
Ke esok harinya tanpa di duga-duga,
Javier beserta asistennya datang ke Mansion Fillipo,
Entah apa yang membuat laki-laki penguasa itu datang ke Mansion milik Elio.
Magdalena yang awalnya ingin kerumah sakit, Merasa terkejut melihat kedatangannya.
Semua penghuni Mansion itu seketika mengalami angin badai,
Semua sibuk menyambut kedatangan Laki-laki dingin itu.
"Selamat pagi Tuan Javier.
Ucap Magdalena dengan wajah yang masih sembab.
Javier sedikit memicingkan matanya.
Dia merasa tidak tepat waktu berkunjung kemansion Fillipo.
Tapi karena Javier tidak bisa menunda-nunda lagi.
Javier turun tangan langsung menemui Keluarga Fillipo.
"Maaf Tuan Javier. Jika kami menyambutmu kurang sopan.
"Semalam Putra kami Sean mengalami kecelakaan, sehingga suamiku Elio tidak ada di sini.
Magdalena sedikit menjelaskan masalah keluarganya ke pada laki-laki yang masih berdiam diri itu.
Pupil mata Javier sedikit terbuka. Dia tidak tau Putra tunggal Elio kecelakaan.
"Aku datang kesini, untuk membahas perjodohan adikku dengan Putrimu Catherine.
Javier menjawab langsung ke intinya.
Dia tidak pandai berbasa-basi.
"Maaf Tuan Javier, masalah perjodohan itu.
"Kami tidak ingin mengangkat Catherine menjadi Putri resmi kami Tuan Javier.
Putus Magdalena, Dia tidak perlu lagi membahas hal ini dengan suaminya Elio, karena sejak awal suaminya itu memang tidak menginginkan Catherine untuk menjadi Putrinya.
Apalagi saat ini Elio sudah mempunyai Putri kandung yaitu, Meriya.
Cepat atau lambat, suaminya akan tau berita ini.
Hanya Meriyalah yang berhak menjadi Putri Elio. Bukan Catherine.
Apalagi sosok Catherine yang sekarang ini sudah tak terkendali lagi.
Putranya Sean sedang kecelakaan, tetapi wanita itu masih belum pulang.
Dari laporan pengawal pribadinya, Catherine sedang mengikuti Party yang di adakan teman-temannya di Messina.
Magdalena saat ini mencoba menahan rasa geramnya.
Tunggu Putranya pulih maka dia akan berbicara tegas pada wanita tidak tau diri itu.
"Kenapa Nyonya Fillipo tidak mau meresmikan Catherine sebagai Putrimu?
Javier tidak menyangka. Keluarga Elio tidak memperdulikan ucapanya beberapa hari yang lalu.
Jika Catherine tidak diangkat jadi Putri resmi dari keluarga Fillipo, Maka adiknya tidak bisa menikah dengan Catherine.
Javier tidak mau Jika adiknya itu menikah dengan seseorang wanita yang tidak jelas asal-usulnya.
"Ternyata kalian tidak memperdulikan ucapanku.
"Aku dengar kalian memiliki pelayan yang baru dan masih muda.
__ADS_1
"Dia juga di bawa Sean dari luar.
"Tumben sekali keluarga Fillipo menerima pelayan yang masih muda,
"Apa karena kehadiran pelayan itu, sehingga kalian membatalkan pengangkatan Catherine menjadi Putri resmi Fillipo ?
" Apa Karena pelayan itu saat ini sedang di sukai Sean, Putra Tunggal kalian.
Sehingga kalian tidak memperdulikan Catherine lagi?
Ucap Javier panjang lebar. Tumben sekali laki-laki itu mengeluarkan suara emasnya.
Meriya yang berdiri tidak jauh dari ruang tamu. Tubuhnya sedikit bergetar.
sampai saat ini dirinya tidak berani menatap sosok yang berkuasa itu.
Meriya sangat terkejut saat Tuan Muda Lazzaro itu membahasnya.
"Aku penasaran dengan pelayanmu itu.
Ucap Javier.
Netra tajam itu menelisik satu persatu para maid yang berdiri di ruang tamu yang besar itu.
Netra itu tiba-tiba berhenti pada sosok yang saat ini sedang berdiri dengan tubuh yang bergetar.
"Dapat. Batin Javier.
Dia menilai penampilan Meriya dari ujung rambut ke ujung kaki. Biasa saja menurutnya.
