Kamu hanya milikku

Kamu hanya milikku
Episode 32


__ADS_3

2 hari ini dave datang untuk memeriksa aleta memantau terus kondisi nya dan aleta selama 2 hari ini juga ia tidak meminum obat nya sama sekali tanpa diketahui oleh siapa pun.


"bagaimana kondisi nona aleta dok. (bik imah yang terlihat khawatir)


"kenapa aku merasa seperti tidak ada peningkatan malah semakin menurun kesehatan nya, bahkan aleta terlihat lebih pucat dari kemarin. (batin dave yang memandangi aleta)


"bik apa aleta sudah minum obat dengan teratur.


"ya dokter aku sendiri yang memberikannya.


"apa jangan-jangan nona tidak cocok dengan obat nya dok.


"itu bisa jadi.


"kalau pun iya, 5 tablet obat berbeda kandungan nya semua nya tidak cocok.


"ya sudah bik aku akan lihat perkembangan nya besok kalau masih begini akan aku ganti obatnya. (dave yang mulai membereskan perlengkapan nya)


"semoga cepat sembuh aleta. (dave yang tersenyum pada aleta yang dari tadi hanya diam)


"baiklah dok, mari saya antar.


Bik imah mengantar dave dan meninggalkan aleta sendirian untuk beristirahat sebelum nanti ia mengantar makan siang.


"bik dimana rey.


"tuan ada diruang kerjanya dok.


"baiklah, kau lanjutkan pekerjaan mu aku akan menemui rey dulu.


"baik. (bik imah yang melangkah pergi)


"aku harus tau apa yang terjadi kenapa rey tidak mau menemui aleta, jelas-jelas dia khawatir saat aleta bunuh diri.


Dave yang langsung masuk keruangan yang ada dipaling ujung itu.


Ceklek


"hayy rey. (dilihatnya rey sama dengan aleta hanya murung saja)


"kau dave, bagaimana sudah selesai.


"ya sudah selesai tapi ada yang ingin aku bicarakan.


"apa.


"ini tentang aleta.


"kenapa.


"kenapa kau tidak mau menemui nya dan kenapa dia bunuh diri.


Mendengar pertanyaan dave, rey hanya diam dan menarik nafas nya mulai menjelaskan.


"jadi begini......


*


*


"apa kau tidak ada niatan berdamai rey. (dave yang telah mendengar semua detail ceritanya)


"kenapa aku yang harus berdamai, dia duluan yang membuat ku marah.


"dia perempuan rey, bagaimana kalau kemarin aleta benar-benar meninggal.


Deg deg deg


Rey yang mendengar itu seketika terdiam tak mampu menjawab dave lagi.

__ADS_1


"dia tidak akan meninggal aku tidak izinkan.


"kau masih egois saja rey, cobalah kau lebih lembut lagi siapa tau aleta akan jatuh cinta lagi, kau ingat dulu dia mencintaimu karena apa.


"karena sikap lembut dan penuh kasih sayang yang aku berikan. (rey yang melanjutkan ucapan dave)


"itu kau tau.


"ohh ya mendengar cerita mu aku sampai lupa mengatakan ini.


"apa.


"aku sudah memeriksa aleta ini sudah 2 hari sejak dia keluar rumah sakit melalui pemeriksaan ku 2 hari ini tidak ada perkembangan dalam kesehatan nya.


"kenapa bisa.


"aku belum tau penyebab nya, kau fikirkan saja kalau seseorang tidak cocok dengan obat tidak mungkin juga semua obat tidak cocok kan.


"memang nya apa yang terjadi pada aleta.


"aku merasa seperti nya aleta tidak meminum obat nya sama sekali, tapi bik imah mengatakan dia sendiri yang memberikan obat nya dan menunggu aleta meminumnya, kesehatan nya bukan nya membaik malah memburuk.


"lalu apa pendapat mu.


"coba kau cari tau 2 hari ini disaat aleta minum obat apa ada yang salah.


"ok nanti aku akan cari tau.


"baiklah aku pulang dulu. (dave yang melangkah pergi sebelum itu iya berucap)


"kau pertimbangkan kata-kata ku rey, berdamai dengan aleta daripada kau murung seperti ini.


"...... (tak ada jawaban dari rey hanya menatap dave pergi)


Kring kring kring


Telpon rey yang berbunyi memecahkan lamunan nya.


