Kamu hanya milikku

Kamu hanya milikku
Episode 56


__ADS_3

Aleta dalam kondisi masih tak sadarkan diri diruang rawat, dokter pun masih memeriksa nya. Semua keluarga ada disini ikut mengkhawatirkan aleta kecuali keluarga albert mereka masih tidak percaya dengan kejadian yang terjadi tadi. Rey sudah panik dan khawatir takut terjadi sesuatu pada aleta, dan juga calon bayi nya apakah baik-baik saja.


Ceklek...


Dokter dan satu perawat keluar dari ruang aleta, ada rasa sedikit lega melihat dokter itu, rey bisa tau bagaimana kondisi nya saat ini.


"dok bagaimana kondisi istri saya, apa dia baik-baik. (belum sepenuhnya dokter itu keluar tapi rey sudah banyak pertanyaan yang diajukan)


"ia sudah tidak apa-apa dan akan segera sadar.


"lalu bagaimana calon bayi kami dok, kandungan istri saya bagaimana. Kenapa ia kesakitan tadi.


"untung saja anda membawa nya dengan cepat jadi bisa diatasi, kondisi tubuh pasien baik tapi kandungan nya sangat lemah dan rentan itu yang menyebabkan akan sering terjadi kram diperut nya. Istri anda terlalu syok, jiwa nya sedikit terganggu saya khawatir bayi nya tidak akan selamat sampai usia 9 bulan. Berharap anda bisa lebih ekstra menjaga nya saja.


"baik dok, terima kasih.


"ini sudah tugas saya. Saya permisi. (dokter itu pun segera pergi dari sana)


"puas kau lakukan ini. (teriak rey melihat al berada tak jauh dari nya)


"apa maksud mu.


"ini semua kesalahan mu, jiwa aleta terganggu dengan pengakuan mu.


"kau pikir aku akan diam disaat adik ku tertukar haaa...


"aleta sudah terbiasa dengan keluarga nya, yang membesarkan nya kenapa kau mengungkap nya.


"dia bagian keluarga ku untuk apa mempunyai nama belakang keluarga lain.


"kau pikir dia akan menerima nya dengan begini kau membuat kondisi nya lebih buruk.


"ap.....


"bisakah kalian berdua tenang dan jangan bertengkar aleta didalam dengan kondisi lemah malah harus menyaksikan kakak dan suami nya ribut. (bentak ibu al)


"ma apa al tidak salah dengar mama baru saja mengakui aleta anak mu.


"mama, papa sudah tau tanpa kalian tau mama dan papa melakukan tes DNA.


"apaa....


"ya al, mama sepintas tidak percaya mama pikir kau memalsukan tes nya jadi mama melakukan tes DNA tanpa kau ketahui.

__ADS_1


"aku senang mama, papa akhirnya percaya. (al melangkah memeluk erat kedua orangtua nya)


"ya al, ayo kita bawa pulang putri kecil keluarga kita.


"ya..


"jangan kalian pikir aku akan izinkan kalian bawa aleta untuk melihat nya tidak akan bisa. (suara tegas rey)


"apa maksud mu rey kami keluarga nya.


"hanya keluarga kandung bukan keluarga yang menyaksikan jatuh bangun nya dia dalam kehidupan ini.


"aku harap kalian pergi dari sini dan jangan muncul dihadapan istri ku lagi. (suara rey penuh penekanan dan masuk kedalam ruang rawat aleta)


Rey saat ini duduk disebelah aleta secercah airmata menetes di pelupuk mata nya.


"sayang apa kau tidak lelah tidur, bangun lah... Hiksss... Hiksss...


"kau tidak boleh begini terus, apa menyenangkan dengan membuat ku hancur kau segala nya bagi ku.


"hidup ku tak akan indah lagi tanpa mu aleta, ingat kenangan kita dulu bahagia tersenyum tanpa beban ayo kita ulangi itu semua dan kita bangun rumah tangga yang harmonis.


