Kehidupan Sebelumnya

Kehidupan Sebelumnya
Episode 32


__ADS_3

Ciuman dari Panglima Yama membuat Bintang terdiam. Bintang tak bisa berkata apa - apa, Panglima Yama perlahan melepaskan ciuman nya kepada Bintang. Panglima Yama memegang wajah Bintang sambil menatap Bintang dengan berbeda.


" Apakah kamu marah dengan ku? " Kata Panglima Yama


" Kenapa kamu lakukan ini, apa maksud mu? " Bintang bingung dan bingung


" Aku tahu kamu tidak menyukai ku, tapi aku sudah memiliki perasaan ini selama ini dengan mu, tapi aku nggak bisa mengungkapkan karena aku tahu kamu membenci ku semenjak hari itu, aku nggak pernah ingin melukai mu, aku hanya saat itu tidak ada pilihan Putri " ucap Panglima Yama


" Aku nggak suka kayak gini " ucap Bintang


" Apa Putri memang tidak menyukai ku? " tanya Panglima Yama


" Aku suka hanya sebatas pelayan, tidak lebih, apakah kamu menginginkan lebih? " ucap Bintang


" Apa aku tak pantas untuk seorang Putri? " ucap Panglima Yama


" Aku sudah memiliki orang lain " Bintang berpikir laki - laki yang dikatakan dayang


" Apakah aku mengenal nya? " tanya Panglima Yama


" Tidak, aku mohon hormati aku sebagai Putri, jangan kau menyimpan rasa dengan ku, itu hanya menghancurkan mu " ucap Bintang yang tak mau keulang masa yang pernah dia alami dengan Deon


" Aku benar - benar menyukai Putri, apa itu salah? Kau juga sebenarnya menyukai ku, kita bersama sudah lama, kenapa kau masih saja menolak dan berpura - pura? Sebenarnya apa yang salah dengan ku Putri? Apa asal usul keluarga ku? Atau karena aku memiliki hubungan dengan keluarga Selir? " tanya Panglima Yama


" Aku tidak pernah mempermasalahkan itu, aku hanya ingin bersama dengan kerajaan ku, aku tidak ingin memiliki pasangan lagi, aku harap kau paham dengan apa yang aku inginkan " ucap Bintang sambil kembali ke tenda kamar nya


Panglima Yama berdiri dan memeluk Bintang dari belakang " Aku tidak akn pernah melepaskan mu, aku sangat mencintai mu, sampai kapan pun kau tetap menjadi milik ku, walau kau tak mau dengan ku, aku akan menunggu mu sampai kapan pun. Aku sudah lama menunggu mu selama ini, aku akan menunggu mu sampai akhir hidup ku, aku tak akan pernah menggantikan mu dengan siapa pun, aku ingin hidup dan mati ku hanya bersama mu " ucap Panglima Yama

__ADS_1


" Maafkan aku, " melepaskan pelukan Panglima Yama dan pergi


Panglima Yama memikirkan apakah semua yang diinginkan salah, dan mengapa hidup nya tidak permah berarti untuk Putri Bintang. Penolakan Putri Bintang sudah berkali - kali. Dia tidak tahu cara lain untuk mendapatkan Putri Bintang, cinta yang dimiliki sangat tulus namun Putri Bintang tidak pernah menganggap.


Keesokan pagi,


Putri Bintang sudah siap dekat kuda dengan mebawa pedang nya , kali ini Bintang sangat jetuk sama dengan Putri Bintang sebelumnya, semua merasa takut melihat sikap putri Bintang yang dulu.


" Hormat kami kepada Tuan Putri " para dayang dan penjaga


" Putri? Kenapa sikap mu beda lagi? " Panglima Yama bertanya seakan seperti kemarin di depan para dayang dan penjaga


Sssseetttttt suara pedang yang terlepas dari tempatnya " Kau tidak bisa sembarangan dengan ku, kau kira siapa? Jangan sekali - kali menganggap ku Putri biasa " pedang berada di leher Panglima Yama


" Maafkan hamba Putri, mohon maaf hamba tidak ingin merusak hari baik anda " ucap Panglima Yama yang merasa Putri Bintang berubah lagi, bahkan tidak segan - segan sedikit menggores leher nya dengan padang itu


" Baik tuan Putri " semua orang yang ada disana termasuk Panglima Yama


Bintang naik sendiri kuda nya bahkan dia bisa menjinak kan kuda nya seperti yang dulu.


