Kamu hanya milikku

Kamu hanya milikku
Episode 51


__ADS_3

Pengejaran terus berlanjut sampai aleta sudah tidak terlihat lagi dipandangan rey, raut wajah rey sudah tidak terkondisikan lagi mendengar kata terakhir yang diucapkan aleta.


Ceklek...


Rey yang masuk kedalam kamar dan tidak melihat siapa pun disana, dia baru ingat aleta tidak sekamar dengan nya lagi. Dengan cepat rey kekamar aleta yang berada didepan kamar nya.


Ceklek....


Pintu kamar aleta memang tidak ia kunci, sengaja untuk mengerjai rey.


"aleta... (aleta yang duduk dipinggir ranjang menyandar kepala nya ke ranjang dan menselonjorkan kaki nya)


".... (aleta hanya diam dan memandangi rey yang berada diambang pintu)


"aku harus mulai dari mana ya.. (batin rey keringat dingin bercucuran di kening nya)


"aleta....


"oh rey untuk apa kemari.


"aleta bisa dengarkan penjelasan ku. (rey yang mendekat dan ikut duduk disebelah aleta)


"penjelasan apa...


"seperti nya aku harus mengalah, aku tidak bisa melanjutkan rencana ku. (batin rey)


"tentang yang kau dengar barusan aleta.


"memang nya apa penjelasan mu dan memang apa peduli ku. (ucap sinis aleta)


"waduh.... Marah beneren deh... (batin rey)


"kau tidak mau mendengar penjelasan ku aleta, aku akan jelaskan sejelas-jelas nya.


"akhirnya kata-kata itu keluar.


"oh, bagaimana jika kau jelaskan sekarang rey.


"huhh... Huhhh... Begini aleta aku rencanakan ini karena untuk menyelamatkan mu, aku takut musuh ku diluaran sana mengintai mu. Kelemahan ku sangat terlihat jadi aku takut kau kenapa-napa. (keluh rey)


"maaf aleta mungkin aku terlalu berlebihan, ucapan ku menyakiti mu. (rey yang murung melihat tidak ada respon dari aleta)


"puuffffhh... Hahahhaha... (tawa aleta yang membuat rey semakin bingung)


"kena kau rey, kau percaya dengan sandiwara ku.


"jadi kau mengerjai ku aleta.


"iya. Ahhahahaa...


"kau membuat ku panik aleta.


"hahaahah..... Tidak aku sungguh marah pada mu rey, kau jahat.. (aleta yang serius kembali)


"maaf kan aku aleta, aku sungguh tidak bermaksud sama sekali.


"ahahhah... Kau kena lagi rey.


"..... (rey yang diam bisa-bisa nya dia kena jebakan aleta untuk kedua kalinya)


"tapi aku serius rey kau jahat kau membuat ku sakit hati.


"maaf aleta.


"permintaan maaf tidak diterima silahkan coba lagi.


"aleta aku serius lo.


"aku juga serius.

__ADS_1


"jadi apa yang bisa aku lakukan untuk mendapat maaf mu.


"emmm.... Aku ingin mangga muda.


"aku akan suruh bik imah belikan dulu ya.


"aku tidak mau beli.


"jadi mau bagaimana aleta.


"ambil dirumah tetangga kemarin aku lihat.


"apaaa... Aleta beli saja ya. (rey yang merasa seumur-umur dia tinggal disini tidak pernah menyapa atau kenal dengan tetangga nya itu)


"aku tidak mau, kalau gitu aku tidak maafkan kau rey.


"aleta tapii...


"hikss.. Hikss... Lihat nak ayah mu jahat. (aleta yang menangis bombay sambil mengelus perut nya itu)


"hmmm apa boleh buat... (batin rey)


"kau tunggu, aku akan ambilkan untuk mu.


"yeeee... (aleta yang kegirangan dengan itu)


Rey yang pergi mengambil mangga nya untuk mendapat maaf aleta sekaligus merasa terheran-heran aleta hamil ia menjadi sangat manja dan merengek apa itu bawaan bayi pikirnya.


