
"hey kak kau sudah besar tidak liat kalian jadi tontonan...hahaha... (anita yang terus meledek kakak nya itu)
"diam kau anak kecil.... (rey dan adik nya yang beradu mulut)
"rey... rey...apa kalian tidak lihat bagaimana kalian jadi tontonan tadi. (ibu rey yang menahan tawa)
"ahhh... sudah lah ibu apa tidak lihat istri ku ini pipi nya sudah merah semua. (memang dari tadi aleta menyembunyikan wajah nya dibalik tubuh rey)
"hahahah.... sangat jarang ada kejadian seperti ini. (ayah, ibu dan anita berjalan turun kelantai bawah)
"kakak apa kau mau lihat bagaimana kalian tadi. (anita yang menunjukan ponsel nya)
"hey.. anak kecil kau merekam nya.
"aku akan jadi kan ini untuk mengancam mu kak jika aku butuh bantuan mu. (senyuman sinis anita)
"kau tidak bisa mengancam ku.(ucap rey berbangga hati)
"benarkah? bagaimana kalau aku mengupload nya kau bisa jadi bahan candaan seluruh kota hahah... hahah..
"kau kecil-kecil begini sudah berencana memanfaatkan kakak mu nya...sini kau kuberi pelajaran. (rey yang berusaha mengejar adiknya itu)
"ibu, ayah tolong aku dari kakak. (anita yang sekarang berada dibalik ayah ibu)
"heyy kalau kau berani jangan sembunyi dibalik ayah dan ibu.
"bagaimana aku tidak sembunyi kalau kakak yang mengejar.
"memangnya kau anggap apa kakak mu ini.
"kau kan monster...hahah... hahhah..
"apa kau bilang aku monster... memang harus diberi pelajaran..
"hey.. heyy.. kalian sudah lah pusing ibu melihat kalian. (ibu rey yang menghentikan aksi mereka berdua)
"hmm sudahlah aku akan lepaskan kau kali ini anita tapi tidak ada lain kali.
Aleta yang sedari tadi diam melihat tingkah rey dan anita setelah melihat nya aleta baru sadar bahwa kenapa dia kejar-kejaran dengan rey tadi.
"kenapa aku kejar-kejaran dengan rey tadi.(batin aleta yang mulai bingung)
"kenapa kau pulang jam segini rey. (ucap ibunya)
"hanya lelah bekerja saja jadi aku pulang.
"itu alasan klasik rey...
"aku ada sedikit urusan dengan aleta bu...jadi aku mau berbicara dengan aleta dulu nya kita bicara nanti lagi. (ucap rey dengan segera menarik aleta menuju kamar mereka)
Ceklek...
Mereka yang sudah masuk kamar dan rey yang menutup nya menarik aleta duduk ditepi ranjang
"kau mau bicara apa rey.
"heyy sayang kau buru-buru sekali bagaimana kalau kita lanjutkan.(rey yang semakin mendekat)
"apa yang dilanjutkan.
"masa kau tidak paham sayang. (senyuman mesum rey yang muncul)
"kau jangan mulai lagi rey. (didorong nya rey agar menjauh)
__ADS_1
"kenapa kau tambah cantik jika marah sayang. (rey yang melihat aleta kesal membelai rambut aleta)
"jangan main-main terus rey.(aleta yang menepis tangan rey)
"aku tidak main-main hanya mau sedikit menggoda mu saja.
"bisakah kau berhenti rey.
"kau membuat ku ketagihan bermain dengan mu sayang, kau sangat imut jika digoda.
"jika kau tidak berhenti aku akan....
Cupp.... (belum sempat melanjutkan perkataan nya rey sudah mencium nya terlebih dahulu ciuman yang kian berubah menjadi ciuman menggairahkan).
"kau membuat ku bergairah sayang, tapi jika ingin berciuman kau harus membuka mulut mu agar aku bisa bermain dengan lidah mu.
"hh...hhh.. (aleta yang masih ngos-ngosan ciuman mereka tadi hampir membuat nya mati kehabisan nafas)
"seperti nya pelajaran ku pada mu belum cukup ya aleta.
"haaa... pelajaran apa.. (aleta yang kaget pelajaran apa yang dimaksud rey)
"tentu saja dengan bagaimana cara memuaskan hasrat suami mu ini.
