Kamu hanya milikku

Kamu hanya milikku
Episode 22


__ADS_3

Aleta yang masih menggerutu didalam kamar tidak sadar semua perkataan nya sudah didengar oleh rey.


"sayang kau main-main dengan ku ya baiklah... (rey yang masih menguping dibalik pintu)


"tapi akan kubiarkan kau nanti setelah pulang akan aku hukum dengan cara ku ahhahah.... (rey yang berjalan untuk meninggalkan rumah kembali kekantor)


"ibu... (aleta yang sudah bersiap melihat ibu mertuanya dibawah)


"ahh... aleta kemarilah


"kau sudah rapih mau kemana aleta.


"aku ingin keluar sebentar bu.


"kakak mau kemana.


"keluar sebentar, ibu aku permisi ya.


"iya pergilah, hati-hati. (aleta yang berjalan keluar rumah dan masuk kedalam mobil)


"akhirnya keluar juga...(teriak aleta ketika mobil meninggalkan gerbang utama)


"pak kita ke supermarket dulu ya.


"baik nona.


Aleta yang membeli berbagai macam bahan makanan ia berencana untuk memasak dirumah ibu asuh nya itu.


"ibu... (panggil aleta kepada seseorang yang sedang menyiram tanaman)


"aleta... kau aleta..


"iya bu aleta pulang...(aleta yang berlari kearah ibu asuh nya dan memeluk nya dengan erat)


"aleta apa kabar mu nak.


"aku baik-baik saja bu aku sangat merindukan mu.. hiks.. hikss.. (aleta yang tak kuasa menahan air matanya)


"aku juga merindukan mu sayang..


"apa kabar ibu. (dilepasnya pelukannya tersebut dan menatap ibu asuhnya itu)


"ibu baik-baik saja nak, ayo masuk. (ibu asuh nya yang membawa aleta masuk kedalam rumah)


Sudah sangat lama semenjak terakhir kali aleta kemari ia terlalu sibuk untuk kerja paruh waktu dan kuliah nya.


"ada apa nak kau mengujungi ku. (mereka yang saat ini duduk diruang tamu)


"apa aku tidak boleh mengunjungi ibuku sendiri.


"tentu saja boleh tapi apa kau tidak melihat


rumahku ini sangat sederhana.


"berapa kali lagi ibu akan bilang begitu kalau aku kesini.


"aleta tadinya kau itu adalah majikanku dan sekarang kau memanggil ku ibu.


"memangnya salah kalau aku memanggil ibu.


"tidak hanya saja ada sedikit perasaan tidak pantas nya.

__ADS_1


"ahh...sudah lah ibu jangan fikirkan itu lagi, oh ya aku membeli bahan makanan tadi hari ini aku ingin makan masakan ibu.


"baiklah akan ibu masakkan makanan kesukaan mu sayang.


"pak bawa kemari belanjaan ku tadi. (teriak aleta pada pak supir yang diluar)


"baik nona.


"ini nona semua nya. (pak supir yang masuk membawa 3 kantung seresek besar)


"kau boleh pergi jemput saja aku nanti sore.


"tidak nona, tuan tidak mengizinkan hal itu biar saya tunggu diluar.


"ahh... ya sudah terserah mu. (pak supir yang menunduk memberi hormat dan pergi)


"astaga aleta ini banyak sekali kau mau makan sebanyak ini. (dilihat nya kantung seresek itu)


"tentu saja tidak bu, kalau tidak habis kan bisa jadi persediaan bahan makanan ibu.


"kau terlalu baik pada ku aleta.


"kau juga sangat baik kepadaku bu.


"tunggu supir tadi menyebut nama tuan, tuan siapa aleta.


"aku sudah menikah bu.


"apa kau menikah dan tidak memberi kabar padaku.


"maaf bu itu semua terburu-buru jadi tidak sempat.


"ya sudah ibu doakan pernikahan mu bahagia selalu ya.


"baiklah ayo. (mereka yang pergi menuju dapur)


Hari itu aleta menghabiskan waktunya untuk bersenda gurau dengan ibu asuhnya sampai sore menjelang.


