
Aleta quenby pov
Aku tidak tau apa rencana ku berhasil karena kelelahan semalam aku tidak jadi mengambil kesempatan untuk menjelaskan semua nya pada rey, padahal rencana awal aku akan jelaskan apa yang terjadi setelah bercinta, dalam kondisi itu suasana hati rey lagi bagus abis dikasih jatah sihhh...
Pagi ini aku bangun aku melihat rey disebelah ku walaupun penampilan nya masih acak-acakan masih bertelanjang dada, dia sangat fokus pada handphone dan laptop nya itu. Aku bangun dan menatap diri nya itu aku tidak peduli dia mau dengar atau tidak seharusnya hati nya akan tergoyah sedikit.
Author pov
"rey...
"hm. (rey yang kembali dalam mode cuek dan dingin pada aleta)
"bisa kau dengarkan aku sebentar.
"apa. (hanya fokus pada laptop nya)
"tentang masalah kemarin dengar aku dulu.
"oh, terserah kau katakan apa yang mau kau katakan, jika tidak penting jangan ganggu aku, pekerjaan ku banyak dan sibuk.
"jahat sekali rey kau cuek, dingin padaku biasa nya kau tidak berkata begitu jika aku ganggu pekerjaan mu. (batin aleta matanya mulai berkaca-kaca)
"astaga dia akan menangis, aku tidak tahan melihat dia menangis. (batin rey, menoleh ke aleta dan kembali fokus ke pekerjaan nya)
"rey kau tidak bersalah, aku di jebak. Pertama saat aku di supermarket ada orang yang menculik ku dan aku pingsan lalu aku terbangun dengan tangan, kaki diikat mata ku juga ditutup, setelah itu mereka menyuntikkan sesuatu pada ku, aku tidak ingat apa-apa lagi rey sampai aku lihat kau pertama kali dirumah itu, aku pikir kau menyelamatkan ku dari penculikan itu. Ku mohon rey percaya pada ku, aku mencintaimu aku tidak mengkhianati mu. (ucap aleta panjang lebar tanpa dia sadari air mata nya jatuh bersamaan dengan penjelasan nya itu)
"aleta aku percaya pada mu hanya saja aku belum bisa bilang kumohon tunggu aku sebentar saja, jangan menangis...(batin rey yang sekarang terasa sesak melihat aleta menangis)
"aku tidak bersalah rey hiks.. Hiksss... (aleta yang memegang lengan rey)
"sudah selesai, sekarang biarkan aku selesaikan pekerjaan ku dan jangan ganggu aku.
"rey kau tidak percaya pada ku...
"ahh.. Sudah lah aleta jangan kau terus menangis, tangisan mu membuat kepala ku pusing, lebih baik kau bersihkan dirimu dan pergilah sarapan dari pada mengganggu ku saat ini.
"rey.. (ucap aleta lirih)
"pergi aleta jangan ganggu aku...
"rey.. (ucap aleta semakin lirih)
"pergiiiiiii.... Aku bilang aleta. (bentakan rey yang membuat aleta takut)
"jangan ganggu aku...
Aleta yang berusaha menahan tangis nya pergi ke kamar mandi dan menangis sejadi-jadi nya meluapkan seluruh kesedihan nya di bawah guyuran shower bagai air hujan.
__ADS_1
Rey yang berada di depan pintu kamar mandi mendengar semua tangisan aleta walau ada suara air dari sana tidak bisa dipungkiri suara tangis aleta lebih kencang dari itu.
Rey yang berucap dalam hati nya sendiri meminta maaf kepada aleta, ia sangat mempercayai nya tidak meragukan diri nya sama sekali hanya saja musuh nya menjadi semakin kuat dan terus mengintai nya, mereka akan menjadikan aleta sebagai tawanan jika rey tidak bersikap begitu.
albert yang saat ini duduk santai di balkon apartemen nya itu sekaligus menunggu kedatangan ivan.
Kringg kringg kringg
"hallo, dimana kau van.
