Kamu hanya milikku

Kamu hanya milikku
Episode 28


__ADS_3

Setelah mereka sampai dirumah dan masuk kekamar.


"hmmm... Nikmat nya. (rey yang merebahkan dirinya ke ranjang)


"sayang kemarilah.


"aku mau mandi dulu rey. (aleta yang melangkah kekamar mandi)


"etttt.. Tunggu sayang. (rey yang bangun dari tempat tidur menghadang aleta)


"rey bisakah kau membiarkan ku mandi. (aleta yang kesal karena rey menghadang tepat didepan pintu)


"nanti saja sayang.


"aku mau mandi setelah itu tidur rey.


"kau butuh waktu mandi lagi jika sekarang kau mandi. (rey dengan senyuman menggoda)


"memang nya aku mau melakukan apa.


"tepat nya kita yang melakukan nya. (rey yang mendekat ke telinga aleta)


Aleta yang paham betul maksud rey seketika mendorong rey menjauh.


"kau jangan macam-macam ya.


"aku hanya ingin sesuatu dari mu sayang sebentar saja.


"memangnya aku tidak tau arti dari sebentar mu itu berjam-jam dan waktu lama mu itu tidak ada batas nya. (batin aleta mendengus kesal)


"aku capek rey.


"kau tidak boleh menolakku sayang, suami mu ini membutuhkan mu. (rey yang menggedong aleta menuju ranjang merebahkan nya, tanpa ada jeda **** aleta dan mulai melancarkan aksinya)


*


*


Setelah pergulatan panas mereka yang tertidur pulas sambil memeluk satu sama lain, rencana mandi aleta terganggu karena dia lelah melayani hasrat rey yang menggebu-gebu, tidak pernah puas walau sudah berkali-kali klimaks.


Disatu sisi kisya yang sedang duduk dibalkon apartemen nya masih kesal dengan kejadian tempo hari disaat aleta menampar nya. Senyuman licik yang terpancar dari diri nya entah rencana apa yang akan dia lancarkan.


"kita lihat aleta, siapa yang akan menikmati kemenangan nantinya. (kisya yang dengan senyuman licik nya dan menelpon seseorang)


"hallo. (ucap seseorang dari sebrang sana)


"gw punya tugas buat lo, gw kirim foto orang nya nanti. Gw mau lo ikuti dia aktivitas nya setiap hari, kalau ada berita bagus foto atau vidio kirim ke gw.


"ok gampang yang penting bayaran nya cocok.


"lo tenang aja. (kisya yang mematikan telpon nya)


"aleta ku peringatkan rey hanya milikku, tidak sekarang atau dulu tetap sama saja.


Pagi hari rey yang sudah bersiap untuk kekantor sedangkan aleta yang masih tidur.


"aku pergi dulu ya sayang. (rey yang mencium kening istri nya)


Cukup lama aleta tertidur tak terasa sudah pukul 10.30.


"hmmm, jam berapa ini. (aleta dengan suara khas bangun tidur)


"astaga jam segini. (aleta yang kaget melihat jam dihandphone)


"dimana rey.


"ahhh, aku baru ingat pasti dia sudah kekantor.


"awww, kenapa ini sakit sihh. (aleta yang merasa sakit diselangkangan nya)


"pasti pria gila itu, apa yang dilakukan nya semalam bisa sampai begini. (aleta yang berjalan tertatih-tatih menuju kamar mandi)


Aleta yang telah selesai mandi, melihat kearah kalender.

__ADS_1


"ehhh!! tanggal ini bukan nya hari ulang tahun kak byan. (aleta dengan segera mengambil handphone nya dan menelpon seseorang)


"hallo sayang kau sudah bangun, ada apa. (rey lah yang ditelpon aleta saat ini)


"iya rey, emm.. Rey bisakah aku minta izin. (aleta yang berhati-hati dalam ucapan)


"mau kemana.


"begini rey temanku ada yang berulang tahun jadi aku mau pergi merayakan nya. (aleta yang sengaja tidak mau rey tau kalau ia mau ketempat kak byan itu bisa membahayakan dia dan kak byan, bisa-bisa nanti rey salah paham seperti waktu itu)


"tidak boleh.


"ayolah rey, aku mohon sebentar saja. Aku akan pulang sebelum kau pulang.


"tidak boleh.


"rey...


"aku bilang tidak boleh tetap dirumah jangan kemana-mana, kau tau aku tidak suka dibantah. (rey yang langsung menutup telpon nya secara sepihak)


"ahhhh dasar kau brengsek rey selalu tidak membiarkanku kemana-mana.


