Kamu hanya milikku

Kamu hanya milikku
Episode 49


__ADS_3

sudah hampir 2 minggu lama nya aleta berusaha tapi rey tetap bertahan pada mode cuek, dingin nya itu bahkan terlihat rey menjauhi aleta karena ia berpikir tidak bisa melihat wajah imut aleta yang sedang menggoda nya itu. Rasa nya baru pertama kali istri nya menggoda nya apalagi sampai seperti itu, jika ingat-ingat aleta yang menggoda rey menggunakan lingering super tipis dengan wajah yang sedikit di make up, rambut tergerai hasrat bercinta rey terus meningkat sampai tak tertahan. Rey yang harus menahan diri walau mereka berbeda kamar tapi aleta selalu datang kekamar rey untuk menggoda nya dan kembali tidur diranjang yang sama seperti biasa.


Rey yang saat ini berada diruangan nya bersama dengan chou menyelesaikan dokumen-dokumen penting nya.


Tok tok tok


"masuk....


Bik imah yang masuk dengan raut wajah gusar dan panik nya.


"ada apa bik.


"tuan nona aleta tiba-tiba pingsan.


"apa.... Apa yang terjadi??


"saya tidak tau tuan nona terlihat pucat pagi ini dan nafsu makan nya menurun.


"chou panggil dave sekarang, aku akan lihat aleta kenapa.


Rey yang berlari menuju kamar dengan diikuti bik imah dibelakang nya.


Ceklek...


"aleta apa yang terjadi pada mu. (rey yang melihat aleta ditempat tidur tidak sadarkan diri)


Rey yang mendekat ke aleta memeriksa suhu tubuh nya panas dan ia pucat sekali.


"bik aleta demam cepat ambil kompres dan katakan pada chou suruh cepat dave kemari jika tidak dia tidak akan selamat. (rey yang panik saat ini)


"baik tuan.


Seketika semua perasaan yang ia tahan selama ini terbuka memang seorang rey tidak akan tahan berpura-pura pada aleta terlebih lagi ia sangat tergila-gila pada aleta.


"rey dengar penjelasan ku. (guman aleta dalam kondisi setengah sadar saat ini)


"aleta jangan begini aku mohon, aku tidak tahan melihat mu begini.


"ahh.... Sakit rey. (aleta yang memegangi perut nya)


"imahhhhh, chouuuu... (teriak rey yang bertambah panik)


Bik imah yang berlari menuju kamar karena sudah mendengar teriakan tuannya.


"ini tuan. (imah yang membawa sebangkom air dan handuk)


"dimana dave lama sekali dia.


Rey yang sangat telaten mengopres aleta sambil menggenggam tangan nya.


Ceklek...


Dave yang datang bersama dengan chou.

__ADS_1


"darimana saja kau lama sekali. (bentak rey)


"heyy... Kau kira aku teleportasi kemari, kau baru memanggil ku 10 menit yang lalu.


"sudah diam kau cepat periksa aleta.


Dave yang memeriksa aleta.


"kondisi nya seperti orang hamil apa mungkin. (batin dave memeriksa)


"bagaimana.


"aku tidak bisa pastikan seperti nya kau harus membawa aleta kerumah sakit.


"kau ini dokter apa bukan begini saja tidak bisa.


"hey rey ini semua diluar bidang ku.


"banyak alasan kau, maksudmu apa kau kan dokter.


"kalau kau banyak bicara lagi, aku pergi dari sini.


"coba saja kau pergi akan aku bunuh kau.


"kau mengancam ku berkali-kali tapi aku baik-baik saja.


"coba saja kau lakukan lagi kupastikan hari ini kematian mu.


"kau itu aneh rey selalu unggul dalam bisnis tapi kalah dengan wanita, aku tidak pernah melihat kau sepanik ini.


"huuuhhhh.... Kondisi nya hanya demam kekurangan vitamin tapi aku tidak bisa simpulkan lebih dalam kau coba saja ke dokter kandungan. (ucap dave santai)


"apaaaa untuk apa kedokter kandungan.