" Ada apa dengan Putri Bintang? sedikit - sedikit berubah jadi bingung! " ucap para penjaga dan dayang


" Jika kalian masih bicara lagi , aku akan memenggal kepala kalian disini " ucap Bintang uang mendengar bahwa dirinya di bicarakan


" Ampun Tuan Putri , mohon ampun " semua penjaga dan dayang


Semua berangkat dan Putri Bintang memimpin di depan, semua merasa bingung dengan kembalinya sikap Bintang.

__ADS_1


Bintang berhenti tiba - tiba " Hentikan " ucap Bintang


" Ada apa Putri? " Panglima Yama bertanya


" Siapa saja yang bisa cepat naik kuda itu saja yang ikut dengan ku, sisanya kembali lah ke istana, ini sudah mulai perbatasan, aku ingin hari ini kita sampai. " ucap Bintang


" Maaf Putri , mereka adalah dayang dan penjaga yang tidak bisa berkuda, jadi kita akan pelan - pelan Putri " ucap Panglima Yama


" Baik, jika kalian tidak mau kembali ke istana, maka aku akan membunuh kalian disini " Bintang mengeluarkan pedang nya


" Ampuni kami Putri, kami mohon " semua berlutut


" Bagaimana keputusan kalian? " tanya Bintang


" Kami akan kembali ke istana Putri sesuai perintah anda Tuan Putri " ucap semua penjaga dan dayang


" Baik , sisanya yang bisa berkuda cepat silahkan ikut aku , jika tidak kembali ke istana " ucap Bintang " Hiyaaaa " menghentakkan kuda dengan cepat


Yang mampu berkuda hanya Panglima Yama dan dua orang penjaga berkuda, mereka hanya berempat berangkat. Bintang sangat mengebut berkuda bahkan Bintang tidak bisa dikejar oleh yang lain, hanya Panglima Yama yang mampu mengejar nya. Panglima Yama bingung kenapa sikap Bintang yang sangat berbeda tidak sama dengan sikap lembut nya kemarin. Panglima Yama juga bingung apakah kemarin dia berpura - pura atau benaran. Entah apa yang di rencakan Bintang tidak ada satu pun yang bisa menebak keinginan Bintang.


Flash Back


Bintang sebenarnya merasa takut, namun semalam dia belajar berkuda dan memainkan pedang bersama dayang kepercayaan. Dayang melihat semua yang terjadi antara Panglima Yma dan Bintang, dayang memutuskan untuk membantu Bintang menjadi Putri sebelumnya, semua sudah diatur oleh dayang dan Bintang. bintang sangat takut melakukan ini, bahkan dia tidak berani membuka matanya saat menunggangi kuda itu, namun dia harus mengikuti aoa yang dikatakan dayang agar tidak di tidnas oleg Panglima Yama, sangat susah menajadi kejam dengan sifat Bintang yang lembut dan tidak memiliki keberanian. Ini sangat susah, Bintang sama sekali tidak dapat istirahat, namun dia ingin segera menyelesaikan semua tugas nya dan segera kembali ke istana, dia tidak suka perang, memang Bintang akan berubah menjadi Bintang yang lembut namun depan Panglima Yama dia harus bisa mirip dengan yang sebelumnya, karena Panglima Yama memanfaatkan sifat dan sikap baru Putri Bintang, dahulu Panglima Yama sangat tidak berani dengan putri bintang, karena Putri Bintang tidak pernah senyum kepada Panglima Yama. Dayang memberitahu semua yang dilakukan putri Bintang bahkan dia tidak bisa membiarkan jika Putri bintang disakiti, Putri Bintang setelah ini akan bertemu dengan lelaki yang memang dicintai Putri Bintang. Ini lah tujuan yang akan dilakukan Putri Bintang setelah semua selesai dan dayang setia nya akan membantu Putri Bintang.


 


Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Kehidupan Sebelumnya". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^

__ADS_1


__ADS_2