Tak lama kemudian rey datang dengan penuh pengorbanan ia mengambil mangga itu, dengan sepatu yang terlepas dan baju yang kotor nya minta ampun, rambut acak-acakan, keringatan seperti tikus kegebur got.


"rey kau kenapa... (melihat penampilan rey sudah seperti gembel)


"tidak apa-apa, ini mangga mu.


"aku mau nya kau yang kupaskan untuk ku rey dan suapi aku, jadi bersihkan dirimu dulu.


"ya tunggu aku ya.


"rey kenapa basah kuyup begitu ya.


"ahhh.... Entah lah. (aleta yang pergi kedapur mengambil pisau dan piring)


Sampai aleta dikamar rey sudah berada di sofa duduk sambil memainkan ponsel nya.


"rey.


"hmm..


"ini pisau dan piring nya.


"hmm.. (aleta yang ikut duduk disebelah rey)


"biarkan saja lah dia, ia masih fokus dengan handphone nya, mungkin sangat penting.(batin aleta)


Selang beberapa menit rey masih tidak ada pergerakan untuk mengupaskan mangga nya, nama nya ibu hamil rasanya sangat tidak sabar jika sedang ngidam.


"rey..


"hmm..


"apa kau belum selesai rey.


".... (diam tak menjawab)


Sudah 30 menit aleta menunggu, dia merasa sangat bosan dan kesal dengan rey.


Aleta yang mulai bangkit dari duduk nya, pergi dari sana sebelum itu ia mengambil 2 buah mangga untuk makan ditempat lain.


"nona...

__ADS_1


"bik imah bisa bantu aku kupas mangga ini.


"ya nona.


Sambil menunggu bik imah, ia sebenarnya bisa mengupas nya sendiri tapi karena bawaan bayi nya ingin sekali dikupas kan oleh orang dan disuapi.


Didalam kamar rey sudah selesai dengan handphone nya, tidak menyadari sama sekali aleta sudah pergi.


"akan ku kupas mangga nya untuk mu sayang. (ucap rey sambil menghadap ketempat aleta tadi)


"lo kemana aleta, bukan kah dia tadi disini.


"astaga pasti ia menunggu ku lama sekali, bodoh nya aku kan sedang dalam meminta permintaan maaf nya. (rey yang keluar segera dari kamar)


Aleta yang sudah berada ditaman samping ditemani piring berisi potongan mangga.


"aleta... Aletaa... (rey yang mencari aleta kedapur)


"tuan...


"bik kemana aleta.


"ohh... Nona ia ada ditaman samping sambil makan mangga tuan.


"ya...


Secepat mungkin rey pergi ketaman samping menemukan aleta yang makan dengan damai disana.


"maaf aleta. (dipeluknya aleta dari belakang)


"pedulikan saja handphone mu sana. (ucap aleta sambil menguyah mangga)


"maaf aku lupa waktu jika sedang bekerja.


"termasuk melupakan aku kan.


"tidak sayang aku tidak pernah lupa pada mu. (rey yang duduk disebelah aleta dan merangkul nya)


"terserah mu.


"sayang maafkan aku ya.


"..... (hanya fokus pada piring buah nya)


"sayang...


".....


"sayang maaf ya. (rengek rey)


"kalau mau dimaafkan habiskan ini. (diberikan nya piring potongan mangga yang masih lumayan banyak)


"baiklah akan aku habiskan.


Baru satu gigitan rey sudah tak tahan dengan rasa nya, kecut yang melanda sungguh tidak tertahan


"emmm.... Kecut sekali sayang.... Ahhhhh...


"habiskan. (ucap aleta penuh penekanan)


"sayang bisa ganti hukuman nya, aku tak tahan rasa nya.


"siapa yang menghukum mu dan rasa nya tidak kecut jika aku makan.


"tapi ini hukuman yang menyiksa bagi ku aleta.


"habiskaaan...


Bersambung....

__ADS_1


Untuk semua pembaca karya author "kamu hanya milikku" author minta maaf karena update nya lama. Dikarenakan dirumah sedang ada acara dan tidak fokus kehandphone sementara ini jadi mohon pengertiannya ya.🙏🙏


Ikuti terus kelanjutan nya, jangan lupa like, komen, dan subscribe ya.


__ADS_2