
Penasihat membuat semua perintah Raja untuk peraturan yang baru.
Rapat masih dilanjutkan untuk peraturan kedua mengenai hukuman kesalahan seseorang.
" Peraturan kedua bagaimana Putri? " pejabat
" Untuk peraturan kedua seperti yang saya sampaikan. siapa pun yang dikatakan salah hanya dapat di hukum penjara jika kesalahan ringan, cukup penjara berapa lama dan cambukan maksimal 100 namun jika kesalahan nya besar dia dapat di hukum dengan timah panas untuk mengakui kejahatan nya namun harus disertai bukti. jika sudah ada bukti dia terbukti bersalah maka kita berhak memberikan hukum gantung atau penggal " Putri Bintang
" aku setuju " Raja langsung setuju
Semua pejabat memang sudah setuju dengan hal ini.
Selir dan Putri Cahaya sangat kesal dengan semua peraturan baru, menurut mereka ini akan membuat Putri Bintang segera naik tahta. Ibu Ratu dan Ratu sangat senang kini Putri Bintang sudah bisa membuat peraturan yang diterima oleh pejabat dan Raja.
Mereka senang karena kerajaan akan berada di tangan yang benar dan ada perubahan menjadi lebih lembut bukan dengan kekasaran. Memang ini membuat beberapa orang yang sudah memanfaatkan Peraturan sebelumnya akan kecewa dan menentang, namun menurut mereka Putri Bintang dapat menyelesaikan masalah itu. Dulu siapa pun yang berani bicara atau menentang maka putri Bintang akan menebas orang itu langsung namun sekarang semua akan ada aturan nya.
Rapat pun selesai. Putri Bintang kembali ke istana , dia kembali ke kamarnya berebahan. Putri Bintang sangat lelah namun dia tahu ini adalah awal dia mengubah semua hal buruk menjadi lebih baik. Sejenak Bintang berpikir tenang yanv dikatakan panglima Yama dan Prajurit Sun jika selir ada sangkut paut nya dengan hal ini.
Putri Bintang akan mencoba mencari tahu apakah benar selir ada di balik ini semua.
*** Istana Selir
" Ibu , kenapa ibu hanya diam saja tadi? " Putri Cahaya
" Emang apa yang harus ibu lakukan? " Selir
" harusnya Ibu menolak " Putri Cahaya
" Menurut mu bagaimana cara Ibu menolak semua yang di katakan Putri Bintang? Raja saja menyetujui apalagi pejabat " Selir
" Terus, kita gimana? " Putri Cahaya takut jika Putri Bintang di nobatkan
" Ibu akan memanggil beberapa pejabat yang masih mendukung kita " Selir membuat rencana
" Baik aku akan panggilkan dayang Ibu " Putri Cahaya
Dayang Selir tiba ...
" Dayang perintahkan pejabat - pejabat kita untuk menghadap saya saat ini juga " Selir
" Baik Selir " dayang
1 jam kemudian semua sudah berkumpul ...
" Selir ada apa? " Pejabat upeti
" Aku mengundang kalian karena aku kesal " Selir
" Apa kau kesal dengan Peraturan baru " Pejabat Sejarah
" Benar tapi lebih nya lagi dengan Putri Bintang " Panglima perang Barat
" Hamba juga kesal, kita sudah menghancurkan kerajaan lain sekarang malahan mau bersahabat " Pejabat Barat
" Kita harus membereskan ini " Selir
" Apa rencana anda Selir " Pejabat sejarah
__ADS_1
" Kita buat semua peraturan baru nya bermasalah terus menerus bagaimana pun caranya " Selir
" Jika bisa kita bunuh saja Putri Bintanh " Panglima perang Barat
" Kita harus bekerja sama mengenai ini " Pejabat upeti
"Jika kalian berhasil tidak hanya pejabat biasa tapi semua akan ubah menjadi menteri jadi kalian tidak memiliki atasan " Selir
" Kami suka yang anda tawarkan Selir " semua para penghianat
" kita akan mulai mengacaukan upeti " Pejabat upeti
" Aku tidak peduli bagaimana kalian akan menghancurkan, aku ingin duduk di singasana itu " Selir
" Paling utama yang harus di hancurkan adalah Putri Bintang " Pejabat Barar
" Jika aku ingin menghancurkan Panglima Yama " panglima perang barat
Kreeekkkkk ... suara seseorang di luar ...
