Kamu hanya milikku

Kamu hanya milikku
Episode 25


__ADS_3

Setelah perdebatan panjang antara rey dan aleta yang diakhiri dengan kekalahan aleta, dia tetap bersikukuh untuk tidak pergi kepesta tapi rey yang terbawa suasana menjadi kebiasaan nya untuk mengancam aleta supaya ia patuh dan tidak membantah.


"dasar hanya bisanya mengancam, kau tidak punya cara lain selain memaksa seseorang, huh." (batin aleta yang duduk kesal ditepi ranjang membelakangi rey setelah debat panjang beberapa waktu lalu)


"aku sudah pernah bilang sayang jangan marah atau mengumpat didalam hati tidak baik." (rey yang bersikap seolah tau semuanya)


"memang nya siapa yang mengumpat."


"tentu saja kau sayang."


Aleta yang hanya diam menahan amarah, ia tidak akan beranjak dari ranjang kalau bukan rey yang mengajak nya bersiap untuk pesta nanti.


"sayang..ayo kita mandi." (rey dengan tiba-tiba memeluk nya dari belakang)


"bukankah kau bisa mandi sendiri rey."


"aku ingin mandi bersama mu." (nafas panas rey yang terasa ditelinga aleta membuat nya sedikit terusik)


Tanpa ada jawaban atau pembincaraan lagi rey yang mengangkat tubuh aleta menuju kamar mandi meletakkan nya di baktub.


"aku kan bilang tidak bilang setuju rey."


"jika aku mau kenapa harus menunggu jawaban dari mu." (rey yang sudah melepas pakaian nya ikut masuk kedalam baktub)


"ahhh... Rey.." (teriak aleta melihat rey telanjang)


"bukan kah kau sudah pernah melihatnya sayang. Kenapa harus berteriak lagi."


"lepaskan pakaian mu sayang, bagaimana kau bisa mandi jika begitu."


Setelah ritual mandi mereka yang selesai dengan cukup lama karena kejahilan-kejahilan rey selama mandi tadi. Rey dan aleta bersiap menuju rumah dave dengan chou yang sudah menunggu dari tadi untuk mengantar mereka. Aleta yang terus memohon pada rey untuk tidak pergi tapi akhirnya gagal.


Mereka sampai kesebuah rumah megah dengan bergaya eropa, aleta yang sempat takjub dengan itu semua, sampai rey membawa nya masuk kedalam, menuju kolam renang tempat teman nya berada.


Disana hanya ada sekitar 10 orang teman-teman rey 6 orang laki-laki, dan sisanya perempuan. Ada beberapa perempuan yang berpenampilan sangat seksi itu adalah perempuan bayaran mereka untuk semalam.


"dia memaksa ku ikut hanya untuk merusak mata ku yang bersih." (batin aleta yang menatap jijik ke salah seorang teman rey)


"heyy rey kau sudah datang." (ucap salah seorang temannya itu, tak lama kemudian semua temannya berkumpul)


"ya."


"hmm dan ini siapa rey."


"dia adalah istriku nama nya aleta."


"wahh! ternyata kau sudah menikah."


Cukup lama mereka mengobrol pada akhirnya rey yang di tarik untuk berkumpul dengan teman-teman nya yang ada didalam rumah meninggalkan aleta sendirian.


"brengsek...sekarang aku yang ditinggal sendiri." (umpat aleta penuh amarah)


"hay aleta." (panggil seseorang yang tak lain adalah kisya)

__ADS_1


"hay."


"kenapa dia sih." (aleta yang memasang senyum palsu)


"dimana rey." (kisya yang sekarang berdiri sejajar)


"dia pergi dengan teman nya masuk kedalam."


"ohh... Sejak kapan kau kenal rey aleta."


"sejak 2 tahun lalu, ada apa."


"rey hanya milik ku seorang aleta." (batin kisya yang merasa cemburu pada aleta)


"tak apa hanya bertanya." (kisya yang berjalan mundur kebelakang aleta dan...)


Byuuurrrr


Kisya yang mendorong aleta kekolam sontak dia berpura-pura khawatir sambil berteriak-teriak meminta tolong, semua orang berdatangan termasuk rey yang langsung masuk kedalam kolam menyelamatkan aleta.