Disisi lain kisya tak menerima kenyataan nya sama sekali bahwa ia bukan anak kandung keluarga atmaja.


Frustasi yang ia rasakan sekarang, keluarga yang ia punya tidak memikirkan nya lagi. Semua orang hanya tertuju pada satu orang yaitu aleta.


"semua ini gara-gara kau aleta, kau rebut yang aku punya cinta ku, keluarga ku kau ambil apa kau senang sekarang.


"aku benci pada mu.... Ahhhghhhggghh...


"akan ku ambil yang seharusnya jadi milik ku, jangan sebut aku kisya anastasia jika tidak bisa mengatasi mu.


Tatapan dendam, amarah semua nya terpancar dimata nya. Seluruh ruang kamar ny hancur karena murkanya disaat semua orang mengkhawatirkan aleta yang pingsan dari pada perasaan nya.


"kak kenapa kau jahat padaku, kau janji akan membunuh aleta itulah rencana sebenarnya tapi apa ini kau bawa kemari dia dan mengatakan dia adikmu... Aku benci padamu kak.. Benci....


Keluarga al memutuskan untuk pulang sementara dan melihat aleta kembali nanti.


"mama baru ingat bagaimana kondisi kisya saat ini.


"iya ma, dimana kisya aku tak melihat nya.


"nona kisya ada dikamar nya nyonya. (ucap Pelayan yang menyambut mereka)

__ADS_1


"lebih baik kita lihat kisya dulu, dia pasti sangat syok dengan kebenaran ini.


Mereka melangkah menuju kamar kisya yang memang tak terkunci, mereka semua kaget kondisi nya saat ini. Kamar yang tak lagi berwujud meja, kursi semua nya hancur seperti diterpa badai sedangkan kisya meringkuk dipojokan kamar nya menangis.


"hiksss... Hiksss... Semua orang jahat...


"astaga kisya apa yang kau lakukan nak. (teriak mama nya berlari memeluk kisya)


"kenapa kau jadi begini.


"kalian semua jahat kalian bilang aku bagian keluarga ini tapi kalian juga bilang aku bukan bagian keluarga ini.


"kisya kau tetap bagian keluarga ini.


"semua nya bohong, aku bukan bagian dari keluarga ini.... Pergi kalian....pergiii... Semuanya pembohong... (ronta kisya dipelukan mama nya)


"sayang dengar mama dulu....hiksss.. Hiksss.. (mama nya saat ini sudah ikut menangis)


"dengar mama dulu.


"pergi semua nya... Pergi...


Albert yang ikut sedih dengan kondisi kisya saat ini, dia malah menyakiti adik nya.


"kau jahat kak, kau bilang akan membuat aku bahagia tapi malah melempar rasa sakit ini padaku. (ditatap nya albert yang mendekat)


"kisya dengar kakak dulu.


"kau janji tidak membuat ku menangis tapi kau membuat ku begini... Aku benci pada mu.


"apa janji mu pada ku itu semua hanya kebohongan kak... Kenapa kau tega padaku....


"dulu bilang aku adalah adik kesayangan mu tapi malah membuat ku begini. kebersamaan kita sebagai kakak adik apa tidak berpengaruh apa-apa padamu dengan tega nya kau menyakiti ku sedalam ini.


"kisya dengar kakak dulu, maaf.... kau tetap adalah adik ku kisya.


"tidak, setelah ini semua nya berubah, kalian akan berpaling pada aleta, itulah yang akan terjadi karena dialah putri kandung keluarga atmaja. Aku bukan siapa-siapa menyebut kalian keluarga saat ini bahkan tidak pantas lagi.


"kau tetap putri keluarga ini kisya tidak ada yang berubah semua tetap sama...


"tidak maaa... tidakkk... hiksss.. hiksss...


Tangis kisya semakin pecah dipelukan mama nya dan emosi nya tidak terkendali lagi semua ucapan mama dan kakak nya tidak berpengaruh apa-apa.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2