*D**ikantor rey*


"Kira-kira apa yang dia lakukan sekarang.(gerutu rey dia masih banyak pekerjaan tapi tak ada henti nya memikirkan aleta)


"dia seperti nya sangat senang sampai kutelpon tidak diangkat dari tadi. (rey yang kesal menelpon aleta tapi tidak diangkat)


*T*ok tok tok


"masuk. (ucap rey dan melangkahlah seorang pria)


"hayy rey apa kabar.


"dave..kau pulang. (alangkah terkejutnya rey dengan kedatangan sahabatnya itu)


D**ave S**ebastian berprofesi sebagai dokter pribadi rey berparas wajah tampan dengan mata sipit nya, bibir seksi nya itu, dan tubuh yang bagai model dia adalah teman sekaligus sahabat rey sejak mereka kecil. Dave sangat mengenal rey luar dan dalam itulah yang menyebabkan rey meminta dave menjadi dokter pribadi nya karena iya lebih suka dirawat oleh sahabat sendiri walau sangat jarang ia sakit.


"hahah.... ternyata kau masih mengingat ku. (dave yang sekarang duduk berhadapan dengan rey)


"memangnya kau kira aku kenapa. (tatapan sinis dari rey)


"hey.. jangan tatap aku dengan tatapan aneh mu itu.


"ini bukan aneh tapi cool. (ucap rey berbangga hati)

__ADS_1


"cool kau bilang kau bahkan lebih buruk dari itu.


"maksud mu apa dav kau masih saja membuat ku kesal.


"tunggu seharusnya aku yang kesal.


"kenapa kau yang kesal.


"aku sangat kesal padamu rey kau menikah tapi tidak mengundang ku. (dave yang menatap rey dengan memelas)


"tatapan mu itu sungguh menjijikkan dav.


"jangan mulai lagi dengan ku kenapa kau tidak beri tau aku kau menikah.


"aku tidak sempat dav.


"apanya yang tidak sempat.


"aku mengancamnya agar mau menikah dengan ku dav. (rey yang santai menjawab)


"what?? kau mengancamnya apa abrisam reynand tidak punya cara lain.


"......


"hey jangan diam saja katakan sesuatu, ceritakan padaku.


"kau ingat aku pernah bilang aku menyukai seseorang setelah putus dengan nya.


"iya kalau tidak salah nama nya....


"Aleta Quenby.


"ahhh... iya aleta, apa yang kau gunakan untuk mengancamnya rey.


"ku ancam dia dengan orang-orang terdekatnya.


"apa kau gila rey dan sekarang apa dia mencintaimu rey. (dave yang semakin kaget dengan kelakuan temannya itu)


"aku gila karena mencintai nya dave, dulu dia sangat mencintai ku tapi sekarang dia belum bisa menerima ku lagi. (tatapan sayup yang terpancar dari rey)


"cinta mu yang sekarang masih belum cukup membuat nya percaya rey karena tentu saja dia belum bisa mencintai mu lagi rey rasa sakit yang kau berikan masih berbekas pada nya.


"aku menyesali semua itu dave, aku akan membuat nya tau akan isi hati ku ini..


"aku harap kau berhasil dengan itu lalu apa kau tidak mencintai kisya lagi rey.


"aku rasa tidak, cinta ku sekarang hanya untuk aleta. kisya hanya masa lalu bagi ku.


"kurasa ini adalah pilihan terakhir mu rey semoga kau bahagia selalu dan kuharap tak ada yang kau sesali lagi setelah ini.


"terima kasih dav kau memang sahabat terbaik ku. (rey yang berdiri dari kursi nya menghampiri dave dan memeluknya)


"hey... jangan peluk aku seperti ini jika karyawan mu melihat, aku akan dikira sebagai pacar mu. (dave yang merusak suasana)


"siapa juga yang mau jadi pacar mu. (rey yang mendorong dave menjauh)


"hahaha... katakan saja kau menyukai ku kan rey. (goda dave pada rey)


"apa kau selalu menjijikkan seperti ini dave.


"kau jahat sekali mengatai ku seperti itu rey. (dave yang memukul lengan rey)

__ADS_1


"hahaha... hhahah.. (lalu tak lama kemudian mereka tertawa entah apa yang membuat mereka tertawa)


bersambung.....


__ADS_2