Beberapa saat kemudian rey menelpon kembali tetapi aleta yang kesal tidak mengangkatnya.


"kemana dia tidak mengangkat telpon ku. (rey yang kesal saat ini)


Kring kring kring


Suara telpon aleta masih terdengar tapi dia enggan mengangkat nya.


"biar kau tau rasanya tidak dihargai. (gerutu aleta melihat handphone nya)


Tak lama kemudian nomor panggilan dihandphone nya menunjukan bukan lagi nomor rey.


"siapa yang menelpon, hallo. (aleta yang melihat ternyata nomor baru)


"kau berani pada ku ya sayang tidak mengangkat telpon. (si penelpon tidak lain tidak bukan rey sendiri yang menelpon menggunakan telpon kantor)


"kenapa kau tidak mengangkat telpon ku.


"malas?


"malas kau bilang, ini suami mu.


"iya suami yang selalu mengatakan tidak boleh kesana tidak boleh kesini. (gerutu aleta kesal)


"ya aku sedang bosan jadi malas.


"kau dimana.


"kenapa harus bertanya kalau sudah tau.


"dirumah.


"seperti nya dia marah gara-gara tidak ku izinkan. (batin rey yang merasa aleta tak suka ia telpon)


"kau dirumah sayang baguslah.


"ohh ya sayang kau sudah makan.


"belum.


"kenapa tidak makan.


"tidak lapar.


"begini saja sayang, kau kekantor ku sekalian makan siang.


"tidak mau.


"kenapa??


"mager.

__ADS_1


"kita bisa sekalian jalan-jalan sayang.


"tidak mau.


"apa kau marah pada ku soal tadi.


"biasa saja.


"benarkah?


"sudah lah rey apa tujuan nya kau telpon aku mengganggu saja.


"tidak apa-apa hanya kangen aja.


"ohhh.


"jadi kau benar marah sayang begini saja aku mengaku kalah kau boleh pergi ketempat teman mu itu. (rey yang mulai lelah menghadapi aleta yang sedang marah).


"haaa... Apa aku tidak salah dengar rey. (aleta yang kaget sontak menjadi antusias dengan pembicaraan ini)


"tidak, pergilah tapi jangan pulang malam.


"ahhhh... Baiklah terima kasih rey. (aleta yang langsung menutup telpon secara sepihak)


"dasar sudah ditutup telpon nya. (rey yang tersenyum melihat foto aleta di handphone nya, ia menjadikan foto aleta sebagai wallpaper)


Aleta yang sudah siap, pergi menuju toko kue dan membeli satu kue tart dengan bertuliskan kak byan happy birthday. Aleta juga membeli sebuah jaget untuk hadiah nya, dia yang sampai ke sebuah apartemen dia tau alamat kak byan karena pertemuan nya ditaman waktu itu.


Tok tok tok


"tunggu sebentar.


Aleta yang bersiap-siap menyalakan lilin ulang tahun.


Ceklek...


"happy birthday kak byan. (aleta yang melihat kak byan dihadapan nya)


"aleta kau kemari.


"hehehe. (tersenyum melihat kak byan)


Jarak pandangan aleta dan byan memang sangat dekat apalagi kue tart ditengah-tengah mereka.


Cekrek


Suara jebretan foto dari arah lorong seseorang yang sedang mengambil beberapa foto.


"ayo masuk al. (byan yang melangkah merangkul aleta)


Cekrek...


"kak ditiup dulu lilin nya nanti keburu abis.


"iya.


"buat permintaan dulu kak.


"iya bawel. (byan yang memejamkan mata nya dan setelah itu meniup lilin nya)


"yeeee... Selamat ulang tahun kak. (aleta menaruh kue nya dimeja)


"makasih aleta.


Setelah itu mereka yang saling berpelukan aleta yang tak menolak sama sekali dengan pelukan itu dia berfikir apa salah nya berpelukan dengan kakak sendiri.


Cekrek...


Memang byan sama sekali tidak menutup pintu apartemen nya jadi dengan mudah orang lain bisa melihat apa yang terjadi. Mereka tidak menyadari sedang ada yang menfoto mereka orang yang sama membuntuti aleta dari tadi mengambil semua foto aktivitas nya dan setelah mendapat foto nya orang itu pergi dari sana.


bersambung....


like, komen, subscribe ya guys semoga suka dengan ceritanya... 😘😘

__ADS_1


__ADS_2