Aleta yang sudah diselamatkan rey hanya diam disaat rey bertanya.


"kau tak apa sayang, kenapa bisa jatuh." (rey yang merasa sangat khawatir pada nya)


"..... (aleta yang tetap diam)


"aleta kau baik-baik saja." (kisya yang menunduk melihat keadaan aleta dengan acting khawatir nya)


Plakkkk.


Tamparan keras yang mendarat kepipi kisya membuat semua orang kaget termasuk rey.


"aleta kenapa kau menampar ku."


"kau tidak usah berpura-pura kisya, bukankah kau senang dengan mendorong ku tadi." (semua orang yang semakin kaget)


"aku tidak mendorong mu aleta." (kisya yang mencoba meraih tangan aleta)


"kau tidak perlu berpura-pura kisya, apa salahku pada mu sampai kau melakukan ini." (ditepisnya tangan kisya)


Kisya yang menangis agar mendapat seluruh perhatian orang disana.


"coba lihat, bukan kah seharus nya dia berterima kasih malah menfitnah nya." (ucap seorang teman)


"apakah dia cemburu karena kisya adalah mantan kekasih rey."


"benar-benar tidak tau malu, sudah ditolong malah menyalahkan." (ucap sinis salah seorang disana)


"apakah dia tidak kasihan dengan kisya. Seharusnya dia minta maaf karena menuduh nya."


Aleta yang mendengar seluruh hujatan itu langsung berdiri begitupun dengan rey dan kisya yang ikut berdiri tanpa mempedulikan semua nya kisya yang masih menangis.


Plaakkkk

__ADS_1


Satu tamparan yang amat keras dari sebelumnya mendarat di pipi kisya, sangking kuatnya pipi kisya sampai berwarna merah. Semua orang disana yang melihat kejadian itu semakin memandang tak suka pada aleta.


"anggap saja tamparan itu bentuk permintaan maaf ku padamu kisya." (aleta yang menatap sinis ke kisya)


Aleta yang berjalan dengan cepat, dia ingin segera meninggal tempat itu.


"bajingan kau rey, mengajak ku kesini tapi kau tidak membela ku sama sekali." (umpat aleta yang terus berjalan sambil memikirkan rey yang diam seribu bahasa tadi)


"nona ada apa dengan mu." (ucap chou yang melihat nona nya itu basah kuyup)


"aku tidak apa-apa, aku mau pulang." (aleta yang bergerak meninggalkan chou)


"nona anda bisa pulang dengan mobil."


"tidak usah."


"nona, dimana tuan."


"jangan tanyakan padaku tentang tuan mu itu." (aleta yang membentak chou)


"nona bisa menunggu dimobil."


"aku bilang tidak mau, sana pergilah." (bentak aleta mendorong chou yang menghalangi nya)


Disatu sisi rey yang masih berada disana melihat aleta lama-kelamaan menghilang dari pandangan nya.


"rey, bagaimana bisa kau menikah dengan perempuan seperti itu."


"benar rey, lihat dia bukan wanita baik-baik."


"liat kisya rey, dia menangis karena istri mu itu."


Rey yang tak memperdulikan kata-kata mereka, berjalan ingin meninggalkan tempat itu menyusul aleta.


"rey..." (kisya yang datang memeluk rey)


"lepaskan aku kisya."


"rey kau lihat betapa jahat nya aleta... Hikss...hikss.."


"..... (rey yang melepas paksa pelukan kisya, berjalan ingin pergi)


"tentang kejadian tadi aku tak tau apa kebenaran nya yang jelas aku percaya pada aleta dan tentang baik, buruk nya aleta hanya aku yang tau." (rey yang menoleh sebelum pergi berkata seperti itu pada mereka semua)


Dari kejauhan dave melihat semua kejadian itu tanpa mendekat kesana sambil tersenyum.


"akhirnya kau menemukan kebahagiaan mu lagi rey."


bersambung.....


Kira-kira gimana ya rey yang menenangkan aleta yang marah. apa dia akan membiarkan nya begitu saja atau dia punya cara lain. komen dibawah.😘😘


ikuti terus kelanjutanya ya like, komen, dan subscribe.

__ADS_1


__ADS_2