"kau benar-benar mesum rey.
"aku mesum hanya pada istri ku seorang saja sayang.
"aku tau mulai bulan depan kau harus mempersiapkan untuk magang kan.
"bagaimana kau tau.
"apa sih yang aku tidak tau tentang kamu sayang.
"bagaimana aku bisa mempersiapkan nya kalau kau mengurung ku dirumah.
"itu dia alasan ku pulang lebih cepat sayang.
"apa...
"sudah ku putuskan kau akan magang diperusahaan ku sebagai asisten pribadi ku.
"aku belum menyiapkan tentang itu.
"aku sudah suruh chou menyiapkan nya jadi kau tidak perlu repot mengurusnya lagi.
"aku tidak mau..
"kenapa sayang.
"aku mau magang di perusahaan lain kau pasti ada maksud terselubung.
"kau mencurigai suami mu sendiri sayang astaga.... aku sudah putuskan kau tidak bisa membantah nya.
"tapi rey...
"apa kau mau aku tidak membiarkan mu keluar lagi sayang dan tidak bisa melanjutkan kuliah mu itu.
"ahhhh.... selalu saja mengancam hanya itu yang bisa dia perbuat....jika seperti ini terus aku akan gila... ahhhhhgghhh. (batin aleta yang serasa mau meledak karena marah)
"jangan marah-marah di dalam hati sayang tidak baik.
"bagaimana dia tau. (gerutu aleta)
__ADS_1
"sudah ku bilang apa yang tidak aku ketahui tentang mu sayang.
"baiklah karena kau sudah kuberitahu aku pergi dulu.. (rey yang berdiri dan ingin melangkah pergi)
"tunggu rey...
"apa sayang.. kau mau aku tetap tinggal untuk melakukan sesuatu.. (rey yang mengedipkan mata)
"jangan mulai lagi rey, aku mau minta izin pada mu.
"izin kemana...
"aku mau kerumah ibu asuh ku kau tau tentang ini kan.
"ku tanya sekarang kau masih dalam masa hukuman kan
"iya...
"artinya apa...
"aku tidak boleh keluar rumah.
"jadi seharusnya kau tau apa jawaban ku juga kan.(rey menatap aleta)
"iya rey... (mata aleta yang mulai berkaca-kaca)
"haissh... kenapa aku tidak tega kalau dia begitu. (batin rey melihat aleta yang sudah ingin menangis)
"menyebalkan.....aku sudah pasang muka paling memelas tapi dia tidak tetap tidak memberi izin. (batin aleta sedari tadi dia terus memikirkan bagaimana bisa lepas dari hukuman rey supaya dia bisa keluar rumah)
"haishs... baiklah aku izinkan..
"haaa... benarkah rey..
"iya, tapi kau akan diantar oleh supir.
"kalau begitu aku boleh sekalian pergi jalan-jalan rey.
"kau sepertinya sangat suka jalan-jalan ya.
"tentu saja aku suka pergi jalan-jalan.
"ya sudah sana tapi kau tidak boleh pergi dengan laki-laki lain dan tidak boleh pulang larut aku pulang nanti kau sudah ada dirumah.
"iya aku akan pulang sebelum kau pulang.
"baiklah aku pergi dulu..
"daa... rey terima kasih.
"hmmm... (rey yang berlalu pergi keluar kamar)
"yessss.... yeeee akhirnya aku bisa keluar yess.... (aleta yang berguling-guling diatas kasur)
"aku hanya memberi izin keluar tapi dia bahagia sekali, dasar.. (gerutu rey yang belum pergi masih mendengarkan dibalik pintu)
"rey..rey memang kau masih sama dengan yang dulu buktinya aku memasang wajah memelas kau memberi izin, hahaha dasar masih mudah dibohongi....hahah.. hahah... (aleta yang tertawa mengingat wajah rey tadi)
"jadi kau menggunakan wajah polos mu tadi untuk membuat ku iba sayang, kau memang harus diberi hukuman ya. (rey yang tersenyum licik)
*B*ersambung...
hayo apa kira-kira hukuman buat aleta ya komen dibawah ya.
__ADS_1