
Rey yang dalam perjalanan pulang saat ini dengan senyum-senyum tidak jelas nya seperti akan ada yang membuat dia senang, chou yang melihat hal tersebut hanya heran dia berfikir apa tuan nya itu gila setelah menikah dengan nona aleta.
"tuan anda terlihat bahagia sekali. (chou yang sudah penasaran dari tadi)
"hahah... hahhaha... memang aku sangat senang chou.
"pasti tuan sudah gila karena mencintai nona aleta. (batin chou yang melihat aneh tuan nya itu)
"kau tau chou akan ada kejadian bagus setelah aku pulang nanti.
"benarkah tuan apakah itu.
"kau tidak boleh tau. (rey yang senyum-senyum tidak jelas)
"kau membuat ku takut dengan senyuman mu tuan.
"bisakah kau lebih cepat menyetir nya chou, aku tidak sabar sampai dirumah.
"baik tuan. (chou yang menginjak pedal gas melaju dengan cepat membelah jalanan kota)
Sepanjang perjalanan rey terus tersenyum melihat jalanan yang padat dengan orang-orang pulang kerja.
"haish... tidak sabar nya aku melihat istri manis ku itu dan menghukum nya tentang kejadian tadi... (batin rey terus tersenyum)
"kau pasti akan sangat cantik nanti sayang. (entah hukuman apa yang disiapkan nya untuk aleta tapi sepertinya akan sangat menguntungkan baginya*)
Disisi lain aleta yang sudah pulang dari tadi karena takut rey akan marah jika dia belum pulang. Tempramen nya itu buruk jika sedang marah itulah yang membuat aleta sedikit demi sedikit mencoba tidak membantah rey.
Aleta yang sedang duduk dibalkon kamar tanpa ia sadari rey sudah pulang, rey yang melihat aleta dibalkon menghampiri nya dan memeluk nya dari belakang.
"kau sedang apa disini sayang. (rey yang menaruh kepala nya di tengkuk aleta)
"hanya menikmati angin malam rey.
"kau bisa sakit jika berlama-lama disini sayang.
"aku baik-baik saja.
"sayang.. (diangkatnya aleta untuk duduk dipangkuannya dan menyandarkannya kepala nya didada aleta)
"sayang kau senang sekali nya main-main dengan ku. (rey yang sudah memulai rencana nya)
"maksud mu apa rey. (difikiran aleta dia tidak membantah perkataan rey sama sekali, pulang tepat waktu tapi kenapa masih saja)
"kau tidak mau mengakui nya sayang.
"memangnya aku berbuat apa.
"kau fikirkan saja dulu baru kau beritahu aku sayang.
"ahhh.... bagaimana aku tahu kalau aku tidak merasa. (batin aleta bingung dengan ini)
"kau sudah ingat sayang.
__ADS_1
"belum rey, tapi seperti nya aku tidak melakukan kesalahan apa pun.
"bukan kesalahan sayang tapi kau mempermainkan ku. (ditatapan nya aleta)
"apa...
"kau yakin tidak merasa melakukan nya.
"aku yakin. (aleta yang menjawab dengan percaya diri)
"bagaimana kalau aku bilang kau tadi pagi sengaja memasang muka memelas supaya ku izinkan keluar dan berkata bahwa aku masih mudah dibohongi. (rey yang berbisik kepada aleta)
"dia tau bagaimana bisa, habis sudah aku tidak akan bisa keluar lagi. (aleta yang kaget dengan itu)
"maaf.. rey. (aleta yang menunduk tak berani menatap rey)
"kenapa kau meminta maaf sayang kau bilang tidak melakukan kesalahan apa pun. (diangkatnya dagu aleta supaya menatap nya)
"maaf rey.. (mata aleta yang berkaca-kaca tak berani menatap rey)
"ku tanya sekali lagi memang nya kau melakukan kesalahan apa sayang.
"dia pasti marah...seperti waktu itu. (hanya itu yang terlintas difikiran aleta saat ini).
"......
"aku paham betul kau sayang sekarang aku akan menghukum mu.
"habis sudah pasti rey tidak akan memberi ku kesempatan keluar rumah lagi. (batin aketa takut-takut)
"tentu saja lebih baik kau tidak menghukum ku.
