
Hari-hari mulai berjalan seperti biasa, kesehatan aleta yang semakin hari semakin membaik dengan adanya rey yang selalu ada disaat dia melakukan pemeriksaan dan minum obat disetiap hari nya dan ya jangan berfikir mereka sudah baikan bahkan kata berdebat tidak pernah lepas dihari-hari biasa. Rey yang akan pergi jika perdebatan nya dengan aleta tidak menemukan titik terang berdamai, materi debat nya pun sama aleta terus menanyakan kakak nya dan teman-teman nya, apakah rey melakukan yang semestinya tidak ia lakukan. Kalau soal tidur mereka masih pisah aleta tidak bertemu dengan rey jika ia tidak makan dan minum obat, rey yang tidak dirumah selama aleta belum tidur.
Pagi-pagi sekali rey sudah berangkat kekantor dia ada meeting pagi ini, sebelum berangkat ia menemani aleta makan dan minum obat.
"kau harus makan dan minum obat mu aleta.
"ya.
"aku pergi dulu dan jangan melakukan hal yang tidak tidak.
"ya.
Hubungan mereka seolah diterpa oleh badai yang tak kunjung berhenti, satu nya tidak mau mendengar penjelasan maupun percaya dan yang satu nya bosan memberi penjelasan. Diantara mereka sekarang hanya ada rasa dingin, cuek, dan emosi jika sedang bertatap muka padahal diraut wajah masing-masing terlihat saling merindukan.
Disisi lain byan yang sekarang kehilangan seluruh karier yang ia cita-cita kan sejak dulu, ada rasa sedih dihati nya tetapi byan lebih merasa sedih melihat aleta yang ditarik paksa oleh laki-laki yang diyakini suami nya itu.
"seperti nya aku harus membantu aleta meluruskan masalah ini, aku takut dia kenapa-napa jika hanya karier itu bisa ku mulai lagi tapi kalau menyangkut aleta, tidak bisa dibiarkan.
Byan yang ada diapartemen segera bersiap untuk pergi ke perusahaan rey untuk meluruskan masalah ini sebelum kekantor rey ia memeriksa CCTV apartemen dan lorong untuk dijadikan bukti.
"seperti nya ini sudah cukup, aku sekarang harus cepat pergi kesana. (byan yang mencopy rekaman CCTV dan melangkah pergi)
Byan yang sampai diperusahaan paling megah dikota ini juga terkenal sampai keluar negeri, sukses dalam segala bidang yang ada, kehebatan rey dalam berbisnis mungkin tidak bisa diragukan lagi tapi soal percaya pada seseorang satu berbanding sejuta orang yang bisa mendapat kepercayaan nya.
"permisi mbak saya mau bertemu dengan abrisam reynand. (tanya byan sampai dimeja resepsionis)
"apakah sudah ada janji sebelum nya.
"belum.
"jika begitu saya tidak bisa izinkan anda menemui presdir rey.
"hmmm, begini katakan aku ingin bicara dengan dia mengenai aleta quenby.
"baiklah tuan akan saya sampaikan.
"hallo asisten chou. (resepsionis itu menelpon chou karena rey sejak meeting)
"ya ada apa.
"ada yang ingin bertemu dengan presdir.
"siapa??
"seorang laki-laki dia bilang ingin membicarakan tentang orang yang bernama aleta quenby.
"aleta quenby kan nama nona. (batin chou bingung siapa yang mau bertemu dengan rey)
"suruh dia tunggu diruangan presdir sekitar 15 menit lagi meeting akan selesai.
"baik asisten chou.
__ADS_1
"tuan anda bisa pergi keruangan presdir dan menunggu nya di sana sekitar 15 menit lagi meeting akan selesai.
"baik dimana ruangan nya.
"anda bisa pergi ke lantai paling atas tuan.
"baik lah terima kasih.
Byan yang menuju ruangan rey menunggu nya disana, sekitar 15 menit rey baru kembali keruangan nya bersama dengan chou.
Ceklek
Chou yang membukakan pintu tuan nya dan mereka kaget dengan siapa yang menunggu ternyata byan.
"kauu.... (emosi rey yang seketika memuncak)
"untuk apa kau disini. (rey yang berjalan kearah byan dan menarik kerah baju nya)
"aku datang baik-baik dengan sebuah tujuan.
"apa tujuan mu haaa...
"bisakah kau singkirkan tangan mu ini dulu.
