Kamu hanya milikku

Kamu hanya milikku
Episode 19


__ADS_3

Pagi hari kota yang sudah dipenuhi aktivitas setiap orang akan urusan masing-masing sedangkan kedua orang sejoli ini belum bangun dari mimpi indah nya. Rey yang mulai membuka matanya terlebih dahulu tersenyum melihat aleta tidur dengan memeluk nya.


"pagi yang indah dengan bersamamu.(rey yang menatap aleta dan mencium kilas keningnya)


Rey yang berjalan menuju kamar mandi hampir 30 menit iya selesai dari ritual pagi nya melihat aleta yang duduk diranjang karena kesadaran nya belum terkumpul semua.


"kau sudah bangun sayang. (rey yang berada diambang pintu kamar mandi)


"hmm... iya. (aleta yang masih mengerjab kan matanya berusaha mendapatkan kesadarannya)


"apa kau tidur nyenyak semalam sayang. (rey yang berjalan mendekat ke aleta)


"rey..... (aleta yang menatap rey dengan tatapan sayup)


"kenapa sayang?? (rey yang mendekat)


"apa kau mencintai ku.


"kenapa kau bertanya lagi sayang, aku sangat mencintaimu. (dielusnya pipi aleta)


"benarkah?


"apa yang membuat mu tak percaya aleta.


"emm.. lupakanlah aku tidak mau membahasnya lagi. (aleta yang mengalihkan pandangan nya)


"baiklah kalau kau tidak mau membahas nya lagi, bersiap lah??


"memangnya mau kemana.


"nanti kau juga akan tau sayang, cepatlah bersiap...


cup


"rey.... (rey yang lantas tiba-tiba mencium aleta)


"kenapa kau berteriak sayang aku hanya meminta morning kiss saja. (rey yang seolah-olah tak punya dosa)


"kalau kau tidak cepat bangun mungkin akan ada kejadian yang sangat indah dipagi ini sayang. (tatapan mesum dari rey yang membuat aleta berlari kekamar mandi )


"dasar istriku yang imut...(gerutu rey yang melihat aleta hilang dari pandangan nya)


Aleta yang sudah selesai mandi dan ternyata rey masih menunggu nya mereka yang turun untuk sarapan. Disana sudah ada keluarga rey yang tersenyum melihat mereka datang.

__ADS_1


"ayah, ibu, anita ini aleta menantu kalian dan aleta ini keluarga ku. (rey yang datang langsung mempernalkan aleta)


"jadi ini manantu kita cantik nya. (ibu rey yang memeluk aleta)


"hallo tante..


"heyy... Kenapa panggil tante kau ini istri rey panggil aku ibu.


"emm iya bu. (perasaan aleta yang sedikit canggung dengan semua itu)


Setelah mereka selesai sarapan dan juga bercakap-cakap rey mengajak aleta, chou yang memang sudah menunggu diluar untuk mengantar mereka.


"kita mau kemana rey. (mereka yang saat ini sudah didalam mobil)


"nanti kau juga akan tau sayang. (ditariknya aleta agar bersandar di lengan rey)


Perjalanan yang mereka tempuh tidak cukup jauh tapi membuat aleta mengantuk dan tidur dengan menyandar ke rey.


"emm.... Maaf rey kau pasti lelah karena aku menyandar pada mu. (aleta yang sudah bangun kaget karena ia masih menyandar ke lengan rey sontak menjauh dari rey)


"kenapa kau menjauh sayang kemarilah aku tidak lelah. (uluran tangan rey kepada aleta agar ia mendekat kembali)


"aku disini saja rey.


Mereka yang saat ini sudah sampai kesebuah tempat pemakaman yang tanpa aleta berfikir panjang dia sudah mengingat tempat apa itu.


"rey kau mengajak ku kesini...(aleta yang terperangah dengan tempat ini)


"kau senang sayang...


Aleta yang berlari kesebuah makam diujung dengan bertuliskan nama kedua orang tua aleta hadi kusumo dan susi wijaya.


