Kehidupan Sebelumnya

Kehidupan Sebelumnya
Episode 10


__ADS_3

*** Pagi Hari di Kantor ***


Pagi ini adalah rapat penyerahan jabatan baru, Bintang di pagi hari sudah diberikan tampang kesal dari teman - temannya. Bintang tetap cuek karena tahu ini semua ulah Deon yang sedang membenci dia. Bintang menganggap semua enteng dan baik saja.


Bintang keruang rapat dengan para pemegang saham, direktur, komisaris, president beserta kandidat yang akan terpilih.


"Selamat pagi semua, saya sebagai Komisaris di perusahaan ini akan memutuskan yang masuk kandidat akan di confirm kembali oleh Bintang." Komisaris


Bintang "Selamat pagi semua, berikut saya presentasikan bagaimana pekerjaan masing - masing kandidat selama ini, mungkin semua dapat lihat di layar. Kita bisa lihat bagaimana kinerja mereka masing - masing. Sesuai saran direktur bahwa yang mendapat jabatan adalah Saudara Deon." penjelasan Bintang


"Bintang, saya percayakan dengan kamu karena biasa saran mu selalu tepat buat perusahaan ini." President


"Jika menurut saya masih ada yang lebih baik dari saudara Deon Pak." pendapat Bintang


Direktur yang takut langsung membantah "Maaf Bintang, kita sudah lihat bagaimana saudara Deon ahli dalam segala bidang, menurut saya dia sudah pasti paling pantas mendapatkan jabatan ini." kata direktur


"Cukup, saya sudah paham, kita sudah putuskan saudara Deon lah sebagai direktur pemasaran. Saya minta semua menyambut saudara Deon dengan baik." kata president


Tepuk tangan meriah dan Deon berdiri "Terima kasih banyak atas kesempatan yang diberikan. Saya sangat bersyukur dan akan menjaga semua kepercayaan yang telah diberikan. Saya janji akan membuat produk kita yang sudah internasional lebih dari pada itu. Saya juga akan buktikan bahwa kita akan naik profit sampai 90% setiap bulannya."


Tepuk tangan meriah …


"Baik jika sudah , maka rapat kita bubarkan." komisaris


"Untuk Bintang tolong keruangan saya." kata president


"Baik Pak." jawab Bintang


Rapat pun selesai, Deon mengambil posisi dengan team baru dan ruangan yang lebih baik. Bintang yang tidak yakin dengan Deon sangat takut jika yang terjadi adalah sebaliknya. Bintang pun pergi ke ruangan president.


"Permis Pak," Bintang


"Masuk Bintang." president

__ADS_1


"Mohon maaf Pak, Bapak ada perlu yang disampaikan kepada saya?" tanya Bintang


"Bintang selama ini saya selalu percaya dengan kamu. sampai kapan pun saya tetap percaya sama kamu, tolong kamu awasi Deon, saya juga tidak percaya dengan dia." kata president


"Maaf Pak, jika Bapak tidak percaya dengan dia, kenapa Bapak tidak menghentikan?" tanya Bintang


"Bintang saya memberikan kepercayaan kepada kamu untuk mengurus perusahaan ini dan menjadi mata - mata saya, dan saya tahu apa yang kamu tentang pasti buruk untuk perusahaan ini. Di dalam bisnis kamu tidak boleh gegabah. kamu harus perlahan tapi pasti, kamu harus awasi dan berusaha mencari bukti untuk melengserkan dia, itu baru benar Bintang." President


"Bapak maaf jika saya lancang, Bapak kan pemilik perusahaan ini, bahkan saham Bapak 70% disini kenapa Bapak tidak bisa masukin anak Bapak untuk penerus Bapak? Kenapa selama ini Bapak mengajari saya mengendalikan perusahaan?" tanya Bintang