Sosok mungil itu memiliki wajah yang putih bersih, Tinggi badan kurang. Kurang Tinggi bagi Javier. Javier bahkan menganggap sosok itu sepertinya kekurangan vitamin sehingga tingginya di bawah standar.
"Jika kalian menolak lamaranku.
"Apakah kalian bersedia memberikan pelayan muda itu.
Tunjuk Javier kepada Meriya.
Meriya langsung menggeleng.
Magdalena terkejut.
"Tidak bisa Tuan.
Tolak Magdalena langsung.
Dia tidak ingin mengorbankan Meriya.
Apalagi Meriya Putri kandung suaminya.
Lebih baik dia yang berkorban dari pada Putri Suaminya itu.
"Kenapa?
Javier semakin penasaran, Dia yakin pelayan muda itu telah menggoda Sean. Sehingga keluarga Fillipo tidak mau melepaskanya.
Karena menurut rumor, apapun yang di minta Putra semata wayangnya itu, Maka akan langsung dituruti ke dua orang tuanya.
""Tap..tap.
terdengar Suara seseorang berjalan dengan nyaring .
Semua orang menoleh.
ternyata sosok yang berpenampilan anggun dan juga cantik.
Catherine saat ini melihat Javier dengan tatapan memujanya.
Dia tidak menyangka laki-laki yang di sukainya datang ke Mansion miliknya.
"Selamat pagi, kakak Javier.
__ADS_1
Suara lembut Catherine membuat para maid di Mansion itu ingin muntah. Tak terkecuali Magdalena, yang langsung mengetahui akal busuk Catherine.
"Catherine duduklah, Pinta Javier, saat wanita kekasih hati adiknya itu telah tiba.
"Apa kakak menginginkan pelayan baruku itu.
Ucap Catherine sedikit manja. Tapi matanya melirik sinis ke arah Meriya.
Catherine sempat mendengar perdebatan ibunya dengan Tuan Javier.
"Iya..Kebetulan aku kekurangan pelayan di rumahku.
Jawab Javier tenang.
"Jika Tuan membutuhkan pelayan.
"Aku siap membantu Tuan Javier mencarinya,
Timpal Magdalena.
"Apakah Nyonya Fillipo tau syarat menjadi pelayan di kediaman ku ?
Tanya Javier sedikit tidak suka.
Dia merasa Magdalena sudah memihak penuh kepada pelayan mudanya.
"Aku akan berusaha mencari pelayan, yang sesuai kriteria Tuan Javier.
Jawab Magdalena.
Dia tetap bersikokoh mempertahankan Meriya.
"Lelaki yang di depanya ini adalah sosok yang kejam, dia tidak ingin membuat Meriya menderita lagi. Apalagi kehidupanya selama ini sungguh sangat malang.
"Jika Nyonya tidak menyetujui permintaanku.
Maka aku tidak akan segan-segan membawa masalah ini ke jalur hukum.
"Dimana keluarga Fillipo sudah mengangkat Catherine sebagai Putri sejak dulu, tetapi sampai saat ini belum juga di resmikan padahal sudah sepuluh tahun berlalu.
"Aku bisa saja mengadukan keluarga ini atas tuduhan penipuan.
Ucapan Javier santai.
Magdalena terbelalak.
"Apa maksud Tuan.
"Kami tidak pernah menipu Catherine.
"Catherine adalah Putri kandung pelayanku,
"Bukankah Tuan Javier sudah keterlaluan menuduh kami menipunya.
"Putraku Sean dulu menyayangi Catherine.
"Makanya dia di membawa Catherine kemansion ini.
"Sejak awal tidak ada niat kami mengangkat Catherine menjadi Putri kami.
Ucap Magdalena dengan suara yang bergetar.
Catherine membeku di tempat.
Dia tidak menyangka, orang yang selama ini dianggap ke dua orang Tuanya , ternyata tidak ingin mengangkatnya menjadi Putri resmi.
Matanya berkaca-kaca akibat menahan amarah yang ingin meledak.
Catherine melihat Meriya dengan tajam.
Dia merasa penyebab semua ini adalah wanita itu. Jika wanita itu tidak hadir, maka hidupnya akan aman sentosa.
__ADS_1
Inilah yang di takutkan Catherine selama ini. Dia tidak menyukai pelayan muda, Karena takut pelayan itu merebut hati orang tuanya terlebih adiknya Sean.
Javier sedikit terkejut. Dia mengira Catherine di bawah dari panti asuhan, ternyata Dia Putri kandung pelayan Magdalena.