"sekarang katakan. (rey yang mendorong byan)
"aku datang kesini untuk meluruskan masalah antara kau dan aku.
"kejadian tempo hari dan juga karier ku aku tau kau yang membuat nya hancur.
"jadi sekarang kau kesini untuk memohon padaku agar mengembalikan karier mu itu.
"pantang bagi ku memohon kepada seseorang jika aku tidak bersalah.
"tidak bersalah kau bilang, apa yang kau lakukan dengan aleta itu salah.
"itu tujuan ku sebenarnya bukan untuk karier tapi untuk aleta.
"maksud mu apa.
"aleta mungkin sudah bercerita tentang ku pada mu bukan, dan itu semua benar adanya.
"ciihh!! Kau kira aku akan percaya begitu saja.
"kau harus percaya sebelum menyesal.
"apa kau mau tau apa saja yang aku bicarakan dengan aleta.
"......
"dia bilang bahwa ia bingung dengan perasaan nya dan saat itu dia bilang akan mengatakan nya setelah pulang dari tempat ku, dia sadar bahwa ia mencintai mu rey.
__ADS_1
"apa itu trik mu untuk membuat ku percaya.
"kau orang hebat yang bisa melakukan apapun dengan uang tapi tidak bisa mencari kebenaran yang bahkan akan mudah ditemukan.
"jaga bicara mu itu. (rey yang merasa harga diri nya direndahkan)
"kau bisa lihat rekaman CCTV ini, baru kau bisa tentukan siapa yang benar. (byan yang menaruh sebuah flashdisk di meja rey)
"urusan ku selesai dan aku sudah katakan yang sebenarnya terjadi, jika kau percaya itu bagus tapi jika tidak mungkin kau akan menyesal. (byan yang melangkah pergi dan sebelum itu)
"jangan lupa liat rekaman itu rey, kau akan menyesal jika tidak kau lihat. (byan yang berbalik menatap rey sebelum ia pergi dari sana)
"aku sudah bantu sebisa ku aleta, kuharap kau bahagia. (batin byan tersenyum dan pergi dari sana)
Chou yang merasa ini bukan situasi yang bagus melangkah pergi keluar dari ruangan rey meninggalkan nya sendiri agar tenang.
Rey yang duduk dikursinya dan menatap flashdisk itu menimang-nimang apa harus dilihat. Pada akhirnya rey yang melihat rekaman itu kaget dengan isi nya ada yang mengikuti aleta sampai keapartemen itu dan tidak seperti yang kisya bilang bahwa ia mendapat foto itu karena ia pergi mengunjungi temannya, jelas-jelas ada yang mengikuti aleta dan menfoto semua aktivitas nya. Memang aleta dan byan berpelukan tapi tidak melakukan apa yang ada dipikiran nya.
"apa ini benar bukan editan. (rey yang geram jika benar dia sudah salah menilai aleta)
"chouu....
"iya tuan. (chou yang masuk mendengar panggilan tuan nya)
"cek rekaman ini benar atau palsu kuberi waktu 10 menit pada mu. (rey yang menyodorkan flashdisk itu)
"baik tuan. (chou yang mengambil nya dan pergi keluar)
10 menit kemudian chou masuk dengan sudah mendapat apa yang diinginkan rey.
"bagaimana.
"saya pastikan rekaman ini asli dan tidak ada editing sama sekali tuan.
"apa kau serius chou.
"ya tuan.
"sekarang kau keluar, cari siapa orang yang mengikuti aleta di rekaman itu dan siapa yang menyuruh nya.
"baik tuan saya permisi. (chou yang keluar ruangan)
"akhirnya masalah tuan dan nona menemukan jalan keluar nya. (batin chou yang bahagia dengan itu)
"apaa.... Ini semua benar dan apa yang aku lakukan pada aleta menuduh nya seorang murahan dan hina. (batin rey dia sekarang merasa sesak dan sulit menerima nya)
Rey dengan perasaan menyesal mengingat kembali apa yang dia lakukan, pertengkaran dengan aleta menampar nya, sampai aleta bunuh diri, mengatai nya murahan dan hina menyakiti nya dengan sangat kejam.
Bersambung.....
Hayo setuju enggak rey sama aleta baikan dan bakalan gimana nantinya, komen dibawah ya.
__ADS_1
Jangan lupa like dan subscribe nya 😘😘