"ayah, ibu... hikss... hikss.. (tangis pecah aleta saat sampai di makam tersebut)


"kau harus tenang sayang.. (rey yang mendekat menjadi sandaran bagi aleta)


"ayah, ibu aku adalah menantu kalian aku sangat mencintai aleta aku janji pada kalian akan membahagiakan aleta selalu tak akan ku biarkan dia menangis itulah janji ku pada kalian. (batin rey menatap makam tersebut)


"ayah, ibu ini rey dia suami aleta walau pun dia memaksa aleta untuk menikah tapi dia tetap suami ku. Sampai sekarang aleta belum menemukan titik terang dari perasaan aleta sendiri. (batin aleta yang masih menangis tersedu-sedu)


Aleta yang terus menangis disandaran rey sudah merasa lebih tenang setelah itu mereka berdoa dan pergi setelah nya.


"sayang apa kau mau jalan-jalan dulu. (rey yang melihat aleta murung semenjak dari pemakaman tadi)

__ADS_1


"terserah kau saja rey.


"baiklah.


Rey yang mengajak aleta kesebuah pantai dengan deruan ombak menyapu pasir putih dan angin nya pantai membuat sejuk tubuh mampu membuat seseorang terlena dengan keindahan nya. Mereka yang saat ini duduk ditepi bukit yang dibawah nya pantai.


"nanti kau sakit aleta pakai ini. (rey yang memberikan jas nya)


Tak ada pembicaraan diantara mereka hanya keheningan yang menyapa aleta yang tetap murung dan rey yang menatap nya tanpa berkata apa-apa.


"aleta apa kau mau memberi ku sebuah kesempatan lagi. (rey yang mendekat dan memeluk aleta)


"kesempatan apa rey.


"cukup aleta bisakah kau biarkan hati mu itu yang berbicara aku tau kau masih mencintai ku tapi kau belum siap dengan semuanya.(rey yang mulai kesal setiap membahas hal ini aleta pasti akan berpura-pura tidak tau apa-apa )


"aku tidak mencintai mu rey jangan lupa kau yang memaksa ku menikah.


"aleta tutup lah mata mu dan fikirkan semua ini jadilah aleta yang mencintai ku seperti dulu dan menyayangi ku. (diarahkan tangan rey kemata aleta membuat nya terpejam)


"aku takut untuk mencintai mu lagi rey, aku tak bisa melupakan bagaimana penghianatan mu itu rey. Bahkan untuk membuka hati ini saja sangat sulit rey.


"aku tau dulu aku sangat brengsek kepada mu aleta tapi setelah kau pergi baru hati ini yang menyadari kehilangan mu.


"aku takut rey.. hikss... hikss... aku tidak mau terjebak dalam dilema lagi.(aleta yang sudah menangis)


"maaf kan aku aleta... maafkan aku yang menghianati mu sekarang ketahuilah aku sangat mencintai mu. (mereka yang sekarang terlarut dalam masa lalu saling bertatapan wajah yang sudah saling dekat)


"aku takut kau akan mengkhianati ku lagi rey.


"aku tidak akan mengkhianati mu aleta.(rey yang memeluk aleta dengan erat)


"apa benar dengan ucapan mu ini rey. (batin aleta yang masih dipelukan rey)


Aleta yang enggan menjawab rey sampai mereka dirumah pun tak ada lagi pembicaraan tadi seolah-olah tak ada yang terjadi sama sekali.


Entah sampai kapan belenggu perasaan diantara mereka berdua akan hilang. Aleta yang takut dengan penghianatan kembali rey dan rey yang takut tak bisa memiliki hati aleta seutuh nya.


A**brisam reynand**


Penyesalan memang selalu datang diakhir, untuk memulihkan kepercayaan seseorang butuh waktu dan pengorbanan yang sulit.


hay semuanya semoga suka dengan ceritanya ya like, komen, dan subscribe.

__ADS_1


kasih komen buat author biar bisa makin Semangat lagi dalam penulisan nya.😘😘


__ADS_2