
Happy reading semuanya
*h*atttchiiiiii....hattchiii....
Suara bersin aleta yang tak henti-henti selepas mandi tadi membuat nya kembali berbaring diatas tempat tidur enggan untuk melakukan apapun dia merasa tubuh nya sakit mendadak ditariknya kembali selimut sampai kelehernya.
"ini semua karena kau rey, jika kau tak mengganggu aku tak akan sakit..... hattchii....hattchii (umpat aleta dibawah selimut)
"bangun lah sayang makan dan minum obat nya agar keadaan kau membaik. (rey yang sudah kembali menyiapkan sarapan berserta obat yang dibawanya)
"......
"kenapa kau diam sayang.
"pergilah rey aku tak mau bicara dengan mu. hattchiii....hattchii.
"lihat lah muka mu merah semua, jika tidak diobati kau akan tambah sakit. (rey yang menarik aleta agar iya bisa melihat keadaan nya)
"aku baik-baik saja rey hanya butuh istirahat sebentar...
"makan ini dan minum obatnya..
"aku tak mau rey..
"kau mau membantah ku..
"ahh baiklah...(tak bisa menolak perintah rey yang bisa dilakukan adalah menerima dengan sepenuh hati)
"kapan kita kembali rey. (aleta yang baru menyadari mereka masih divila kemarin)
"aku berencana pagi ini tapi melihat kau seperti ini jadi aku undur.
"bagaimana kalau siang ini rey aku mau pulang.
"itu tergantung kau jika kau menurut meminum obat maka lebih cepat untuk pulang.(mendengar perkataan rey, aleta bergegas menyelesaikan makannya agar ia bisa minum obat nya)
"rey apa aku boleh pergi jalan-jalan...
"kapan?? bukan kah aku sudah mengajak mu kemarin dan hari ini.
"besok... Aku ingin jalan-jalan dengan teman-temanku rey.
"bukankah aku sudah menggantikan jalan-jalan mu...
"tapi ini berbeda rey.
"apa nya yang beda haaa.... (bentak rey pada aleta)
"tu kan dia mulai lagi, dia punya pacar saja aku tidak mempermasalahkan nya. (tatapan tajam aleta pada rey)
"ya sudah terserah mu rey. (obrolan itu ditutup dengan aleta yang meneruskan makannya dan minum obat tanpa bicara apa-apa lagi pada rey)
"huh.... memangnya apa yang dia khawatirkan jika aku pergi bersama teman-temanku.(gerutu aleta manarik kembali selimutnya dan tertidur)
Siangnya sesuai yang dikatakan rey mereka akan pulang setelah aleta bangun dari tidurnya. Mereka sedang dalam perjalanan menuju mansion, aleta yang masih kesal dengan rey walau sakitnya membaik tapi tidak dengan mood nya.
"kau marah dengan ku sayang. (rey yang memfokuskan dirinya untuk menyetir)
"tidaak... (ketus aleta memalingkan mukanya)
"lalu kenapa kau cemberut saja sayang....
"tidak apa-apa....
__ADS_1
"lihat aku sayang...
Aleta yang terus tak mau menoleh kearah rey sampai mereka sampai dimansion sedangkan rey hanya tersenyum melihat tingkah menggemaskan istrinya itu jika sedang kesal.
"aku akan pergi kekantor menyelesaikan beberapa dokumen, kau harus tetap disini sayang tunggu aku. (ucap rey pada aleta yang sudah berada dikamar)
"ya. (aleta yang masih kesal pada rey)
"baiklah sayang aku pergi dulu.... cuppp... (rey yang berjalan mendekat dan mencium kilas pipi aleta)
Rey yang masuk keruang ganti mengganti baju nya yang lebih formal seperti biasanya dan dibawah sekretaris nya sudah menunggu dengan setia.
Aleta yang tak diperbolehkan untuk pergi kemana-mana mengganti baju nya dan setelah itu memilih untuk kembali tidur.
Hari semakin sore sampai aleta bangun rey belum kembali seperti biasa sikap bosan nya muncul kembali membuat nya ingin pergi jalan-jalan keluar tanpa ada kekangan dari rey tapi jika iya pergi bukankah akan menyulitkan dia meminta maaf pada rey nanti.