"kau ingin aku yang sedang baik atau aku yang sedang jahat.
"bukankah baik atau jahat kau itu sama saja rey.
"kalau kau diam aku bingung harus memberi hukuman apa sayang.
"apa kau pernah bertanya jika ingin melakukan sesuatu rey kau itu kan seorang diktator.
"aku memberi hukuman yang ringan pada mu sayang sekarang kau pergi lah ke ruang ganti ganti baju mu dengan baju dilaci atas lemari.
"apa lagi sih permainan dia jika tidak dituruti aku yang bakal rugi besar.
"kau mau aku menggendong mu keruang ganti sayang. (mendengar hal itu aleta tersiap dan segera melangkah keruang ganti)
"hehehe... hehehhe.. hal menyenangkan baru dimulai. (gerutu rey melihat aleta pergi)
Didalam ruang ganti aleta yang masih mengumpat kekesalan nya dipermainkan oleh rey.
"sayang kau masih lama, jika masih aku akan masuk kesana. (teriak rey dari luar sana)
"tunggu sebentar rey. (aleta yang membuka lemari)
__ADS_1
"apa dia gila pakaian macam apa ini. (aleta yang kaget dia disuruh memakai pakaian seperti ini sebuah cardigan yang sangat tipis sampai tembus memperlihatkan pakaian dalam nya)
"dasar mesummm... (umpat aleta kesal)
"sayang masih lama. (teriak rey mau tidak mau aleta harus memakai nya dia bertaruh dengan kebebasan nya walau hanya sesaat)
Dengan cepat aleta memakai pakaian yang disuruh oleh rey dia berjalan keluar menghampiri rey.
"rey bisakah aku tidak memakai pakaian ini.(aleta yang berjalan malu-malu dirasa nya ia tak pakai baju saat ini)
"kenapa sayang kau cantik. (rey yang menatap istrinya itu kemolekan tubuh aleta terpampang jelas saat memakai baju itu)
"aku malu memakai ini rey.
"kau tidak perlu malu sayang lagi pula hanya pada ku kau memakai ini. (ditariknya aleta agar duduk kembali dipangkuannya)
"sekarang aku mau kau menggoda ku aleta. (rey yang membisikan hal tersebut dengan hembusan nafas menggoda nya)
"aku tidak bisa rey.
"kenapa tidak bisa.
"aku tidak mau rey aku malu. (aleta yang menyembunyikan wajahnya didada rey)
"kubilang memangnya kenapa kau dilihat oleh suami mu sendiri.
"..... (aleta yang masih diam tak bersuara karena malu)
"kau kenapa sayang, kenapa tubuh mu sedikit bergetar.
"dingin rey. (aleta yang berusaha mendekat ke rey supaya mendapat kehangatan)
"kita masuk saja ya, nanti kau bisa sakit. (aleta yang hendak turun dari pangkuan rey seketika rey menghentikan nya dan menggendong nya kedalam)
"nah sekarang kita sudah didalam ayo kita lanjutkan aleta. (rey yang menurunkan aleta keranjang sedari tadi dia diam hanya menyembunyikan wajah nya)
"cup... emm.. uhh.. (rey yang mencium hangat bibir aleta)
"sekarang kau tidur lah sudah cukup untuk malam ini. (dibelai nya rambut aleta)
"aku akan pergi mandi dulu kau tidurlah selamat malam....cup... (dicium kening aleta dan pergi kekamar mandi)
"dia kenapa tidak biasa-biasa nya seperti itu. (aleta yang heran karena rey melepaskan nya)
"sudah lah tak perlu difikirkan lebih baik aku tidur.(aleta yang menaril selimut nya dan terlelap dalam tidurnya*)
Dikamar mandi rey masih tersenyum belum beranjak untuk mandi.
"aku akan membuat mu jatuh cinta sekali lagi padaku aleta, aku tau kau takut aku marah makanya kau menuruti ku.(gerutu rey dan bergegas menyelesaikan mandinya)
bersambung....
untuk ceritanya kalau sekarang lagi santuy ya guys, ikuti terus kelanjutanya ya like, komen, dan subscribe.
__ADS_1
komen tentang ceritanya ya gimana sih tanggepan kalian buat novel ini author pengen tau. 😘😘😉**