangis tapi si subhan narik aku terus, ributlah aku dengan nya sampai di berbisik bahwa mbak itu kakinya gak nyentuh tanah, akupun melihat ke kaki mbaknya ternyata memang gak nyentuh tanah. Mbaknya menoleh ke arah kami dan tertawa cekikikan jangan di tanya waktu itu kami langsung lari nyongsang nyonglep yang di ketawain sama tuh kuntilanak, dan kamu tahu gak di siapa kuntilanak itu? "cerita sumbri tanpa ada yang menyela.

__ADS_1


"Emang siapa sum? "tanyaku.


"Pengen tahu banget atau pengen tahu aja??"goda sumbri yang mendapatkan jitakan kepala oleh bejo.


"sempruuul, kau tuh sum orang serius nanya ya di jawab dasar anak pak piih(rofiih bapak sumbri) "ucap bejo.


"orang adi nya gak sewot kenapa kamu yang sewot? terus jangan bawa bapak dia lagi ada di sawah"protes sumbri.


"Gimana gak sewot aku juga penasaran!,terus siapa juga yang nanya bapak lu bambang"tukas bejo.


"Sudah, jangan bertengkar lagi!! ,emang siapa kuntilanak itu sum? "ucap ku menengahi dan bertanya sekali lagi.


"Yu minah"ucap subhan dan sumbri kompak,kami melotot mendengarnya.


"Seriusan"tanya ku, bejo dan dimas bersamaan.


"Eh kok gitu!! bukannya aku gak maksa loh, kamu mau ikut sendiri "protes sumbri.


"Hehehhe ya maaf itu khilaf "ucap subhan menggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil senyam senyum gak jelas, aku hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkah mereka, mereka berdua jika di ajak bolos ya ayo! kalo di ajak ngaji ayo! juga di tambah bejo dan dimas malah terserah ikut aja, aku gak munafik ya memang pernah ikut mereka bolos tapi ketahuan bapak jeralah diriku, pulang-pulang di pukul sama sapu oleh bapak mengintari pohon mangga depan rumah tapi tidak haji, dari kejadian itu aku gak pernah mau jika di ajak bolos mengaji,emak juga menangis melihatku seperti itu ,kata emak 'emak nyekolahin kamu cong! biar kamu gak kayak kami!! kami pengen kamu jadi orang sukses dan menyuruhmu mengaji itu sebagai bekalmu di akhirat, apakah itu membuat berat Cong??'ucap mak kala itu sambil menitikkan air mata, bagaimana aku gak sedih sedangkan surgaku ada di telapak kakinya dan aku membuat pemilik telapak kaki itu menangis ,jangan di tanya lagi waktu itu hatiku benar -benar hancur dada terasa sesak dan menangis berjanji pada diri sendiri gak akan mengulangi kesalahan yang sama dan bertekad menjadi orang sukses suatu saat nanti biar bisa membuat mereka bahagia.


"Kalo cerita mu gimana di? "tanya subhan membuyarkan lamunanku.


"Semalam akukan pengen pipis saat pembacaan do'a, aku pergi ke kebhen yang ada di belakang rumah pak agus otomatis kan lewat dapur jadi saat lewat dapur aku gak sengaja dengar pembicaraan para ibu-"ucapku terpotong oleh bejo.


"Wah wah seorang supriadi sudah berani menguping, makanya kamu jangan suka ngumpul sama ibu-ibu jadi begini kan ketularan! "ucap bejo yang mendapatkan toyoran dari subhan.

__ADS_1


"Kebiasaan kamu jo! suka menyela pembicaraan orang,diem napa sih!!! "ucap subhan bersungut kesal.


"Woy! dimas kok kamu juga ikut toyor kepalaku!"ucap bejo kesal.


"Beli satu gratis satu"ucap dimas tak berdosa yang di toyor balik oleh bejo.


"Kamu kira jua-"ucap bejo terpotong olehku.


"Mau di lanjutin gak nih?"ketusku,bejo langsung menutup mulutnya dengan tangannya rapat-rapat bertanda gak akan bicara lagi.


"Aku dengar dari ucapan para ibu-ibu semalam bahwa pak agus di datengi arwah yu minah yang teriak kepanasan, oleh sebab itu katanya pak agus mau buat rumah di atas kubur yu minah"sambungku bercerita lagi.


"Pantesan tadi sesudah sholat subuh, pak agus pergi ke rumah tanya bapak "ucap subhan.


"Mungkin mau nagih hutang kali han"goda bejo bercanda.


"Tolak angin !!!! "teriak kami kepadanya, yang mana membuat mukanya kusut dan cemberut .


"Adi maksud rumah di atas kubur itu gimana sih"tanya dimas tidak paham yang sama halnya denganku semalam. Aku melirik ke bejo tapi dia membuang muka, aku tahu nanti sudah tidak ngambek lagi tuh anak karena dia type gak tahan kalo gak bicara.


"Kata para ibu -ibu rumah yang di maksud cuman penghalang dari atas makamnya biar terhindar dari sinar matahari langsung "jelasku, dimas cuman manggut -mangut meng-ohkan saja.


"Setelah itu aku sudah gak menguping lagi ,gak tahan! terus pergi ke kebhen tapi saat di kebhen aku mendengar suara air di dalam aku pikir ada orang jadi ku tunggu saja, sampai setengah jam aku menunggu hingga di susul oleh dimas kata dimas gak ada orang yang pergi ke kebhen akhirnya aku memberanikan diri membukan pintu kebhen dan ternyata kosong gak ada orang, aku buru-buru masuk waktu itu untuk menyelesaikan hajad yang tertunda di tambah angin membuat bulu kudukku merinding setelah selesai aku mencium bau melati di Campur darah pengen muntah waktu itu hingga akhirnya aku lari sama dimas "ucapku selesai bercerita.


"Aku sudah filling sih di! kamu lari pasti ada apa-apa, aku tahu kamu gak akan jahil seperti dia"ucap dimas menyindir dan menyenggol lengan bejo tapi yang di senggol cuman melengos kesal.

__ADS_1


Note 📚


nyonsang nyonglep:terpontang panting


__ADS_2