
"..... Begitulah cerita hidup aleta dan aku baru tau dari ibu asuh nya beberapa hari yang lalu saat aku bertemu dengan nya, ia bercerita betapa hancur nya aleta saat orang tua nya meninggal dengan beban pikiran yang harus ia tanggung dan rey aku tau bagaimana kau bisa menikah dengan aleta.
"hmmm... Yah memang begitu.
"memang nya ada apa. (ucap albert bingung dengan semuanya)
"aku menculik aleta lalu memaksa nya menikah dengan ku. (rey dengan santai berucap begitu, membuat semua orang terkejut)
"apa kau bilang rey.
"kau anak kurang ajar, jahat sekali kau pada aleta. (teriak mama rey sambil melempar bantal sofa pada nya)
"yah mau bagaimana ma, aku tidak mau kehilangan dia lagi.
"setidaknya jangan berprilaku kejam.
"tidak kejam hanya sedikit bertindak.
"terserah mu rey.
"dan juga rey kau kan yang membereskan semua masalah aleta termasuk hutang orang tuanya.
"yah memang aku yang bereskan itu.
"hmm... Aku kenal aleta dia sangat sulit dekat dengan orang baru dikenal nya, saat aku bertemu dia dulu saat kami masih kecil dia bahkan selalu mengusir ku agar tidak bermain dengan nya. Pendekatan ku dengan aleta hampir 3 bulan lama nya itupun aleta baru menerima ku bermain dengan nya.
"betapa sulit nya hidup aleta, saat ditinggal kan orang tua nya dan kenapa aku tidak sadar akan ini dari dulu. (ucap verita)
"hmmm... Seperti nya kalian bisa lanjutkan aku mau tidur dengan istri tercinta ku, selamat malam semua. (ucap rey beranjak dari sana)
"hey ******** kau bawa kesini, lalu kau tidak menyiapkan tempat ku tidur.
"kau bisa tidur dimana pun, aku juga tidak peduli.
"enak saja kau rey, ingat aku ini kakak ipar mu.
"terserahmu.. Selamat malam kakak ipar tersayang. (ucap rey dengan kata-kata mengejek)
Ceklek...
Rey masuk kedalam kamar dan melihat aleta baru saja selesai mandi dengan rambut terurai yang masih sedikit basah.
"sayang kenapa kau mandi malam - malam begini.
"aku hanya gerah rey.
"Jangan lakukan hal itu lagi ya, nanti kau sakit.
"aku baik-baik saja rey.
"aku tidak suka kau bilang baik tapi tidak dengan yang sebenarnya.
"kau ini apaan sih rey, aku ngantuk.
"kau tidur saja, aku akan ganti baju dulu.
"rey cepat ya.
"kenapa harus cepat.
__ADS_1
"emmm... Aku mau tidur sambil memeluk mu.
"wahh... Ternyata istri ku manja saat sedang hamil ya.
"reyy.. Cepat sana.
"iya iya..
Beberapa saat setelah rey keluar dengan pakaian tidur nya melangkah naik keranjang yang sudah ditempati aleta, memeluk aleta seperti yang ia mau.
"kau sudah tidur al.
"blm rey, tidak bisa. (aleta membalikan badan nya menghadap ke arah rey)
"kenapa.
"apa yang ingin mereka lakukan sebenarnya.
"siapa. (rey melihat raut wajah aleta sudah murung dan menunduk seketika paham siapa yang dibicarakan aleta)
"kau tidak perlu memikirkan nya aleta, bukankah seharusnya kau senang punya keluarga lengkap lagi.
"iya tapi aku tidak mau menganggap mereka, mereka bukan siapa-siapa ku.
"sudahlah sayang cobalah terima kenyataan agar kau tidak terus-terusan bersedih.
"aku...
"berhenti bicara dan tidurlah aleta ini sudah malam, tidak baik ibu hamil tidur malam-malam.
Mendengar kalimat perintah rey, aleta tak bergeming lagi ia mulai terlelap menikmati mimpi yang datang.
Perasaan aneh muncul dalam benak nya kenapa seperti ada yang kurang dari hari nya dan juga harusnya ia senang tidak melihat mereka, biarlah berlalu semuanya menjalani kehidupan masing-masing tanpa saling mengenal dan aleta tidak perlu pusing dengan verita atmaja yang selalu menyuruh nya memanggil mama.
