
Pagi sudah datang tapi mereka berdua belum bangun dari tidur nya, mereka yang tertidur dengan memeluk satu sama lain.
"hmm.. (rey yang bangun terlebih dahulu melihat aleta disamping nya)
"manisnya. (rey yang mencubit pipi aleta yang masih tidur)
"apa dia masih marah ya. (rey yang bingung pasalnya semalam aleta tidak menjawab apa dia menerima maaf nya)
Rey yang bangun terlebih dahulu, pergi mandi dan duduk santai melihat-lihat kamar aleta terdapat banyak foto masa SMA dan beberapa catatan-catatan kecil disebuah bingkai berisi tentang sebuah permohonan.
Aleta yang sudah mulai terusik dengan sinar matahari yang masuk membuat nya berguling-guling dikasur menemukan tempat yang nyaman.
Rey yang merasa aleta mulai bangun mendekat ke arahnya, duduk disamping nya memandangi aleta yang masih berguling-guling mencari tempat nyaman sampai ia memeluk pinggang rey dengan erat seperti menemukan tempat nyaman untuk melanjutkan tidur. Cukup lama aleta memeluk rey, rey yang diam hanya memandangi aleta sambil tersenyum.
"uggghhh... (di rasa tidur nya sudah cukup aleta pun terbangun)
Aleta yang membuka matanya masih memeluk rey.
"kau sudah bangun sayang.
"siapa.. (aleta yang tak menyadari bahwa dia memeluk pinggang rey layaknya guling)
"kau amnesia dengan suami mu sendiri sayang.
"haaa.... (sontak aleta terbangun)
"kau imut sekali sih.
"rey! Kenapa kau disini sepagi ini.
"ternyata kau benar-benar amnesia sayang, apa kita perlu kerumah sakit.
"apaan sih kau rey.
"kalau kau sakit, aku punya cara ampuh untuk mengobati. (rey yang mendekat kewajah aleta dan mendadak serius)
"kau sudah gila ya rey siapa yang sakit. (didorong nya rey yang semakin dekat(
"cup... (rey yang tanpa peringatan mencium bibir aleta)
Sepagi ini ciuman mereka sudah sangat menggairahkan, tangan rey yang tak bisa di kondisikan lagi mulai nakal masuk ke balik baju aleta.
"uggghhh... (aleta yang tak tahan dengan itu semua)
"sayang, kita sudah lama tidak melakukannya dan sekarang kau membuat ku bernafsu hanya dengan desahan mu itu. (ucap rey disaat dia melepas ciumannya)
Aleta yang hanya diam tak menjawab, rey yang tak menunggu atau menanyakan nya lagi pada aleta langsung melanjutkan untuk memenuhi hasrat nya.
"emmm.. Rey... Emmm.
"ahhhh.... Sayang.. (desah rey yang semakin menjadi)
"walau pun aku berusaha menolak tapi jujur saja aku sangat menikmati sentuhan rey, apa maksudnya ini sebenarnya. (batin aleta bingung)
"emmmm.... Re.. Rey.. Sudah aku tidak sanggup. (aleta yang mengeluh dibawah rey seperti nya dia terlalu lelah)
"sebentar lagi ya sayang, aku masih mau. (rey yang masih terus menghujamkan milik nya kemilik aleta)
"aku capek rey. (keluh aleta)
"tunggu sebentar lagi. (rey yang mempercepat gerakan nya lagi)
"emmm... Aku tak tahan rey.
"ahhhhh....ahhhh.... (teriakan mereka yang sampai pada pelepasan nya)
Keringat bercucuran diantara keduanya rey yang ambruk dan berbaring disamping aleta dan memeluk nya.
__ADS_1
"memang tubuh mu itu menerima ku aleta tapi kau tidak menyadari nya sebentar lagi ku yakin hati mu akan kembali lagi. (batin rey tersenyum)
"kau memang candu ku aleta.
"kenapa begitu.
"karena kau spesial untuk ku.
"rey, apa benar semua yang mau katakan kita bisa memulai nya dari awal lagi dan kenapa tubuh ku tak berdaya disentuhan mu.
"sayang aku mau lagi.
"kau tidak kekantor rey, bukankah kau bilang aku akan magang dikantor mu.
"memangnya siapa bos nya terserah ku, kau bisa magang kapan saja sayang tapi disaat aku mau.