"kau sangat menunggu ku rupa nya tenang saja aku sudah sampai katakan kau ada dimana mansion atau apartemen.
Albert memang punya mansion besar di kota ini hanya saja saat ini ia sedang bersembunyi dari rey, ia memilih apartemen nya yang tertutup dan sulit dilacak.
"apartemen.
"ok aku kesana tunggu aku.
"hm.
Tak berselang lama ivan sampai didepan pintu apartemen teman nya itu.
Ting tong...
Albert pun beranjak dari kursi nya untuk membukakan pintu kedatangan teman nya itu.
Ivan yang bisa dibilang cukup kocak pada teman nya itu, sering kali ia bercanda tapi malah mendapat ancaman dari albert.
"heyy... Lepaskan ivan.
"hikss... Hiksss... Kau jahat al aku kangen pada mu dan kau terlihat jijik begitu pada ku. (ivan yang melepas pelukan nya dan menangis bombay)
"kau mau membantu ku apa mau membuat ku kesal dengan kedatangan ivan.
"aku akan bantu kau, jadi biarkan aku peluk kau.
Mereka pun saling berpelukan karena sudah lama tak jumpa.
"ahhahaaaahhaha.... Kau masih sama ivan. (tawa al yang menggelar melihat tingkah teman nya itu)
Setelah melepas pelukan nya ivan masuk kedalam apartemen al sebelum di izinkan.
"al bawakan koper ku ya..
"kau itu memang menyusahkan ivan.
Betapa kaget nya albert melihat kelakuan teman nya itu bayangkan saja dia bukan hanya membawa 1 koper tapi 3 koper sekaligus.
__ADS_1
"kau itu kesini mau berapa lama van. (al yang tepok jidat dengan itu)
"hanya jaga-jaga, kau tidak bilang berapa lama jadi aku bawa banyak. Sudah bawakan saja kekamar ku.
Albert yang sudah membawa seluruh koper milik ivan kekamar, ikut nimbrung ivan duduk di sofa membawa sebuah map entah apa isi nya kehadapan ivan.
"apa ini al.
"itu yang akan kita lakukan van kita akan menyelidiki semua nya sampai tuntas.
"bagaimana kau dapat semua ini al. (ivan yang mengeluarkan semua isi map tersebut)
"aku dapat itu sudah lama tapi jika yang ini baru aku mendapatkan nya. (al yang mengambil sesuatu dilaci dekat sofa)
"aku ingin tau apa ini semua nya benar atau hanya halusinasi ku saja tentang tanda lahir itu.
"al aku akan bantu kau tapi kita juga tidka bisa terlalu percaya pada.... (ivan enggan melanjutkan kata-kata nya)
"aku tau van tapi ku mohon sekali ini biarkan aku selidiki sekali lagi.
"kau sudah berkali-kali menyelidiki bukan dan hasil nya sama.
"ya dan aku tidak mau menyerah sedikit pun.
"ok, aku bantu kau. Siapa orang yang punya tanda lahir sama itu.
"dia istri dari musuh ku abrisam reynand nama nya aleta quenby data nya bisa kau lihat di map itu juga.
"abrisam reynand orang yang sama yang dulu menjadi saingan bisnis mu di kota ini.
"ya dan aku takut jika ini semua benar berarti aku harus mencoba berdamai dengan rey.
"dunia memang sangat sempit ya.
"maksud mu.
"maksud ku, kau akan berurusan lagi dengan rey dan jika ia tau kau berusaha menyelidiki istri nya apa ia tidak akan marah dan membalas.
"aku tidak peduli dengan itu yang terpenting aku harus pastikan ini semua.
"ok aku mendukung mu al, kita tuntaskan ini. (menepuk bahu teman nya dan tersenyum)
Bersambung....
Jangan lupa like, komen dan subscribe ya, vote juga karya author agar bisa diminati sama yang lainnya juga, ikuti terus kelanjutan nya. 😘😘
Yuk mampir kenovel baru author judul nya "Preman SMA" ditunggu kedatangannya. 😉
__ADS_1