"kau pikir untuk apa ada dokter kandungan.


"aaa... Apaaaaa... Aleta.. (rey yang tiba-tiba tergagap)


"itu masih dugaan ku sebaiknya kau bawa aleta kerumah sakit untuk pameriksaan.


"ok.. Sekarang temani aku kerumah sakit, siapkan dokter paling bagus.


"selalu saja menyusahkan ku.


"sudah jangan banyak bicara kau.


Rey yang pergi kerumah sakit dengan dave dan chou yang bersama nya, ada perasaan senang jika ia menjadi seorang ayah tapi juga ada perasaan sedih melihat sikap nya pada aleta akhir-akhir ini.


Rey yang menggedong aleta untuk melakukan pemeriksaan pasalnya aleta masih dalam keadaan setengah sadar.


"bagaimana kondisi nya dok. (rey yang tetap setia menemani aleta)


"tuan istri anda sedang hamil usia nya sekitar 2 minggu, mari saya jelaskan lebin rinci nya. (dokter itu mengajak rey ke dalam ruangan nya)

__ADS_1


"saya akan jelaskan sesuatu tuan istri anda memang hamil tapi kehamilan sangat rentan dan lemah benturan sekecil apapun tidak boleh dibiarkan karena itu akan mengalami keguguran.


"apakah selemah itu kandungan istri saya dok.


"ya sangat lemah anda harus lebih perhatikan makanan yang dikonsumsi dan kondisi mental nya juga jangan sampai stres, saya akan berikan vitamin menguat kandungan dan istri anda boleh pulang setelah ia sadar.


"baik dok.


"bawa istri anda seminggu sekali untuk pemeriksaan agar saya bisa melihat perkembangan janin nya.


"baik dok, terima kasih. (rey yang berjalan keluar dan menemani aleta kembali)


"aku bahagia sekali aleta akhirnya aku punya anak dari mu.... Cupp... (rey yang mencium kening istri nya)


Dirumah sakit yang sama albert dan ivan sedang ada disana juga membicarakan sesuatu di ruangan ivan.


"bagaimana ivan hasil nya.


"aku sedang memeriksa nya, bersabarlah kau. Oh ya aku dengar reynand juga ada disini.


"apa untuk apa dia kesini.


"aku tidak tau kudengar mengantar istri nya kerumah sakit.


"itu kesempatan bagus ivan.


"maksud mu.


"kau bisa memantau apa yang tengah terjadi diantara mereka, jika hasil dari penyelidikan kira keluar aku bisa langsung bertindak.


"kau pikir semudah itu, kenapa kau yakin sekali dengan hasil penyelidikan ini.


"aku hanya ingin tau.


"itu saja alasan mu dari dulu apa tidak ada alasan lain.


"selain itu, ada tapi tidak akan kuberitau.


"apa itu al, kau mulai merahasiakan sesuatu dari ku.


"tidak ada hanya saja kau akan tau jika semua nya menjadi jelas dan aku tidak akan mengungkit nya lagi.


"jika dugaan mu terbukti benar apa yang akan kau lakukan dan apa kau akan berdamai dengan rey.


"aku sudah lama membenci rey jika punya kesempatan aku ingin menjatuhkan nya ke titik dasar hidup nya dan jika terbukti benar aku akan kembali ke paris bersamanya.


"memisahkan mereka begitu.


"entahlah tapi aku ingin segera mengetahui kebenaran nya sehingga belenggu dihati ku ini bisa hilang. Kau tau ivan berapa lama belenggu kecurigaan dan rasa ingin tau yang aku pendam selama ini.


"ya ya ya terserah kau al, aku mau memeriksa pasien dulu. Kau harus pergi jika ketahuan oleh rey atau tangan kanan nya itu akan menjadi masalah.


"ya.

__ADS_1


Bersambung....


Maaf ya kalau kama update nya author ada urusan kemarin. Jangan lupa like, komen, dan subscribe nya ya. 😘


__ADS_2