Hari ini aleta terlihat murung, pikiran nya kacau tidak bisa konsentrasi dengan yang ia lakukan.
"aku kenapa sihh... (pikiran aleta mulai berkecamuk)
Rey dan byan kakak nya sudah pergi sedari pagi mereka bilang ada urusan, ayah mertua nya pergi kekantor dan ibu mertuanya sedang sibuk dikamar, anita jangan tanyakan lagi ia sibuk mengurus kuliah nya.
Disinilah aleta berada sekarang duduk di ayunan yang tersedia di taman belakang mansion mertuanya itu ditemani beberapa cemilan yang dibawakan pelayan dan juga ada beberapa pelayan yang mengawasi nya.
Mansion keluarga atmaja sedang tidak baik-baik saja dan tentu saja alasan ini juga yang membuat mereka tidak dapat mengunjungi aleta.
Kisya yah...wanita itu harus di masukan ke rumah sakit jiwa karena depresi nya tempo hari merujung dengan gangguan jiwa parah, ia lebih sering mengamuk dan berteriak berkata sangat membenci mereka.
Kamar nya menjadi porak-poranda, tak terlihat lagi bentuk sebuah kamar, pecahan kaca dimana-mana, barang-barang yang berhamburan.
Albert yang sudah jadi sasaran karena amukan kisya, kisya melempar albert dengan vas yang ada dikamar nya membuat luka lebam di kening nya, awalnya albert ingin menemui adiknya itu, ia mendengar kisya terus mengurung diri dan depresi.
Umpatan kekesalan kisya terus terlontarkan sampai pihak rumah sakit datang dan membawa nya. Mereka tak punya alasan untuk menahan kisya dirumah, dokter menyarankan kisya masuk rumah sakit jiwa agar tidak ada yang terluka karena amukan nya.
"aku benci kalian semua, kalian jahat...hiksss... Hiksss... (umpatan yang kisya lontarkan sembari menangis histeris)
"aku benci pada mu... (tunjuk kisya pada albert)
Semua orang yang menyaksikan itu hanya bisa menangis melihat kondisi kisya. Pihak rumah sakit menyeret kisya menuju ambulans dan setelah nya pergi dari sana.
Verita ibu kisya menangis tersedu-sedu dipelukan suami nya melihat anaknya seperti itu.
__ADS_1
"sudah ma, kisya pasti sembuh... (ayah albert sambil menenangkan sang istri)
"pa..hikss... Hiksss mama ingin bertemu aleta..
"mama tenang dulu, kita akan kesana ya.
Kedua orang tua albert, neneknya dan dirinya pergi menemui aleta. Verita ingin sekali memeluk anaknya itu setelah melihat kondisi kisya.
Aleta saat ini sedang duduk ditaman bersama rey dan tentu saja mereka sedang bermesraan.
"rey kau pergi kemana. (aleta yang bersandar didada nya)
"ada urusan sedikit tadi.
"dimana kak byan.
"ia ingin menyelesaikan pekerjaan nya dulu setelah itu kita pergi jalan-jalan.
"ohhh...
"sebaiknya kita masuk aleta, hari mulai siang udara nya semakin panas.
"hmm... Sebentar lagi rey.
"rey.
"hmm.
"aku lapar.
"ayo kita masuk kedalam aleta dan kau bisa makan.
"iya... Kenapa ya semenjak aku hamil aku sering lapar.
"karena ada anak kita didalam sini, tentu saja porsi makan mu meningkat.
"bagaimana jika aku gemuk nanti dan kau berpaling dari ku.
"hahahaha....
"kenapa kau tertawa rey.
"kau itu aneh aleta, pikiran aneh mu ini harus dihilangkan. (rey yang menjewer aleta)
"awww...rey kuping ku sakit...
"makanya jangan berpikir yang aneh-aneh, ayo masuk kau lapar kan.
"tapi kan...
"sudah ayo...
Aleta dan rey melangkah masuk kedalam masions sambil bersenda gurau. Saat mereka telah didalam ternyata keluarga atmaja juga telah sampai, verita yang melihat aleta berlari dan memeluk nya sangat erat.
"hikss... Hiksss.. (tangis verita pecah saat
dipelukan aleta)
Bersambung...
__ADS_1