"Jika waktu nya tepat, kamu akan tahu apa tujuan saya Bintang, anak saya perempuan dan dia masih belajar sama dengan kamu, dia sedang belajar menguasai mengendalikan perusahaan. Karena jika kita tidak paham management dan bisnis kita akan mati di perusahaan sendiri Bintang, kamu harus bisa bedakan mana yang prioritas dan jangan pernah berpihak pada siapa pun itu adalah bumerang buat diri kita sendiri." President


"Baik Pak, saya mengerti." Bintang


"Baik , laksanakan tugas mu dan kamu sudah boleh pergi." president


"Baik Pak, terima kasih banyak." Bintang keluar ruangan president


Bintang ingin mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi antara Deon dan direktur. Bintang pun pergi ke ruangan direktur.


Tok … Tok … Tok…


"Masuk." Direktur


"Permisi Pak," Bintang


Direktur yang sibuk sampai tidak melihat yang datang Bintang "Bintang?" membereskan pekerjaan


"Bukannya itu konsep untuk produk kita ya Pak?" Bintang melihat pekerjaan direktur pemasaran di meja direktur utama


"Bukan Bintang, ini hanya saya melihat - lihat pekerjaan sebelumnya apakah yang sebelumnya benar - benar beres atau tidak." direktur mencari alasan


"Bapak jangan sampai membantu Deon, sekali Bapak membantu, Bapak tidak akan pernah lepas dari dia." kata Bintang memperingatkan

__ADS_1


"Saya tahu itu Bintang, saya pasti hati - hati agar tidak dimanfaatkan oleh nya." kata direktur


"Baik lah, ngomong - ngomong Bapak tidak di undang untuk ikut makan - makan merayakan keberhasilan deon?" tanya Bintang


"Tidak Bintang, saya lagi banyak pekerjaan." kata direktur


"Baik lah kalau gitu saya akan keluar saja Pak." kata Bintang


"iya Bintang." direktur


Bintang keluar ruangan , dia tahu ada yang tidak beres dengan direktur utama.


Jam pulang pun tiba, semua anak kantor pergi bersama Deon, kecuali Direktur. Bintang tahu bahwa Direktur melindungi Deon, Bintang tidak ikut dengan Deon, Bintang pulang ke rumah


*** Tempat karaoke ***


“Kalian semua pesan makanan apa saja, semua aku yang bayar.” kata Deon


“Yeeyyy terima kasih Deon.” Teman - teman Deon


Deon sangat bahagis walau Bintang tidak bisa membantunya namun dia bisa memanfaatkan orang lain untuk membantu dia mendapatkan posisi maupun pekerjaan diselesaikan sesuatu waktu. Deon merasa sangat senang kini dia lebih memiliki jabatan dan bisa lebih bebas dengan pekerjaan. Mereka pun merayakan jabatan Deon hingga larut malam.


*** Pagi Hari di Kantor ***


Pagi - pagi Bintang sudah di kantor, ternyata tidak hanya dia yang pagi - pagi datang namun direktur dan Deon sudah ada di kantor. Bintang bingung ada apa yang mereka sembunyikan. Bintang masih diam, hanya menunggu sampai ada waktu mengungkap semua. Karyawan lain seperti biasa menyapa Bintang namun hanya sekedar karena mereka masih kesal dengan Bintang dari cerita Deon. Deon kembali ke ruangan nya. Bintang menyiapkan semua produk yang akan di luncurkan oleh perusahaan. Bintang membuat banyak laporan dan bisnis plan untuk semua rencana yang akan di luncurkan perusahaan.


Deon kembali keruangan nya menbawa berkas dan hasil kerja dari ruangan direktur. Tak selang beberapa lama ada seorang wanita mengaku pegawai baru di HRD, HRD pun melaporkan ke Bintang jika ada seseorang yang katanya sudah keterima menjadi asisten direktur pemasaran. Bintang sangat terkejut jika Deon berani mencari pegawai padahal perusahaan tidak membutuhkan.


 


 


Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Kehidupan Sebelumnya". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^

__ADS_1


__ADS_2