"haiss!! bosan nya aku mau jajanan didekat kampusss.(gerutu aleta yang sudah bangun tapi tidak beranjak dari tempat tidur)
*
*
*
Suasana kantor yang sudah mulai sepi dikarenakan hari yang akan segera gelap para karyawan yang berhalu lalang untuk pulang mengistirahatkan diri akibat aktivitas yang padat sepanjang hari.
"chou... apa yang dilakukan nya sekarang. (rey yang duduk diruangan nya dengan menumpuknya dokumen yang harus ia periksa)
"nona sedang tidur tuan. (chou yang mengerti tuannya gelisah ingin cepat pulang)
"apa dia tidak melakukan apapun sejak aku tinggalkan tadi.
"pelayan rumah bilang nona tidak keluar kamar tuan.
"heyy... bukankah aku sudah menggantikan jalan-jalan nya kemarin.(melempar pena pada chou)
"itu berbeda tuan.
"cihh!! kenapa jawaban chou sama persis dengan nya. (umpat rey kesal dengan sekretaris nya)
"apa nya yang beda....
"begini tuan.... Apa nona pernah meminta izin pada tuan??
"ya dia beberapa kali meminta izin padaku.
"apa tuan mengizinkan nya.
"tentu saja tidak, kau kan tau.
"itu masalahnya tuan, nona ingin kebebasan nya kembali saat dia masih single tanpa harus minta izin siapa pun.
"lalu kenapa dia hanya menjawab terserah begitu.
"itu berarti dia kesal dan marah tuan, tuan juga jangan lupa bahwa nona menikah karena tuan paksa. (chou yang sedikit canggung dengan kata-kata nya)
*K*ringg kringg
Suara telpon yang menghentikan pembicaraan mereka, handphone milik sekretaris chou lah asal nya.
"ini dia tuan.(menunjukan pada rey siapa yang menelpon)
"hey...kenapa dia menelpon mu bukan aku. (setelah tahu bahwa aleta yang menelpon)
__ADS_1
"aku juga tidak tau tuan. (diangkatnta telpon itu dan menekan tombol louspeaker)
"hallo nona...
"chou...akhirnya kau angkat telponnya. (ucap aleta mendengus kesal)
"ada apa nona..
"emm.. apakah kau akan kesini chou. (chou yang melihat tuan nya dengan mengisyaratkan untuk apa istri nya menanyakan itu)
"nona kau membuat ku semakin diposisi sulit, aku bisa kehilangan pekerjaan nona. (batin chou yang takut dengan tatapan ancaman dari rey)
"chou... apa kau masih disana.
"iya nona, memang nya untuk apa menanyai ku hal itu.
"jawab dulu pertanyaan ku.
"ehh... iya nona saya kesana untuk mengantar tuan nanti.
"bagus...
"memangnya ada apa nona.
"aku mau kau membelikan jajanan yang berada didekat kampus ku.
"haaaa... Nona kenapa kau tak menelpon tuan.
"aku tak mau..
"tapi kenapa nona.
"aku tidak mau.. Aku sudah minta izin baik-baik padanya jawaban nya selalu tidak.
"ternyata masih marah dengan ku. (ucap dalam hati rey sambil tersenyum mendengar perkataan aleta)
"oh ya chou pastikan rey tidak boleh tau.
"kenapa tuan tidak boleh tahu nona.
"aku bilang tidak ya tidak belikan saja untukku.
"baiklah nona. (panggilan yang diakhiri aleta secara sepihak tanpa mendengar jawaban chou)
"dia masih marah rupanya dengan ku chou. (ucap rey setelah chou meletakan handphone nya)
"baiklah chou.. Aku merindukan istriku itu aku mau pulang sekarang. (rey yang langsung berdiri ingin segera pulang)
Rey dan chou yang sedang dalam perjalanan menuju kekampus aleta untuk membelikan pesanan nya seketika rey menghentikan chou untuk membeli jajanan itu saat ia melangkah keluar mobil.
"tunggu chou.
"ehh... kenapa tuan.
"apa kau tak melihat makanan yang dipenuhi debu dan kuman itu, kita pulang saja aku tak mau istriku sakit memakan makanan itu. (pandangan rey yang jijik melihat nya)
"bagaimana dengan pesanan nona tuan, anda tidak mau dia tambah marah kan.
"belikan saja dia cake atau apa pun itu nanti, jangan biarkan dia makan itu lagi.
"baik lah tuan.
*B*ersambung...
__ADS_1