
Hati aleta yang bagai hancur dengan kesedihan yang akan terulang disetiap tanggal, bulan dan tahun yang berganti tetap tidak akan merubah kesedihan ditanggal ini, tanggal dimana aleta kehilangan cahaya kehidupan nya membuat nya harus berusaha bangkit untuk menjalani keras nya hidup.
Tina yang pergi setelah melihat aleta yang sudah lebih baik, ia menyadari bahwa rey dan keluarganya itu memperhatikan aleta sedari tadi. Tentu saja ia kenal rey pria yang menyakiti sahabat nya dimasa lalu.
"kau sangat jahat rey.. (tina yang berhenti dan menatap rey)
"memang nya apa yang aku perbuat. (rey yang membalas tatapan rey)
"ku fikir kau akan tau setiap inci kehidupan aleta tapi ternyata kau bahkan tak tau tentang hari ini. (tina yang menatap sinis kearah rey)
"ohh dan juga kau bilang kau mencintai nya aku berharap itu benar rey bukan sekedar permainan mu saja, seperti dulu. (tina yang melangkah pergi meninggalkan rey yang bingung dengan perkataan nya)
"memang nya hari apa ini. (rey yang bingung ada apa ini sebenarnya pagi tadi aleta ingin mengatakan nya tapi ia potong perkataan nya)
"rey ada apa ini sebenarnya. (ibu rey yang ikut bingung)
"aku juga tidak tau bu.
"chou ada apa ini sebenarnya. (rey berteriak menatap chou yang berdiri agak jauh dari mereka)
__ADS_1
"tuan sebenarnya hari ini adalah.....(chou yang mendekat kearah tuannya tersebut)
"lanjutkan chou jelaskan padaku...
"hari ini adalah hari ulang tahun ibu nona aleta dan sekaligus hari peringatan kematian kedua orangtua nya.
"apa?? bagaimana mungkin kau tidak memberitahu ku chou... (ditarik nya kerah baju chou)
"maaf tuan aku fikir tuan sudah tau dan juga tuan dan nona habis bertengkar.
"cihh.... (rey yang melepas tarikan kerah baju chou mengumpat kenapa dia bisa tidak ingat hari ini)
".......
Tik tik tik tik
Hujan yang turun teramat deras aleta yang masih berada ditaman samping bukannya masuk kedalam rumah malah menikmati hujan yang membasahinya.
"ternyata benar hujan bisa menutupi kesedihan seseorang. (gerutu aleta yang terus menikmati hujan)
__ADS_1
Rey yang melihat aleta basah karena hujan berlari kearah aleta sambil membawa payung.
"kau bisa sakit aleta. (dipayung kan nya aleta dan rey yang sekarang sudah berada dihadapan nya)
"tinggalkan aku rey.
"aleta kau bisa sakit.
"biar aku sakit kalau mati pun malah lebih bagus. (deraian air mata aleta yang terus mengalir ikut dalam deras nya hujan)
"aleta...kau... (bentak rey padanya)
"kau tidak usah peduli aku mati atau hidup aku tidak peduli.
"tapi aku peduli aleta.... (dilemparkannya payung dan menarik aleta kedalam pelukannya)
"kau tau aleta kau adalah alasan ku hidup jika kau pergi bagaimana dengan ku. (rey yang memeluk aleta hingga ia terasa sesak)
"aku sangat mencintaimu aleta...
__ADS_1
"kalau kau mencintai ku kenapa kau tinggalkan aku dulu rey kau khianati aku, cinta ku kenapa?? hiks... hikss... (rey yang tertegun dengan kata-kata aleta bahkan aleta tak melupakan sedikit pun rasa sakit yang ia tinggalkan untuk nya)