"tugas yang tuan berikan sudah terlaksana.


"apa...


"tentang laki-laki yang bersama nona, saya pastikan karier dan hidup nya sudah hancur.


"bagus kalau begitu.


"saya akan antar untuk menyerahkan bukti-bukti nya kepada tuan.


"tidak usah, langsung berikan pada bik imah supaya ia memberikan nya pada aleta.


"baik tuan. (rey yang mematikan telpon sebelum mendapat jawaban)


"kau berbuat salah aleta, jadi jangan salahkan aku nikmati saja hukuman mu. (gerutu rey yang kembali kesal dengan mengingat kejadian yang lalu)


Chou sudah datang dan mencari bik imah yang ada didapur.


"bikk.


"iya asisten chou.


"berikan ini pada nona aleta. (chou yang memberikan sebuah map)


"baik asisten chou, saya permisi dulu untuk membawa makan siang nona dan obat nya.


"silahkan.


Bik imah yang meninggalkan chou menuju kekamar aleta sedangkan chou pergi menuju ruangan rey.


Ceklek....

__ADS_1


"nona ini makan siang dan obat nya.


"iya bik. (bik imah yang menaruh nya ke meja dekat ranjang)


"nona ini ada titipan dari asisten chou. (menyerahkan sebuah map pada aleta)


"apa ini.


Aleta yang membuka nya dengan bingung apa ini?? Setelah aleta melihat isi nya dia terkejut bukan main ini adalah sebuah surat yang menunjukan bahwa byan resmi keluar dari galery lukis nya bukan hanya itu ia juga dituduh sebagai peniru karya-karya orang lain sekarang untuk membersihkan nama nya hampir tidak mungkin dimata publik karier nya hancur dan tidak diterima digalery mana pun.


"kak byan.... Hikss...hiksss. (aleta yang seketika menangis)


"ini semua salahku, ini kesalahan ku. Hiksss... Hiksss..


"nona anda kenapa. (bik imah yang bingung kenapa nona nya tiba-tiba menangis)


"maaf kak byan, aku harus memperbaiki nya. (batin aleta mengusap air mata nya)


"bik dimana rey. (memang sejak dia keluar dari rumah sakit dia tidak bertemu dengan rey)


"tuan.. Ada diruangan nya nona.


Aleta yang berusaha turun dari tempat tidur untuk menemui rey.


"nona jangan bangun dulu, nona masih sakit saya akan panggil kan tuan.


"tidak perlu bik aku bisa sendiri. (aleta yang berjalan keluar dari kamar)


Tok tok tok


"rey buka pintu nya aku mau bicara. (teriak aleta diluar ruangan)


"itu sepertinya nona tuan.


"biarkan saja.


"rey buka pintu nya...dok..dok..dok. (aleta yang menggedor pintunya)


"kalau kau tidak keluar aku akan melakukan apa yang membuat mu tidak suka.


"cihhh!! Dia mengancam ku. (rey yang kesak mendengar nya)


"rey apa yang kau lakukan pada kak byan dia tidak bersalah. Aku sudah jelaskan pada mu kenapa kau tidak mengerti...dok..dokk..dokk.


"rey apa kau mau melihat ku bunuh diri sekali lagi.


Rey yang mendengar itu hampir tergerak untuk menemui aleta tapi dia tidak jadi melakukannya.


"kalau kau tidak keluar kau tidak bisa bertemu dengan ku lagi, kau hanya bisa memandangi foto ku saja, apa itu yang kau mau rey. (aleta yang kesal tak mendapat jawaban)


"baiklah rey kalau itu mau mu jadi jangan halangi aku untuk bertemu dengan ayah dan ibu ku. Aku membenci mu rey. (itulah kalimat terakhir aleta sebelum ia kembali kekamar)


"nona anda tak apa.


"aku baik bik, bisakah bibik tinggal kan aku sebentar.


"baik nona jangan lupa makan dan minum obatnya nya.


"ya. (bik imah yang keluar dan aleta yang mengunci pintu nya)


"kau menantang ku rey.


Aleta yang mengambil gelas didekat meja samping ranjang dan memecahkan nya sama seperti yang sudah ia lakukan sebelumnya.


Pyarrr...


"aku membenci mu rey.


bersambung.....

__ADS_1


menurut kalian nanti bakalan gimana ya komen dibawah ya.


jangan lupa like dan subscribe nya juga.😍😘


__ADS_2