"maksudnya.
"ahhh... Lupakan bagaimana jika kita lanjutkan lagi. (rey yang kembali menindih aleta)
"mesum nya kau rey, minggir aku mau mandi. (aleta yang berusaha bangkit ditarik kembali oleh rey)
"aku tidak peduli.
Rey yang kembali melanjutkan apa yang ia inginkan. Pagi menjelang siang mereka baru selesai, terlihat sekali mereka berdua sangat lelah.
Siang hari nya rey mengajak aleta pulang ke masion diperjalanan rey mengajak aleta makan siang karena sarapan tadi tidak ada waktu.
Rey mengajak aleta ketaman hanya sekedar jalan-jalan menelusuri taman, terkadang mereka mengambil beberapa foto.
"ayo kita duduk disana, sayang. (rey yang mengajak aleta duduk di kursi dekat dengan pohon yang rindang)
"iya.
"kau senang sayang.
"hmmm.
"ini. (rey yang datang menyodorkan es krim pada nya)
"wahh.. Es krim..
Mereka yang duduk berdua disana menikmati es krim tak terasa waktu semakin sore, bahkan banyak orang yang sudah pergi dari taman itu.
"ayo pulang sayang. (rey yang hendak Berdiri dicegah oleh aleta)
"tunggu sebentar lagi rey. (pinta aleta membuat rey duduk kembali dan ia menyandar kebahu nya)
"ini sudah hampir malam sayang. (rey yang melihat aleta memejamkan matanya)
"aku hanya ingin disini sebentar rey.
"ada apa sayang, kau terlihat tidak tenang. (mendengar itu semua aleta membuka matanya)
"memangnya apa yang kau fikirkan. (rey yang menatap aleta)
"aku baik-baik saja.
"benarkah, lalu kenapa kau terlihat murung saat ini.
"aku tidak apa-apa hanya sedang bingung.
"bingung karena apa??
"bingung, karena sebenarnya perasaan apa yang aku rasakan saat aku bersama mu itu. Perasaan nyaman yang kau berikan padaku itu apa? Ketenangan yang kau berikan itu apa? Kenapa hati ku selalu ingin menolak tapi justru ingin juga menerima. (batin aleta tetap menatap rey)
"bukan apa-apa.
__ADS_1
"sungguh.
"aku tidak bisa bilang rey. Kalau aku sudah punya jawaban nya pasti akan ku beritahui.
"aku tak apa rey.
"emmm.. Ya sudah tidak usah kau fikirkan tentang pertanyaan ku. (rey yang sekarang menyandar kebahu aleta)
"ayo pulang rey.
"sebentar sayang, sekarang aku mau disini dulu.
"tapi aku mau pulang rey.
"tadi kau mau disini aku disini, sekarang aku mau disini kau tidak mau.
"ayolah rey.
"hmmm... Kau pemaksa sekali sih sayang.
"sama seperti diri mu.
"aku pemaksa karena ada alasan nya sayang.
"aku juga ada alasan nya.
"hmm..
"ayo pulang rey. (ditarik nya lengan rey agar berdiri dari duduk nya)
"rey... (bentak aleta)
"apa..
"kau mau pulang tidak.
"....... (kesal rey tidak menjawab pertanyaan nya)
"ya sudah, aku bisa pulang sendiri tapi bukan ke rumah mu. (aleta yang melangkah pergi)
"dasar dia duluan malah dia yang marah. (rey yang ikut pergi menyusul aleta)
"kau mau kemana sayang, ayo pulang. (rey yang berhasil mengejar aleta)
"......
"kau marah rupanya, ayo pulang.
"aku bisa pulang sendiri.
"untuk apa ada suami mu jika kau pulang sendiri saat ini sayang. (seketika rey menggendong aleta menuju mobil)
"heyy rey turunkan aku disini banyak orang.
"kata nya mau pulang ya ayo pulang.
"pulang sih pulang tapi aku bisa jalan sendiri.
"tapi aku mau menggendong mu.
"turunkan aku rey. (ronta aleta dari gendongan rey)
"diamlah sayang jika kau tidak bisa diam kau akan jatuh.
Rey yang membawa aleta menuju mobil dan setelah itu rey melajukan mobil nya untuk pulang.
B**ersambung....
__ADS_1
heyy guys jangan lupa buat like, komen, subscribe nya ya. 😘😘 semoga suka