" Apa itu? " Panglima Perang Barat
" Biar aku cek " Selir
Selir melihat keluar dari jendela namun tidak ada siapa pun . selir berpikir pasti putri Cahaya yang selalu ingin tahu.
" Siapa Selir? " Pejabat Sejarah
" Putri Cahaya yang selalu ingin tahu " Selir
" tidak perlu, dia belum cukup umur untuk mengetahui ini semua " selir
Selir mengatur strategi yang bisa dia gunakan untuk menghancurkan Putri Bintang. Selir menginginkan singasana Raja.
*** Kerajaan Langit
" Baginda, Putri kini sudah lebih baik tidak seperti dlu " Ratu
" Jelas dia lebih baik , dia sudah pernah berada di dunia yang jauh lebih bagus dari ini, namun kita tidak bisa sepenuhnya memberikan dia kekuasaan, karena dia tidak tahu bagaimana kejam di kerajaan. Dia belum merasakan orang - orang disini tidak bisa di percaya secara sepenuhnya. " Raja
" Bagaimana caranya kita mengajarkan dia? " Ratu
" Dia kan paham dikit demi sedikit, kini dia harus berjuang terlebih dahulu " Raja
" Bagaimana kalau kita kunjungi dia sekarang " Ratu
" Aku juga rencana mau mengunjungi dia " Raja
Mereka pergi bersama kediaman Putri Bintang.
" Raja Ratu tiba ... " Penjaga
" Ibu, ayah? Kau harus bersembunyi " Putri bintang
" Putri, kenapa pintu kau kunci? " Ratu
" Sebentar Bu, aku lagu ganti pakaian " Putri bintang berbohong
__ADS_1
" Baik lah " Ratu
" Kamu jangan bersuara, kamu disini aja " Putri Bintang
Putri Bintang membuka pintu ...
" ayah, ibu kenapa tiba - tiba kemari? " Putri Bintang
" Emang kenapa? Kamu ini, ibu dan ayah kan selalu tidak memberitahu kamu jika ingin kemari " Ratu
" Iya maafkan aku Ibu " Putri Bintang
" Anak ku, apa kau tahu jika hasil rapat tadi akan membawa kesusahan pada mu " Raja
" Maksud ayah? " Putri Bintang
Raja " Ayah akan memberitahu mu, kamu akan beberapa memiliki penghianat, mereka akan menghancurkan mu secara halus "
" Ayah terlalu takut aku akan selalu jaga diri " Putri Bintang
" Hentikan Putri , kau harus bisa berubah seutuhnya, membuat semua bisa bertahan dan tidak mengianati mu " Raja
" Baik ayah " Putri Bintang
" Besok akan ada pesta sesuai yang sudah kita bicarakan, jadi kamu bersiap - siap lah " Raja
" baik ayah " putri bintang
" Ayah ingin disini lebih lama, tapi ayah harus kembali " raja
" Kembali aja Ayah, aku juga mau tidur " Putri Bintang mempercepat
" Baginda kembali saja biar aku disini bersama Putri Bintang " Ratu
" Ibu kembali saja " Putri Bintang
" Ibu juga mau tidur dengan mu " ratu
" Ayah ajak Ibu , aku mau tidur " Putri bintang
" Pergi lah sayang. biar kan anak kita istirahat " Raja
" Tapi Baginda, aku kan ibu nya " ratu
" Bagaimana kalau ibu ikut dengan ayah " Putri bintang sudah kehabisan akal
" Tidak. ibu mau bersama kamu, Ibu susah banget bisa punya waktu sama kamu, kamu itu selalu sibuk perang dan rapat. waktu untuk Ibu tidak pernah ada " Ratu
" Nanti aku janji akan mengajak ibu menginap, tapi kali ini aku ingin tidur sendiri " Putri Bintang
" Sudah lah sayang jangan memakda terus " Raja
" Ya udah deh kalau emang gitu, aku akan pergi, heran deh punya anak susah banget di temui " Ratu
Mereka pun kembali ...
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Kehidupan Sebelumnya". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^
__ADS_1