Kamu hanya milikku

Kamu hanya milikku
Episode 7


__ADS_3

Happy reading semuanya


"sudah mengganggu ku dipagi hari sekarang meninggalkan ku. (aleta yang kesal pasalnya melihat rey yang sudah pergi)


Aleta yang merasa bosan dirumah setelah sarapan pagi ia pergi ketaman samping menyiram bunga atau hanya duduk dan memandangi tanaman.


"haaaaiss.. bosaannya. (gerutu aleta)


"apa yang harus aku lakukan sekarang.


Aleta yang sangat-sangat bosan mengambil telpon nya untuk mengajak salah satu temannya.


"hallo ta. (ucap temannya disebrang sana bernama vina)


"hallo na temenin aku yuk kita shopping bareng.


"emm...tumben ajak shopping kenapa.


"lagi bosen aja vin yuk.


"ya udah yuk gw tunggu di tempat biasa ya.


"ok.


Aleta yang sudah bersiap-siap untuk pergi jalan-jalan dengan vina turun kebawah.


"nyonya bukannya tuan tidak memberi izin untuk nyonya pergi.


"aduh bik... Bibik bisa jaga rahasia kan jangan bilang rey ya.


"tapi nyonya.


"udah enggak usah tapi-tapian aku pergi dulu bye bik.


"nyonya tungg... (sebelum pelayan rumah selesai bicara aleta sudah pergi meninggalkan rumah)


Aleta yang pergi menuju tempat ia sering janjian dengan vina dan seperti biasa vina sudah berada disana dulu.


"hayy vin.


"hay ta lama banget.


"sorry deh ya udah yuk.


Mereka berdua yang pergi meninggalkan tempat itu untuk shopping sepuasnya dan disaat mereka sampai di salah satu mall besar dikota ini.


"waw yuk kita masuk ta.

__ADS_1


"ok.


"tunggu bukannya uang tabungan ku tidak cukup untuk belanja disini, ahh aku tau rey kan memberi ku kartu kredit dia bilang aku bisa membeli apapun. Kupakai saja salah siapa dia meninggalkan ku pagi tadi dan membuat ku kesal. (batin aleta yang masih kesal karena ditinggal rey)


"aleta apa kamu tidak salah makan obat hari ini.


"ehh memangnya aku kenapa vin.


"cuma aneh aja biasa nya kamu enggak mau shopping alasannya pasti harus hemat.


"udah enggak usah dipikirin hari ini aku tratir sekali-kali biasa nya kamu yang traktir aku.


Aleta yang masih terus mengajak vina untuk membeli apapun mall tersebut hanya dengan menggesek kartu pemberian rey dia bisa membeli semuanya.


Disisi lain rey yang menerima pesan pengeluaran dari kartunya.


Tii**nggg...


"hmmm bukannya aku tidak memberi dia izin kenapa malah tetap pergi juga. (rey yang tersenyum melihat kelakuan istri nya itu lalu ia menelpon aleta)


kringg kringg


"kenapa dia menelpon disaat seperti ini sih. (gerutu aleta melihat handphone nya)


"kenapa ta. (ucap vina bingung karena raut wajah temannya tampak cemberut)


"emm enggak papa kok vin kamu lanjutin aja ya aku angkat telpon dulu.


"hallo rey. (aleta yang memilih tempat agak sepi untuk mengangkat telponnya)


"kamu lagi apa sayang.


"emmm aku lagi dirumah. (aleta yang berbohong pada rey)


"ngapain aja seharian ini.


"cuma liat ketaman samping rumah.


"ohh ya udah, tunggu aku pulang ya 1 jam lagi aku sampai dirumah.


"ahhh apaaa??


"kenapa kaget kamu tungguin aku ya daaa sayang. (ditutup nya telpon oleh rey)


"aleta aleta kamu mau bohong sama aku hahahah. (tawa rey setelah menelpon istri nya itu)


"aduh gimana ini dia bakal pulang. (aleta yang panik mendengar bahwa rey akan pulang langsung berlari menemui vina)

__ADS_1


"vin aku balik duluannya.


"kenapa ta.


"enggak papa maaf ya aku dulu daaaa.


"ehhh taa. (vina yang belum menyelesaikan perkataannya)


Aleta yang bergegas pergi meninggalkan mall dengan terburu-buru ia harus sampai dirumah sebelum rey. Sesampainya ia dirumah aleta membereskan semua belanjaan nya, mandi dan berpura-pura tidak terjadi apa-apa dengan duduk dibalkon kamar menikmati teh hangat.


C**eklek


Rey yang masuk dengan muka datar seperti biasa melihat aleta yang duduk dibalkon


"cepat juga sampai tidak ada jejak nya sama sekali. (batin rey dengan tersenyum melihat rey)


"sayang apa yang kau lakukan disini. (rey yang menghampiri aleta memeluknya dari belakang)


"ehhhggg... hanya duduk santai saja.


"oh aku juga ingin duduk santai dengan istri ku. (rey yang merubah posisi sekarang dia memangku aleta)


"kau sudah pulang rey.


"aku kan sudah bilang tadi. (ditariknya kepala aleta agar menyadar didada nya)


"sayang aku ingin menunjukkan sesuatu padamu.


"apa??


"ini lihatlah. (sontak aleta kaget apa yang sudah ia lihat, bukti pemakaian kartu kredit yang ia gunakan tadi)


"kenapa kau jadi pucat sayang. (wajah aleta yang sekarang sudah pucat kenapa ia bisa lupa hal tersebut)


"astaga aku lupa bahwa rey pasti akan mendapat bukti nya. (batin aleta yang saat ini hanya bisa menunduk diam)


"kenapa kau tidak bisa menurut sedikit perkataan ku aleta. (di angkat nya dagu aleta agar ia menatap rey)


"maaf rey.


"apa hukuman ku yang sebelumnya belum membuat mu jera haaa. (bentak rey)


"aku...


"apa aleta jawab!!aku tidak suka ditentang. (rey yang terus membentak aleta)


Bersambung...

__ADS_1


Hayo bakal jadi gimana ya aleta setelah ini ikuti terus kelanjutannya ya. 😘


Like dan komen dibawah jangan sungkan buat kasih masuk buat author.


__ADS_2